INABJINABJ
The Indonesian Biomedical JournalThe Indonesian Biomedical JournalLatar belakang: Ritme sirkadian memengaruhi fungsi fisiologis dan respons terhadap latihan. Dampak waktu latihan terhadap fungsi kognitif dan stres oksidatif belum jelas, terutama terkait NO sebagai mediator ROS. Penelitian ini menilai pengaruh latihan aerobik pada waktu pagi (early active) dan malam (late active) terhadap kognisi dan biomarker stres oksidatif pada tikus Wistar. Metode: Enam belas tikus dibagi ke empat kelompok: kontrol dan latihan early active, kontrol dan latihan late active, berlatih lari treadmill 30 menit 5 hari seminggu selama 7 minggu. Kognisi diuji dengan Novel Object Recognition; biomarker MDA, SOD, GSH, dan NO diukur melalui ELISA. Hasil: Waktu latihan tidak memengaruhi memori tidak spasial. Latihan early active meningkatkan aktivitas SOD dan konsentrasi GSH secara signifikan, sedangkan late active tidak menunjukkan perubahan. Tidak ada perubahan signifikan pada tingkat NO. Kesimpulan: Latihan pada fase early active lebih efektif dalam meningkatkan sistem antioksidan, yang dapat berkontribusi pada resiliensi kognitif jangka panjang meskipun tidak ada perbaikan kognisi jangka pendek.
Latihan aerobik yang dilakukan pada fase early active meningkatkan aktivitas SOD dan konsentrasi GSH pada otak tikus Wistar, sementara latihan pada fase late active tidak memberikan efek serupa.Meskipun latihan tidak meningkatkan memori tidak spasial, peningkatan sistem antioksidan dapat mendukung kesehatan otak jangka panjang.Penelitian ini menegaskan pentingnya pertimbangan waktu latihan dalam strategi intervensi untuk memelihara keseimbangan redoks otak.
Mengingat bahwa latihan early active augments antioxidant defenses namun tidak berdampak langsung pada memori tidak spasial, sebaiknya dilakukan studi longitudinal untuk mengukur apakah peningkatan SOD dan GSH dapat berujung pada perbaikan kognisi dalam jangka panjang. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat menambahkan pengukuran faktor neurotropik seperti BDNF dan cytokine inflamasi untuk memahami mekanisme interaksi antara waktu latihan dan kesehatan otak, serta mempertimbangkan variabel jenis kelamin dan usia tikus untuk mengeksplor keberlanjutan temuan ini. Terakhir, studi translational pada manusia yang menguji interval latihan pagi dan malam dengan parameter biomarker oksidatif dan kognisi dapat mengonfirmasi relevansi klinis temuan pre‑klinis ini.
| File size | 733.29 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Hasil analisis menunjukkan bahwa metode SES dengan parameter α = 0,3 menghasilkan tingkat kesalahan paling rendah dengan nilai MAPE sebesar 39,04%, dibandingkanHasil analisis menunjukkan bahwa metode SES dengan parameter α = 0,3 menghasilkan tingkat kesalahan paling rendah dengan nilai MAPE sebesar 39,04%, dibandingkan
KAHURIPANKAHURIPAN Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh perubahan dividend yield dan perubahan price earning ratio terhadap perubahan harga sahamPenelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh perubahan dividend yield dan perubahan price earning ratio terhadap perubahan harga saham
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE UMKM yang berperan sebagai jaring pengaman sosial membutuhkan penguatan ketahanan usaha dan perlindungan dasar, sementara UMKM yang berpotensi tumbuh memerlukanUMKM yang berperan sebagai jaring pengaman sosial membutuhkan penguatan ketahanan usaha dan perlindungan dasar, sementara UMKM yang berpotensi tumbuh memerlukan
UNKRISUNKRIS Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP) sebagai dasar evaluasi kesesuaian antara kapasitas tersedia danKebaruan penelitian ini terletak pada penerapan metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP) sebagai dasar evaluasi kesesuaian antara kapasitas tersedia dan
UIN SUSKAUIN SUSKA Strategi ini sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang diterapkan di MAN 1 Konawe Selatan, yang menekankan pembelajaran berpusat pada siswa dan pembelajaranStrategi ini sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang diterapkan di MAN 1 Konawe Selatan, yang menekankan pembelajaran berpusat pada siswa dan pembelajaran
UNAJAUNAJA Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitianPendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitian
STIABENGKULUSTIABENGKULU Era digital telah membuka peluang besar bagi masyarakat untuk berkarier sebagai content creator. Kabupaten Bengkulu Tengah memiliki potensi budaya danEra digital telah membuka peluang besar bagi masyarakat untuk berkarier sebagai content creator. Kabupaten Bengkulu Tengah memiliki potensi budaya dan
UNJUNJ Microlearning adalah pendekatan pembelajaran yang dimediasi teknologi di mana siswa secara formal atau informal terlibat dalam kegiatan pembelajaran jangkaMicrolearning adalah pendekatan pembelajaran yang dimediasi teknologi di mana siswa secara formal atau informal terlibat dalam kegiatan pembelajaran jangka
Useful /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Dari 37 catatan awal, hanya 7 studi memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan mayoritas penelitian berfokus pada penilaian dampak lingkungan menggunakanDari 37 catatan awal, hanya 7 studi memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan mayoritas penelitian berfokus pada penilaian dampak lingkungan menggunakan
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Tingkat cacat menurun dari 13,2% menjadi 5,1%, sementara konsumsi energi berkurang dari 1,05 menjadi 0,6565 kWh per unit. Lean meningkatkan efisiensi prosesTingkat cacat menurun dari 13,2% menjadi 5,1%, sementara konsumsi energi berkurang dari 1,05 menjadi 0,6565 kWh per unit. Lean meningkatkan efisiensi proses
UWKSUWKS Motivasi usaha menunjukkan hubungan signifikan dalam analisis regresi namun tidak konsisten dalam model struktural, menandakan perlunya dukungan sistemMotivasi usaha menunjukkan hubungan signifikan dalam analisis regresi namun tidak konsisten dalam model struktural, menandakan perlunya dukungan sistem
INABJINABJ Hasil: Mayoritas pasien laki-laki (93,5%), dan pasien perempuan menunjukkan umur rata-rata yang lebih tinggi (70,33 ± 10,64 tahun) dibandingkan laki-lakiHasil: Mayoritas pasien laki-laki (93,5%), dan pasien perempuan menunjukkan umur rata-rata yang lebih tinggi (70,33 ± 10,64 tahun) dibandingkan laki-laki