PNCPNC

InfotekmesinInfotekmesin

Pemanfaatan bambu dalam industri arsitektur dan konstruksi sebagai material ramah lingkungan pengganti kayu terus berkembang. Meskipun oven merupakan salah satu alat penting dalam proses produksi bambu laminasi, terutama untuk pemanasan selama proses perekatan, penelitian mengenai oven untuk proses laminasi bambu masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan desain oven bambu laminasi menggunakan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk mencapai distribusi panas yang merata dan efisiensi termal optimal. Tiga model iterasi desain diuji dalam simulasi, yaitu Iterasi 1 dengan kecepatan aliran udara 4 m/s, Iterasi 2 dengan kecepatan 1,5 m/s, dan Iterasi 3 dengan kecepatan 3 m/s. Hasil menunjukkan bahwa Model Iterasi 1 menghasilkan distribusi panas yang tidak merata dengan suhu awal tinggi (1175 K) yang menurun drastis hingga 800 K. Iterasi 2 menunjukkan pemanasan awal lebih lambat dengan suhu akhir mencapai 360 K, namun distribusi panas tetap tidak merata. Iterasi 3 memberikan hasil terbaik, dengan distribusi suhu yang merata dan stabil mendekati target 473 K (200 °C). Secara keseluruhan, Model Iterasi 3 menunjukkan kinerja termal yang paling optimal, tidak hanya mencapai target suhu dengan distribusi panas yang merata, tetapi juga meningkatkan efisiensi pemanasan oven.

Model Iterasi 3 dengan kecepatan aliran udara 3 m/s memberikan hasil terbaik.Distribusi panas lebih merata dan stabil, dengan suhu mendekati target 473 K di hampir seluruh ruang oven.Kecepatan udara moderat memungkinkan waktu yang cukup untuk menyerap panas dari burner dan mendistribusikannya secara efisien, sehingga mengurangi gradien suhu dan fluktuasi yang sebelumnya terlihat pada model lain.Model Iterasi 3 menunjukkan kinerja termal paling optimal, mencapai target suhu dengan distribusi panas merata dan meningkatkan efisiensi pemanasan oven.

Pertama, penelitian selanjutnya dapat memeriksa pengaruh variasi ukuran lattice dan pola ekstrusi pipa aliran udara pada oven bambu laminasi untuk memperoleh simulasi CFD yang lebih akurat dan menghasilkan distribusi panas yang lebih seragam. Kedua, berbasis temuan iterasi 3, penelitian berikutnya dapat mengkaji peran material isolasi berbahan dasar serat bambu di dinding oven guna menurunkan panas berlebih dan meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan. Ketiga, dengan memperluas dimensi simulasi menjadi tiga dimensi penuh, peneliti dapat mengevaluasi dinamika aliran udara serta interaksi panas antara burner dan material bahan baku bambu, sehingga memberikan panduan desain oven yang lebih komprehensif untuk industri pendinginan dan perekatan bambu di masa depan.

  1. 0. doi issn url https cnki oversea chndoi.org/Resolution/Handler?doi=10.13360/j.issn.2096-1359.2020060030 doi issn url https cnki oversea chndoi Resolution Handler doi 10 13360 j issn 2096 1359 202006003
Read online
File size546.91 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test