UWKSUWKS
Jurnal Ilmiah Sosio AgribisJurnal Ilmiah Sosio AgribisPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha UD. Pia Manalagi di Kota Probolinggo dengan menggunakan analisis SWOT dan matriks QSPM. UD. Pia Manalagi merupakan salah satu pelaku usaha mikro di bidang kuliner yang memproduksi berbagai jenis pia dan telah beroperasi sejak tahun 2004. Permasalahan yang dihadapi perusahaan meliputi fluktuasi penjualan, keterbatasan inovasi produk, serta tantangan dalam menghadapi persaingan industri kuliner lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner kepada 18 responden yang terdiri atas pihak internal dan eksternal perusahaan. Analisis data dilakukan dengan tahapan formulasi strategi: tahap input (matriks IFE dan EFE), tahap pencocokan (matriks SWOT dan IE), serta tahap keputusan (matriks QSPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kekuatan utama UD. Pia Manalagi adalah kualitas produk yang terjaga dan loyalitas pelanggan, sedangkan kelemahannya adalah kurangnya inovasi dan promosi digital. Peluang utama adalah tren peningkatan konsumsi produk lokal oleh wisatawan, sementara ancaman terbesar berasal dari persaingan harga dan produk sejenis. Berdasarkan hasil analisis QSPM, strategi prioritas yang direkomendasikan adalah memperluas jaringan pemasaran melalui platform digital dan peningkatan inovasi produk berbasis permintaan pasar.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan menggunakan pendekatan SWOT dan QSPM terhadap UD.Pia Manalagi di Kota Probolinggo, dapat disimpulkan hal-hal berikut.Faktor internal utama yang memengaruhi pengembangan usaha UD.Pia Manalagi meliputi kekuatan berupa kualitas produk yang konsisten, loyalitas pelanggan, dan hubungan baik dengan mitra distribusi.Sementara itu, kelemahan utama terletak pada kurangnya inovasi produk, terbatasnya promosi digital, serta belum adanya sistem informasi penjualan terintegrasi.Faktor eksternal menunjukkan adanya peluang besar dalam meningkatnya tren wisata kuliner dan dukungan pemerintah terhadap UMKM, namun juga terdapat ancaman berupa persaingan harga, fluktuasi bahan baku, dan perubahan selera konsumen.Pia Manalagi pada posisi strategi pertumbuhan (growth strategy) dalam matriks IE, yang berarti perusahaan memiliki peluang besar untuk ekspansi melalui pengembangan produk dan pasar.Berdasarkan analisis Matriks QSPM, strategi prioritas yang paling direkomendasikan adalah.Memperluas pemasaran digital melalui media sosial dan platform e-commerce.Meningkatkan inovasi produk dan kemasan untuk memperluas segmen pasar.Membangun kemitraan distribusi dan outlet oleh-oleh sebagai strategi penguatan jaringan.Implementasi strategi-strategi tersebut akan memperkuat daya saing UD.Pia Manalagi di pasar kuliner lokal dan regional, sekaligus meningkatkan keberlanjutan usaha melalui adaptasi terhadap era digital dan perubahan perilaku konsumen.
Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan berdasarkan hasil penelitian ini adalah: 1. Menganalisis dampak strategi pemasaran digital terhadap peningkatan penjualan dan daya saing UD. Pia Manalagi, serta mengukur efektivitas berbagai platform digital yang digunakan. 2. Meneliti strategi inovasi produk dan kemasan yang dapat diterapkan oleh UD. Pia Manalagi untuk menarik segmen konsumen muda dan memperluas pasar, serta mengukur dampak inovasi tersebut terhadap kinerja usaha. 3. Mengeksplorasi strategi kemitraan distribusi dan outlet oleh-oleh yang dapat diterapkan untuk memperkuat jaringan pemasaran UD. Pia Manalagi, termasuk analisis potensi kerjasama dengan sektor pariwisata dan toko oleh-oleh lokal. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang strategi pengembangan usaha yang efektif bagi UD. Pia Manalagi dan UMKM kuliner lainnya di era digital.
| File size | 289.75 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Jumlah ibu tunggal yang signifikan di Indonesia mencerminkan beban ganda yang berat, karena mereka harus secara simultan berperan sebagai penyedia ekonomiJumlah ibu tunggal yang signifikan di Indonesia mencerminkan beban ganda yang berat, karena mereka harus secara simultan berperan sebagai penyedia ekonomi
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Desa Jatiluwih dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata warisan budaya dunia dengan strategi mempertahankan keaslian lahan persawahan, meningkatkanDesa Jatiluwih dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata warisan budaya dunia dengan strategi mempertahankan keaslian lahan persawahan, meningkatkan
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Strategi WO yaitu memanfaatkan dana yang ada dan dengan dukungan pemerintah untuk membangun rumah singgah. Strategi WT yaitu menciptakan lapangan pekerjaanStrategi WO yaitu memanfaatkan dana yang ada dan dengan dukungan pemerintah untuk membangun rumah singgah. Strategi WT yaitu menciptakan lapangan pekerjaan
STIESASTIESA Implikasi praktis dari penelitian ini meliputi redistribusi peran jabatan, penguatan SDM, strategi pemasaran terintegrasi, dan evaluasi kinerja yang berkelanjutan.Implikasi praktis dari penelitian ini meliputi redistribusi peran jabatan, penguatan SDM, strategi pemasaran terintegrasi, dan evaluasi kinerja yang berkelanjutan.
UNRAMUNRAM Namun, keterbatasan entrepreneur skill dan strategi pemasaran, termasuk pemanfaatan pemasaran digital serta manajemen usaha, menjadi hambatan berkembangnyaNamun, keterbatasan entrepreneur skill dan strategi pemasaran, termasuk pemanfaatan pemasaran digital serta manajemen usaha, menjadi hambatan berkembangnya
169169 Model pemberdayaan digital berbasis komunitas ini menyediakan kerangka kerja yang dapat direplikasi untuk promosi warisan takbenda dalam konteks yang dimediasiModel pemberdayaan digital berbasis komunitas ini menyediakan kerangka kerja yang dapat direplikasi untuk promosi warisan takbenda dalam konteks yang dimediasi
UnijoyoUnijoyo Saat ini, Perilaku Pembelian Impulsif (IBB) telah menjadi tren yang semakin berkembang di kalangan Generasi Z Indonesia, didorong oleh adopsi e-commerceSaat ini, Perilaku Pembelian Impulsif (IBB) telah menjadi tren yang semakin berkembang di kalangan Generasi Z Indonesia, didorong oleh adopsi e-commerce
UIGMUIGM Namun, pengembangan desa masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur, aksesibilitas yang sulit, rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaanNamun, pengembangan desa masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur, aksesibilitas yang sulit, rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan
Useful /
UNWIRUNWIR Rekomendasi utama adalah pengembangan model pengelolaan sarana prasarana yang adaptif dengan konteks dan kebutuhan sekolah dasar, penguatan sistem perencanaanRekomendasi utama adalah pengembangan model pengelolaan sarana prasarana yang adaptif dengan konteks dan kebutuhan sekolah dasar, penguatan sistem perencanaan
UNWIRUNWIR Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam pengembangan profesional guru di SMA Negeri 11 Kendari.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam pengembangan profesional guru di SMA Negeri 11 Kendari.
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Namun, di sisi lain, sumber daya manusia di bidang teknologi dan koneksi yang kurang memadai menjadi kendala. Selain itu, jika tidak ada pandemi Covid-19,Namun, di sisi lain, sumber daya manusia di bidang teknologi dan koneksi yang kurang memadai menjadi kendala. Selain itu, jika tidak ada pandemi Covid-19,
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif. Pertama, peran Kepala Desa dalam menciptakan ketahanan sosial budaya masyarakat desa dalam penyelesaianData yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif. Pertama, peran Kepala Desa dalam menciptakan ketahanan sosial budaya masyarakat desa dalam penyelesaian