POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA
KIAKIADi Indonesia, walaupun upaya pengurangan kematian ibu terus berlangsung, penutupan kunjungan antenatal care (ANC) minimal empat kali (K4) masih belum optimal, khususnya di Kota Bengkulu. Inisiatif pemberdayaan kader kesehatan masyarakat dianggap sebagai strategi kunci untuk meningkatkan hasil kesehatan ibu, namun penelitian langsung mengenai dampak pelatihan terstruktur kader terhadap pengetahuan, sikap, dan pemanfaatan layanan ANC masih terbatas. Penelitian kualitatif kuasi‑eksperimental ini melibatkan 40 ibu hamil di Kota Bengkulu, dipecah menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi menerima pelatihan terstruktur berbasis kader, sementara kontrol memperoleh konseling standar. Hasil menunjukkan bahwa skor pengetahuan meningkat signifikan dari 53,80 menjadi 73,90 di kelompok intervensi (p=0,020), sedangkan skor sikap naik dari 35,35 menjadi 38,25 (p=0,014). Selain itu, jumlah kunjungan ANC rata‑rata di kelompok intervensi mencapai empat kali, dibandingkan tiga kali di kelompok kontrol (p=0,001). Kesimpulannya, pemberdayaan kader berbasis pelatihan struktural secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan pemanfaatan layanan ANC, menunjukkan pentingnya integrasi model pemberdayaan ini ke program kesehatan ibu nasional untuk mendukung peningkatan kepatuhan ANC.
Pemberdayaan kader berbasis pelatihan terstruktur secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap layanan antenatal care.Peningkatan signifikan juga tercermin pada jumlah kunjungan ANC, dengan rata‑rata empat kunjungan di kelompok intervensi dibandingkan tiga kali di kelompok kontrol.Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi model pemberdayaan kader ke dalam program kesehatan ibu untuk meningkatkan kepatuhan ANC.
Pertama, meneliti efektivitas model pemberdayaan kader yang lebih intensif dengan durasi pelatihan panjang dan pengawasan berkelanjutan di berbagai wilayah, baik perkotaan maupun pedesaan, untuk menilai adopsi dan keberlanjutan jangka panjang. Kedua, menggali dampak pemberdayaan kader terhadap hasil kesehatan ibu dan bayi secara longitudinal, termasuk perbaikan dalam persalinan bersalin dan mortalitas neonatal, guna memahami hubungan antara peningkatan kunjungan ANC dan outcome kesehatan. Ketiga, memvalidasi peran teknologi digital, seperti aplikasi pesan singkat atau platform telekonseling, dalam menambah kemampuan kader untuk memberikan edukasi, mengingatkan, dan memantau kunjungan ANC, sehingga dapat mengidentifikasi solusi yang lebih efisien untuk mengatasi hambatan geografis dan keterbatasan sumber daya.
| File size | 504.61 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
JOMPARNDJOMPARND Kunjungan antenatal merupakan komponen penting dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi, baik selama masa kehamilan maupun pasca persalinan. Berdasarkan temuanKunjungan antenatal merupakan komponen penting dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi, baik selama masa kehamilan maupun pasca persalinan. Berdasarkan temuan
UMSBUMSB Analisis statistik McNemar menghasilkan nilai p = 0,000, menegaskan adanya pengaruh positif yang kuat antara penyuluhan dan peningkatan pengetahuan. OlehAnalisis statistik McNemar menghasilkan nilai p = 0,000, menegaskan adanya pengaruh positif yang kuat antara penyuluhan dan peningkatan pengetahuan. Oleh
DIM UNPASDIM UNPAS Temuan ini menyarankan bahwa pengembangan faktor‑faktor tersebut dapat secara signifikan meningkatkan OCB, yang pada gilirannya meningkatkan efektivitasTemuan ini menyarankan bahwa pengembangan faktor‑faktor tersebut dapat secara signifikan meningkatkan OCB, yang pada gilirannya meningkatkan efektivitas
DIM UNPASDIM UNPAS Interviews were conducted with 10 members of the Bia Berek ikat weaving group. The results of this research are different from the proposition that hasInterviews were conducted with 10 members of the Bia Berek ikat weaving group. The results of this research are different from the proposition that has
JCEHJCEH Hasil menunjukkan bahwa Rumah Sakit Brawijaya Kelas III Surabaya telah mengidentifikasi kebutuhan peningkatan strategi promosi kesehatan melalui edukasi,Hasil menunjukkan bahwa Rumah Sakit Brawijaya Kelas III Surabaya telah mengidentifikasi kebutuhan peningkatan strategi promosi kesehatan melalui edukasi,
SARI MUTIARASARI MUTIARA Dengan melaksanakan ANC ibu hamil dapat ditemukan titik permasalahannya sehingga dapat mendeteksi dini masalah yang dihadapi sehingga dapat diatasi danDengan melaksanakan ANC ibu hamil dapat ditemukan titik permasalahannya sehingga dapat mendeteksi dini masalah yang dihadapi sehingga dapat diatasi dan
STIKESNHSTIKESNH Populasi penelitian adalah semua ibu hamil trimester III sebanyak 30 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Teknik sampling yangPopulasi penelitian adalah semua ibu hamil trimester III sebanyak 30 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Teknik sampling yang
STIKESNHSTIKESNH Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh 30 ibu hamil trimester III. Jumlah sampelJenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh 30 ibu hamil trimester III. Jumlah sampel
Useful /
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Penelitian kuasi-eksperimental ini membandingkan efek latihan pernapasan dalam-dalam (DBR) dan bola melahirkan (BB) pada kecemasan, ambang rasa sakit,Penelitian kuasi-eksperimental ini membandingkan efek latihan pernapasan dalam-dalam (DBR) dan bola melahirkan (BB) pada kecemasan, ambang rasa sakit,
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Hospitalisasi dapat memicu kecemasan yang signifikan pada anak prasekolah (usia 3–6 tahun) akibat pemisahan dari lingkungan familiar, prosedur medisHospitalisasi dapat memicu kecemasan yang signifikan pada anak prasekolah (usia 3–6 tahun) akibat pemisahan dari lingkungan familiar, prosedur medis
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara sikap dan perilaku terhadap pencegahan anemia dengan status anemia pada gadis remaja pendengaran. SebuahPenelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara sikap dan perilaku terhadap pencegahan anemia dengan status anemia pada gadis remaja pendengaran. Sebuah
UNISLAUNISLA Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis token yang paling sering digunakan oleh siswa introvert adalah kata benda, verba, pronomen, dan preposisi, sedangkanHasil penelitian menunjukkan bahwa jenis token yang paling sering digunakan oleh siswa introvert adalah kata benda, verba, pronomen, dan preposisi, sedangkan