LLDIKTI10LLDIKTI10

Curricula: Journal of Teaching and LearningCurricula: Journal of Teaching and Learning

Kemampuan mendengarkan secara kritis merupakan keterampilan bahasa tingkat tinggi yang memainkan peran penting dalam kesuksesan akademik mahasiswa di pendidikan tinggi. Namun, penelitian yang secara eksplisit membahas masalah mendengarkan secara kritis pada mahasiswa masih tersebar luas dan belum dipetakan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis masalah mendengarkan secara kritis pada mahasiswa universitas melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian ini mengacu pada pedoman PRISMA 2020 dengan sumber data berasal dari basis data ScienceDirect, Taylor & Francis Online, dan Education Resources Information Center (ERIC). Pencarian literatur dibatasi pada artikel jurnal peer-reviewed yang diterbitkan dalam rentang tahun 2021-2025. Dari total 674 artikel yang diidentifikasi, 9 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil sintesis menunjukkan bahwa masalah mendengarkan secara kritis pada mahasiswa meliputi keterbatasan strategi metacognitive tingkat lanjut, kemampuan evaluasi argumen lisan yang rendah, pengaruh faktor afektif seperti kecemasan mendengarkan dan beban kognitif, serta desain pembelajaran mendengarkan yang belum terorientasi pada berpikir kritis. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyajian pemetaan sistematis terbaru tentang masalah mendengarkan secara kritis pada mahasiswa pendidikan tinggi, serta menawarkan kerangka konseptual berdasarkan temuan literatur yang dapat menjadi dasar pengembangan model pembelajaran mendengarkan secara kritis yang terintegrasi dengan strategi metacognitive, evaluasi argumentatif, dan refleksi belajar. Penelitian ini menekankan kebutuhan untuk mengembangkan pembelajaran mendengarkan yang secara eksplisit mengintegrasikan strategi metacognitive, evaluasi kritis, dan refleksi dalam konteks pendidikan tinggi.

Berdasarkan hasil dari tinjauan sistematis sembilan artikel yang memenuhi kriteria inklusi, dapat disimpulkan bahwa masalah mendengarkan secara kritis pada mahasiswa universitas meliputi keterbatasan strategi metacognitive tingkat lanjut, kemampuan evaluasi argumen lisan yang rendah, pengaruh faktor afektif, dan desain pembelajaran yang belum terorientasi pada berpikir kritis.Meskipun istilah mendengarkan secara kritis belum digunakan secara dominan dalam literatur selama lima tahun terakhir, komponen-komponennya telah dibahas secara implisit dalam studi tentang mendengarkan akademik dan strategi metacognitive.Implikasinya secara teoritis adalah kebutuhan untuk mendefinisikan kembali mendengarkan secara kritis sebagai konstruksi integratif yang mencakup dimensi kognitif, metacognitive, dan reflektif.Temuan-temuan ini menegaskan urgensi pengembangan pembelajaran mendengarkan yang secara eksplisit mengarahkan mahasiswa pada aktivitas evaluasi, refleksi, dan pengambilan keputusan berdasarkan informasi lisan.Model pembelajaran mendengarkan secara kritis yang berbasis tugas analitis, diskusi reflektif, dan regulasi diri memiliki potensi menjadi solusi yang relevan dalam pendidikan tinggi.Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah basis data yang digunakan dan tidak termasuk analisis meta kuantitatif.Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut disarankan untuk memperluas cakupan basis data, menguji efektivitas model pembelajaran mendengarkan secara kritis eksperimental, serta mengintegrasikan pendekatan berbasis teknologi dan kecerdasan buatan untuk mendukung pengembangan keterampilan mendengarkan secara kritis pada mahasiswa.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan basis data yang digunakan dalam tinjauan sistematis, sehingga dapat mencakup lebih banyak literatur dan meningkatkan representasi penelitian dalam bidang ini. Selain itu, perlu dilakukan pengujian terhadap efektivitas model pembelajaran mendengarkan secara kritis yang eksperimental, terutama dalam konteks pendidikan tinggi. Hal ini dapat dilakukan melalui penelitian kuantitatif yang melibatkan kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, untuk mengukur dampak intervensi pembelajaran mendengarkan secara kritis terhadap kemampuan mahasiswa. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi integrasi teknologi dan kecerdasan buatan dalam pembelajaran mendengarkan secara kritis. Teknologi dapat digunakan untuk menyediakan sumber belajar yang interaktif dan menarik, serta membantu mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan mendengarkan secara kritis. Kecerdasan buatan dapat membantu dalam menganalisis dan memberikan umpan balik terhadap kinerja mendengarkan mahasiswa, sehingga mereka dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran yang inovatif, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dalam era digital.

  1. Problems of Machine Translation Systems in Arabic | Journal of Language Teaching and Research. problems... doi.org/10.17507/jltr.1304.08Problems of Machine Translation Systems in Arabic Journal of Language Teaching and Research problems doi 10 17507 jltr 1304 08
  2. Investigating Metacognitive Strategies in Listening Comprehension among English Language Learners: A... ejournal.ipinternasional.com/index.php/ijere/article/view/749Investigating Metacognitive Strategies in Listening Comprehension among English Language Learners A ejournal ipinternasional index php ijere article view 749
  3. The Influence of Meta-Cognitive Listening Strategies on Listening Performance in the MALL: The Mediation... doi.org/10.1177/21582440241249354The Influence of Meta Cognitive Listening Strategies on Listening Performance in the MALL The Mediation doi 10 1177 21582440241249354
  4. METACOGNITIVE STRATEGIES FOR LISTENING SKILLS IN MALAYSIAN HIGHER EDUCATION: A SYSTEMATIC REVIEW | Quantum... mail.qjssh.com/index.php/qjssh/article/view/832METACOGNITIVE STRATEGIES FOR LISTENING SKILLS IN MALAYSIAN HIGHER EDUCATION A SYSTEMATIC REVIEW Quantum mail qjssh index php qjssh article view 832
Read online
File size433.67 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test