UWKSUWKS
Jurnal Ilmiah Sosio AgribisJurnal Ilmiah Sosio AgribisPenelitian ini menganalisis pengaruh manajemen agribisnis (AM) dan motivasi wirausaha (EM) terhadap keberhasilan usaha (BS) pada petani kopi di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, dengan jiwa wirausaha (ES) sebagai variabel mediasi. Data primer dikumpulkan dari seluruh populasi 85 anggota Kelompok Tani Mugi Lestari menggunakan kuesioner Likert lima poin. Analisis data dilakukan dengan SEM-PLS untuk menguji pengaruh langsung, tidak langsung, dan total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AM dan EM berpengaruh positif dan signifikan terhadap ES dan BS. Namun, ES tidak terbukti secara signifikan memediasi hubungan AM dan EM dengan BS. Model struktural dapat menjelaskan 64% varians dalam BS. Temuan ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja usaha kopi lebih bergantung pada penguatan manajemen dan motivasi secara langsung, sementara upaya mengembangkan jiwa wirausaha saja belum cukup berdampak pada keberhasilan bisnis. Penelitian merekomendasikan program pemberdayaan terintegrasi yang menggabungkan pelatihan teknis agribisnis dengan skema insentif untuk meningkatkan motivasi dan perilaku wirausaha petani guna mendukung daya saing dan keberlanjutan usaha kopi.
Manajemen agribisnis berperan penting dalam membentuk jiwa wirausaha petani kopi dan secara langsung mempengaruhi keberhasilan usaha.Motivasi usaha menunjukkan hubungan signifikan dalam analisis regresi namun tidak konsisten dalam model struktural, menandakan perlunya dukungan sistem manajemen yang lebih kuat.Jiwa wirausaha secara langsung berkontribusi positif terhadap keberhasilan usaha, namun tidak memediasi pengaruh manajemen atau motivasi, sehingga perlu penguatan pelatihan dan lingkungan pendukung.
Pertama, lakukan studi eksperimental tentang pengaruh pelatihan manajemen berbasis teknologi bagi petani kopi, guna menilai perubahan kapasitas jiwa wirausaha dan efektivitasnya terhadap peningkatan produksi. Kedua, teliti dampak insentif finansial jangka panjang terhadap motivasi dan keberhasilan usaha, memanfaatkan data longitudinal dari kelompok tani sejenis. Ketiga, lakukan penelitian perbandingan lintas wilayah dengan fokus pada perubahan karakter jiwa wirausaha dan hubungannya dengan pertumbuhan usaha, sehingga dapat menyusun kebijakan intervensi yang lebih tersegmentasi dan berkelanjutan.
| File size | 361.86 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UWKSUWKS Nilai R-Square pada outlet UPN sebesar 20. 8% dan nilai R-Square pada outlet Tenggilis sebesar 26. 7%. Penelitian ini mengharapkan kedua outlet TomoroNilai R-Square pada outlet UPN sebesar 20. 8% dan nilai R-Square pada outlet Tenggilis sebesar 26. 7%. Penelitian ini mengharapkan kedua outlet Tomoro
UWKSUWKS Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan kapasitas petaniTeknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan kapasitas petani
UWKSUWKS Peran inovator, fasilitator, motivator, dan edukator memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan pengembangan gapoktan, sedangkan peran dinamisatorPeran inovator, fasilitator, motivator, dan edukator memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan pengembangan gapoktan, sedangkan peran dinamisator
UWKSUWKS Dengan demikian maka H1 dalam penelitian ini diterima. Berdasarkan hasil perhitungan statistik dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positifDengan demikian maka H1 dalam penelitian ini diterima. Berdasarkan hasil perhitungan statistik dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif
UWKSUWKS Kinerja penyuluh secara keseluruhan juga berada dalam kategori sangat tinggi (indeks 82%), dengan satu penyuluh menonjol memperoleh skor tertinggi. TemuanKinerja penyuluh secara keseluruhan juga berada dalam kategori sangat tinggi (indeks 82%), dengan satu penyuluh menonjol memperoleh skor tertinggi. Temuan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: rata-rata pemahaman peserta terhadap bahan dan proses pembuatan sabun meningkat dari 33% pada pre-test menjadiHasil menunjukkan peningkatan signifikan: rata-rata pemahaman peserta terhadap bahan dan proses pembuatan sabun meningkat dari 33% pada pre-test menjadi
STEIPRESSSTEIPRESS Studi ini merangkum faktor utama yang mempengaruhi kelangsungan dan kinerja perusahaan baru, dengan mengacu pada kerangka teori seperti teori sumber dayaStudi ini merangkum faktor utama yang mempengaruhi kelangsungan dan kinerja perusahaan baru, dengan mengacu pada kerangka teori seperti teori sumber daya
STMIK AMIKBANDUNGSTMIK AMIKBANDUNG 633, selanjutnya adalah aksebilitas dengan nilai 0,260 dan yang terakhir adalah letak dengan nilai 0,106. Penilaian dengan menggunakan metode AHP memberikan633, selanjutnya adalah aksebilitas dengan nilai 0,260 dan yang terakhir adalah letak dengan nilai 0,106. Penilaian dengan menggunakan metode AHP memberikan
Useful /
UWKSUWKS Implementasi bantuan pompanisasi Program Perluasan Areal Tanam (PAT) di Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone telah dilaksanakan sesuai prosedur yang ditetapkan,Implementasi bantuan pompanisasi Program Perluasan Areal Tanam (PAT) di Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone telah dilaksanakan sesuai prosedur yang ditetapkan,
UWKSUWKS Agra Sawitindo karena ada banyak alasan, berbagai perspektif, dan berbagai faktor yang berkontribusi pada keberadaan PT. Agra Sawitindo. Tujuan penelitianAgra Sawitindo karena ada banyak alasan, berbagai perspektif, dan berbagai faktor yang berkontribusi pada keberadaan PT. Agra Sawitindo. Tujuan penelitian
UWKSUWKS Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kemampuan petani dalam manajemen risiko serta dukungan kelembagaan dan penyuluhan agar produksi lada putihTemuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kemampuan petani dalam manajemen risiko serta dukungan kelembagaan dan penyuluhan agar produksi lada putih
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Diskusi kegiatan mengungkap kendala utama produsen, seperti keterbatasan bahan baku, tingginya biaya pendukung, kesulitan perizinan, akses pendanaan, danDiskusi kegiatan mengungkap kendala utama produsen, seperti keterbatasan bahan baku, tingginya biaya pendukung, kesulitan perizinan, akses pendanaan, dan