PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING

Prospect: Jurnal Pemberdayaan MasyarakatProspect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat

Kehilangan keanekaragaman hayati telah menjadi isu global yang juga terjadi di Indonesia, salah satunya adalah kepunahan ikan Belida dan kelangkaan spesies ikan lokal. Kendati demikian, tingginya kebutuhan akan konsumsi ikan tidak beriringan dengan kesejahteraan rumah tangga budidaya perikanan. Melalui Program Belida Musi Lestari yang dijalankan oleh PT Kilang Pertamina Refinery Unit III Plaju, bertujuan agar upaya konservasi ikan Belida dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat khususnya bagi pembudidaya perikanan air tawar. Implementasi program ini menerapkan skema Biodiversity Conservation Based on Local Community for Sustainability Model dimana proses konservasi ikan Belida berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat melalui support system dan didukung oleh berbagai stakeholder. Program ini telah berhasil meningkatkan jumlah individu ikan Belida serta menurunkan status perlindungan ikan Belida Jawa (Notopterus notopterus). Keberhasilan program juga dirasakan oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) yang telah berhasil memijahkan dan mendederkan ikan air tawar baik ikan konsumsi maupun ikan lokal. Keberhasilan tersebut telah berdampak pada peningkatan pendapatan baik dari hasil suplai pakan terhadap ikan Belida maupun hasil dari penjualan bibit ikan serta ikan siap konsumsi.

Program Belida Musi Lestari yang diinisiasi oleh PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit III Plaju telah berkontribusi menjaga serta membudidayakan ikan Belida (Chitala lopis) yang telah dinyatakan punah oleh IUCN serta spesies ikan belida lainnya dengan menerapkan skema Biodiversity Conservation Based on Local Community for Sustainability Model.Melalui skema tersebut, memungkinkan PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit III Plaju menjalankan program Belida Musi Lestari dengan melibatkan berbagai stakeholder seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Universitas PGRI Kota Palembang untuk konservasi dan riset ikan Belida.Selain itu, pelibatan masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) menjadi sistem pendukung konservasi melalui suplai pakan bagi ikan Belida dan secara langsung meningkatkan pendapatan masyarakat melalui budidaya ikan konsumsi dan ikan lokal sekaligus diversifikasi olahan ikan.

1. Meneliti dampak jangka panjang model Biodiversity Conservation Based on Local Community for Sustainability terhadap keberlanjutan habitat dan populasi ikan Belida di berbagai wilayah, dengan mengkaji indikator sosio‑ekologis dan ekonomi yang terlibat. 2. Mengkaji interaksi antara produksi pakan alternatif (contoh maggot) yang dikembangkan oleh Kelompok Pembudidaya Ikan dan nutrisi serta pertumbuhan ikan Belida, serta potensi skala produksi yang dapat dipertahankan secara komersial. 3. Meneliti peran kebijakan pemerintah, seperti Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan, dalam memfasilitasi kolaborasi lintas sektor, dan mengidentifikasi mekanisme terbaik untuk memaksimalkan partisipasi masyarakat lokal serta lembaga riset dalam program konservasi yang dapat dirancang ulang agar lebih adaptif terhadap perubahan kebijakan dan dinamika ekosistem.

  1. Implementation of Community Empowerment Integration in Belida Fish Conservation through a Supporting... doi.org/10.55381/jpm.v4i2.414Implementation of Community Empowerment Integration in Belida Fish Conservation through a Supporting doi 10 55381 jpm v4i2 414
Read online
File size1.69 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test