PNMPNM

JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)

Teknologi las merupakan sebuah teknologi penyambungan yang banyak digunakan dalam konstruksi bangunan baja dan konstruksi mesin saat ini. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik sambungan pengelasan kampuh X pada material ST36 dengan metode SMAW berposisi 3G Plate dengan variasi arus listrik las dan elektroda E6013 dari hasil uji tarik (Tensile) dan bending. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen. Dalam penelitian ini spesimen yang digunakan yaitu kampuh X, dengan metode SMAW, elektroda E6013 dengan diameter 2,6 mm, variasi arus pengelasan yaitu 80 A, 90 A dan 100 A. Hasil pengujian diperoleh bahwa karakteristik sambungan pengelasan kampuh X pada material ST36 untuk rata‑rata nilai peak load tegangan tarik kampuh X pada baja ST 36, hasil sambungan Las dengan variasi arus berturut‑turut yaitu sebesar 68.260 KN/mm², 65.602 KN/mm², dan 68.657 KN/mm². Rata‑rata nilai modulasi tegangan tarik kampuh X pada baja ST 36 hasil sambungan Las dengan variasi arus berturut‑turut yaitu sebesar 5,259 KN/mm², 4,820 KN/mm², dan 4,416 KN/mm² selanjutnya terjadi pertambahan panjang sampel maksimum yaitu 19 mm kemudian sampel hasil plating patah serta spesimen yang memiliki muatan maksimum adalah spesimen dengan muatan arus 100 Amper dengan nilai muatan 24.276 kN sedangkan untuk nilai tegangan bendingnya memiliki beban puncak yaitu 17.227 MPa.

Karakteristik sambungan pengelasan kampuh X pada material ST36 metode SMAW berposisi 3G Plate dengan variasi arus listrik las 80 A, 90 A, 100 A dan elektroda E6013 menunjukkan rata‑rata nilai peak load tegangan tarik kampuh X pada baja ST 36 sebesar 68.Rata‑rata nilai modulasi tegangan tarik kampuh X pada baja ST 36 sebesar 5,259 KN/mm² (80 A), 4,820 KN/mm² (90 A), dan 4,416 KN/mm² (100 A).Rendahnya tegangan dan regangan uji tarik pada kampuh X disebabkan oleh variasi arus elektroda.Spesimen dengan muatan maksimum adalah spesimen pada arus 100 A dengan muatan 24.276 kN dan beban puncak tegangan bending sebesar 17.

Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada pengaruh variasi waktu penyinaran laser pada sambungan kampuh X dengan arus 100 A, untuk menilai apakah teknik penyinaran dapat meningkatkan kekuatan tarik tanpa mengurangi ketahanan bending. Selain itu, studi perbandingan antara elektroda E6013 dan E7018 pada posisi 3G Plate dapat mengidentifikasi kombinasi optimal antara arus dan jenis elektroda guna memaksimalkan kekuatan sambungan. Terakhir, analisis mikrostruktur pada daerah penembusan sambungan di bawah kondisi 80 A, 90 A, dan 100 A harus dilakukan menggunakan mikroskop elektron pemindaian dan teknik X‑ray diffraction agar dapat memahami secara detail hubungan antara struktur mikro, penyelesaian retakan, dan kekuatan mekanik sambungan. .

Read online
File size339.39 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test