PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING
Prospect: Jurnal Pemberdayaan MasyarakatProspect: Jurnal Pemberdayaan MasyarakatGangguan jiwa seringkali menjadi titik balik dalam kehidupan seseorang. Stigma sosial yang kuat dan beban ganda yang harus ditanggung oleh pasien kesehatan mental membuat mereka rentan terhadap isolasi dan diskriminasi. Program CSR Pertamina Gas Operation Area Jawa Timur Simfoni Kidung Tanggulangin di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur hadir sebagai harapan baru. Melalui program terapi yang komprehensif, kami berupaya memberikan halaman baru bagi pasien keswa, membantu mereka mengatasi gejala, meningkatkan kualitas hidup, dan kembali berpartisipasi aktif dalam masyarakat. Sebab pemberian obat bukan satu-satunya penyelesaian bagi permasalahan pasien keswa. Pesien keswa perlu diberi kegiatan sebagai terapi. Melalui berbagai macam kegiatan peningkatan ekonomi, penguatan sosial dan pelestarian lingkungan, pasien keswa secara konsisten mampu diterima kembali oleh masyarakat. Dengan prinsip bahwa pasien keswa adalah kelompok rentan yang pantas mendapatkan “pemulihan atas kehidupan mereka maka CSR Pertamina Gas Operation Area Jawa Timur konsisten melakukan kegiatan inovasi sosial. Selain itu, setiap bagian dari masyarakat juga memiliki peran yang penting. Kolaborasi antar aktor seperti pemerintah, perusahaan, akademisi sampai sukarelawan dibutuhkan untuk dapat mewujudkan desa ramah keswa.
Dalam menghadapi tantangan gangguan jiwa, atau pasien kesehatan jiwa (keswa) yang sering mengalami stigma dan double burden berbagai inisiatif dan program telah dikembangkan untuk memberikan dukungan holistik.Program Corporate Social Responsibility (CSR) Simfoni Kidung Tanggulangin dari PT Pertamina Gas Operation East Java Area berupaya menjawab tantangan ini dengan pendekatan multifaset yang meliputi peningkatan kapabilitas caregiver, penyediaan layanan konseling melalui kerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Surabaya, dan pemberdayaan pasien melalui kegiatan ekonomi kreatif.Program-program seperti Teman Lestari dan Teman Kencana mendukung penanganan kesehatan jiwa dengan melibatkan pasien dalam kegiatan lingkungan dan edukasi bencana, sementara Teman Bicara dan Teman Sejiwa fokus pada dukungan psikologis dan pengembangan kapasitas caregiver.Selain itu, Rumah Aktivitas Kesehatan Jiwa berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan etalase produk hasil kerajinan pasien, mempromosikan integrasi sosial, dan pemberdayaan ekonomi.Melalui upaya ini, diharapkan dapat mengurangi stigma, meningkatkan kualitas hidup pasien keswa, dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dengan memastikan bahwa semua individu, terutama yang rentan, mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide: Pertama, bagaimana cara mengukur keberhasilan program CSR dalam meningkatkan kualitas hidup pasien keswa secara kuantitatif dan kualitatif? Kedua, apakah ada strategi khusus yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kolaborasi antara berbagai aktor dalam mewujudkan desa ramah keswa? Ketiga, bagaimana cara mengintegrasikan program CSR dengan sistem kesehatan mental yang sudah ada di daerah tersebut agar lebih efektif dan berkelanjutan?.
| File size | 409.34 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Stroke dapat menimbulkan dampak salah satunya terjadi gangguan muskuloskeletal yaitu penurunan kekuatan otot. Salah satu terapi alternatif dalam prosesStroke dapat menimbulkan dampak salah satunya terjadi gangguan muskuloskeletal yaitu penurunan kekuatan otot. Salah satu terapi alternatif dalam proses
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Stroke merupakan gangguan pada sistem saraf ditandai dengan serangan akut /mendadak yang mengakibatkan kelumpuhan pada salah satu sisi badan secara persistenStroke merupakan gangguan pada sistem saraf ditandai dengan serangan akut /mendadak yang mengakibatkan kelumpuhan pada salah satu sisi badan secara persisten
JURNALBIKESJURNALBIKES Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara secara mendalam pada 14 caregiver yang memenuhi kriteria inklusi, selanjutnya dilakukan transkrip verbatimPengumpulan data dilakukan melalui wawancara secara mendalam pada 14 caregiver yang memenuhi kriteria inklusi, selanjutnya dilakukan transkrip verbatim
MALAHAYATIMALAHAYATI Pola makan pasien tidak terkontrol dari segi jumlah, frekuensi, dan jenisnya. Pasien makan 5 kali sehari untuk makanan berat dan beberapa makanan ringanPola makan pasien tidak terkontrol dari segi jumlah, frekuensi, dan jenisnya. Pasien makan 5 kali sehari untuk makanan berat dan beberapa makanan ringan
JURNALBIKESJURNALBIKES Penelitian di masa depan harus mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi mekanisme penanggulangan dan peran perawatan suportif dalam meningkatkanPenelitian di masa depan harus mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi mekanisme penanggulangan dan peran perawatan suportif dalam meningkatkan
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Pasien dengan halusinasi biasanya mendapatkan asuhan keperawatan berupa strategi pelaksanaan dengan tujuan memberi pengetahuan kepada pasien agar dapatPasien dengan halusinasi biasanya mendapatkan asuhan keperawatan berupa strategi pelaksanaan dengan tujuan memberi pengetahuan kepada pasien agar dapat
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Sampel penelitian berjumlah 49 responden dan menggunakan alat ukur food recall dan lembar ceklis observasi luka. Analisa data menggunakan uji statisticSampel penelitian berjumlah 49 responden dan menggunakan alat ukur food recall dan lembar ceklis observasi luka. Analisa data menggunakan uji statistic
URECOLURECOL Analisis dari 15 jurnal tentang efek samping kemoterapi pada pasien kanker serviks di Asia Tenggara terdapat 12 jurnal berupa mual dan muntah (34,28%),Analisis dari 15 jurnal tentang efek samping kemoterapi pada pasien kanker serviks di Asia Tenggara terdapat 12 jurnal berupa mual dan muntah (34,28%),
Useful /
STIKESRSHUSADASTIKESRSHUSADA Banyak perempuan yang datang ke pelayanan kesehatan bukan untuk tindakan promotif ataupun preventif, tetapi sudah tindakan kuratif, sehingga diperlukannyaBanyak perempuan yang datang ke pelayanan kesehatan bukan untuk tindakan promotif ataupun preventif, tetapi sudah tindakan kuratif, sehingga diperlukannya
STIKESRSHUSADASTIKESRSHUSADA Analisis data pre-test dan post-test menunjukkan bahwa kedua variabel tidak berdistribusi normal, namun 29 dari 31 peserta mengalami peningkatan skor setelahAnalisis data pre-test dan post-test menunjukkan bahwa kedua variabel tidak berdistribusi normal, namun 29 dari 31 peserta mengalami peningkatan skor setelah
STIKESRSHUSADASTIKESRSHUSADA edu (Latihan Fisik dan Edukasi) bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lansia dalam pencegahan osteoporosis melalui kombinasiedu (Latihan Fisik dan Edukasi) bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lansia dalam pencegahan osteoporosis melalui kombinasi
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional, dengan jumlah Sampel penelitian ini adalah pekerja pabrik sebanyak yaitu 34Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional, dengan jumlah Sampel penelitian ini adalah pekerja pabrik sebanyak yaitu 34