PNMPNM

JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kekuatan desain struktur rangka bus medium menggunakan metode elemen hingga (FEM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil simulasi untuk tegangan von misses stress, defleksi dan safety factor dari pembebanan kondisi vertical dengan variasi berat normal dan maksimal pada desain struktur rangka bus medium. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan awal berupa studi pendahuluan untuk memahami penelitian terdahulu dan kondisi lapangan yang relevan. Selanjutnya, dilakukan perumusan permasalahan, penyusunan metode penelitian, pengumpulan data dan simulasi menggunakan metode elemen hingga, evaluasi dan analisis hasil penelitian, serta penyusunan laporan penelitian. Hasil penelitian analisa kekuatan beban terhadap von misses stress, defleksi dan safety factor desain struktur rangka bus medium. pada kedua variasi dikatakan aman dikarenakan hasil berada di atas standar yang berlaku. Hasil von misses stress berurutan dari variasi berat normal yaitu 215,75 MPa, serta untuk variasi berat maksimal yaitu 228,04 MPa. Hasil defleksi berurutan dari variasi berat normal yaitu 3,2902 mm dan untuk variasi berat maksimal yaitu 3,4779 mm. Sedangkan hasil safety factor berurutan dari variasi berat normal yaitu 1,4138, dan untuk variasi berat maksimal yaitu 1,3375. Hasil tersebut menyimpulkan bahwa struktur rangka bus aman dengan maksimal penumpang yang bisa ditampung oleh rangka bus medium adalah 37 penumpang melebihi penumpang pada berat normal yaitu 32 penumpang atau menambah 5 penumpang.

Berdasarkan hasil analisis, tegangan Von Mises maksimum dari simulasi beban normal maupun maksimal dinyatakan aman karena berada di bawah standar acuan 228,75 MPa.Defleksi maksimum pada kedua variasi beban juga berada dalam batas aman, yaitu 3,2902 mm untuk beban normal dan 3,4779 mm untuk beban maksimal, tidak melebihi standar 19,29 mm.Selain itu, nilai Safety Factor yang dihasilkan untuk kedua kondisi beban, yaitu 1,4138 dan 1,3375, menunjukkan bahwa struktur rangka bus medium ini aman dan layak digunakan bahkan dengan penambahan lima penumpang, dengan batas maksimal berat 5650 kg.

Penelitian ini telah menunjukkan bahwa desain rangka bus medium saat ini cukup aman untuk pembebanan vertikal sesuai standar. Namun, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan inovasi di bidang ini. Pertama, mengingat hasil simulasi menunjukkan adanya titik kritis pada sambungan rangka lantai bus bagian belakang, akan sangat bermanfaat jika dilakukan penelitian mendalam tentang bagaimana optimasi desain sambungan tersebut, atau bahkan penggunaan material yang berbeda khusus untuk area ini, dapat lebih meningkatkan kekuatan dan kekakuan struktur. Studi ini bisa mengeksplorasi berbagai konfigurasi sambungan atau jenis material penguat untuk mencapai performa yang lebih baik. Kedua, karena penelitian ini hanya berfokus pada pembebanan vertikal, muncul pertanyaan menarik tentang bagaimana kinerja rangka bus jika dihadapkan pada jenis beban lain yang juga sering terjadi dalam operasional bus. Misalnya, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis respons struktur terhadap beban lateral saat bus berbelok, beban torsional akibat jalan yang tidak rata, atau bahkan skenario tabrakan ringan. Ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai keamanan bus dalam berbagai kondisi operasional. Ketiga, untuk masa depan transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, akan relevan untuk menginvestigasi potensi penggunaan material alternatif yang lebih ringan namun tetap kuat, seperti paduan aluminium atau material komposit, untuk konstruksi rangka bus. Studi komparatif ini bisa mengevaluasi dampak material baru terhadap distribusi tegangan, tingkat defleksi, dan faktor keamanan keseluruhan, sambil juga mempertimbangkan pengurangan berat yang signifikan. Dengan demikian, kita dapat mengidentifikasi material inovatif yang tidak hanya aman tetapi juga berkontribusi pada efisiensi bahan bakar.

Read online
File size1.35 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test