POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA
KIAKIAAnemia tetap menjadi masalah gizi utama di kalangan remaja, khususnya perempuan, akibat perubahan fisiologis dan asupan diet yang tidak memadai. Remaja pendengaran tidak memiliki akses terbatas ke informasi kesehatan, sehingga belum banyak diteliti peran sikap dan perilaku mereka dalam pencegahan anemia. Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara sikap dan perilaku terhadap pencegahan anemia dengan status anemia pada gadis remaja pendengaran. Sebuah studi lintas sektoral analitis dilakukan di Sekolah Khusus Anak Penyandang Disabilitas 1 Bantul, Yogyakarta, melibatkan 28 gadis remaja pendengaran berusia 10–19 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner terukur yang menilai sikap dan perilaku (Cronbachs α: 0,746 dan 0,827). Kadar hemoglobin diukur menggunakan meter EasyTouch GCHb. Analisis correlasi Spearman Rho menunjukkan korelasi positif kuat antara sikap dengan status anemia (r = 0,681, p = 0,000) dan antara perilaku dengan status anemia (r = 0,708, p = 0,000). Sebagian besar partisipan yang anemik memiliki skor perilaku di bawah rata-rata, dan keluarga mereka cenderung memiliki penghasilan rendah. Temuan ini menegaskan bahwa sikap dan perilaku terhadap pencegahan anemia secara signifikan terkait dengan status anemia pada gadis remaja pendengaran. Meskipun sikap positif tidak selalu tercermin dalam perilaku sehat karena hambatan lingkungan dan sosial-ekonomi, edukasi kesehatan yang disesuaikan dan intervensi lintas sektor (seperti program suplemen zat besi dan upaya media visual) sangat diperlukan untuk menurunkan prevalensi anemia pada populasi ini.
Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara sikap dan perilaku terhadap pencegahan anemia dengan status anemia pada gadis remaja pendengaran.Sikap yang positif dan perilaku preventif (makan makanan kaya zat besi, mematuhi suplemen zat besi) terkait dengan tingkat anemia yang lebih rendah.Namun, tantangan sosial‑ekonomi dan keterbatasan akses informasi dapat menghambat penerapan perilaku sehat, meskipun sikap positif sudah ada.Oleh karena itu, strategi pencegahan anemia harus mencakup pendidikan kesehatan yang dapat diakses secara visual, dukungan keluarga, dan kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi hambatan tersebut.
Pertama, penelitian longitudinal perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang program edukasi kesehatan berbasis bahasa isyarat pada perubahan sikap dan perilaku serta tingkat anemia pada remaja pendengaran. Kedua, uji intervensi terkontrol harus dirancang untuk menilai efektivitas kombinasi suplementasi zat besi, diet berbasis makanan lokal, dan mentoring keluarga dalam meningkatkan kepatuhan dan pengetahuan kesehatan. Ketiga, studi kuantitatif dan kualitatif berskala nasional harus diimplementasikan untuk mengidentifikasi faktor sosio‑ekonomi yang memediasi hubungan antara akses informasi kesehatan dan perilaku pencegahan anemia, sehingga kebijakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan wilayah yang berbeda.
| File size | 426.34 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKBARSTIKBAR Objective: This analysis focused on describing the field of adherence to iron among pregnant mothers with anemia using bibliometric analysis of the literatureObjective: This analysis focused on describing the field of adherence to iron among pregnant mothers with anemia using bibliometric analysis of the literature
POLKESBANPOLKESBAN Substitusi tepung terigu dengan hati ayam, tepung kacang tunggak, dan tepung ubi jalar dapat meningkatkan nilai gizi mi kering dan berpotensi untuk membantuSubstitusi tepung terigu dengan hati ayam, tepung kacang tunggak, dan tepung ubi jalar dapat meningkatkan nilai gizi mi kering dan berpotensi untuk membantu
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Setelah melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. L, umur 24 tahun di Puskesmas Bantarkawung, dapat disimpulkan bahwa Ny. L mengalami anemiaSetelah melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. L, umur 24 tahun di Puskesmas Bantarkawung, dapat disimpulkan bahwa Ny. L mengalami anemia
UNIMMANUNIMMAN Populasi yang diteliti terdiri dari 516 siswi berusia 15–18 tahun di SMAN 3 Cikarang Utara, dengan 92 siswi terpilih sebagai sampel melalui teknik purposivePopulasi yang diteliti terdiri dari 516 siswi berusia 15–18 tahun di SMAN 3 Cikarang Utara, dengan 92 siswi terpilih sebagai sampel melalui teknik purposive
RESEARCHHUBRESEARCHHUB Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi anemia di kalangan siswi SMP Negeri 1 Kintamani mencapai 18,37%, dengan rincian anemia ringan sebesar 12,24%Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi anemia di kalangan siswi SMP Negeri 1 Kintamani mencapai 18,37%, dengan rincian anemia ringan sebesar 12,24%
STIKESMEDISTRA INDONESIASTIKESMEDISTRA INDONESIA Diharapkan media ini dapat menjadi sumber daya dalam meningkatkan kesadaran dan mendorong tindakan pencegahan anemia di kalangan remaja perempuan. MediaDiharapkan media ini dapat menjadi sumber daya dalam meningkatkan kesadaran dan mendorong tindakan pencegahan anemia di kalangan remaja perempuan. Media
UMJ PremiumUMJ Premium Analisis bivariat uji hubungan tingkat asupan seng menggunakan uji Chi-Square dan uji hubungan tingkat asupan vitamin B12 menggunakan Fisher Exact. Hasil:Analisis bivariat uji hubungan tingkat asupan seng menggunakan uji Chi-Square dan uji hubungan tingkat asupan vitamin B12 menggunakan Fisher Exact. Hasil:
GLOBALECONEDUGLOBALECONEDU Anemia in pregnancy, if not detected and treated early, can reduce the quality of the health of the mother and fetus during pregnancy, childbirth, postpartum,Anemia in pregnancy, if not detected and treated early, can reduce the quality of the health of the mother and fetus during pregnancy, childbirth, postpartum,
Useful /
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Studi ini menekankan kompleksitas pengasuhan ibu dalam hubungannya dengan stunting pada bayi di lingkungan perkotaan berpenghasilan rendah.meskipun komitmenStudi ini menekankan kompleksitas pengasuhan ibu dalam hubungannya dengan stunting pada bayi di lingkungan perkotaan berpenghasilan rendah.meskipun komitmen
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Ditemukan peningkatan signifikan pada perkembangan anak di kedua kelompok, namun rata‑rata skor perkembangan pada kelompok yang menggunakan Bambi ActivityDitemukan peningkatan signifikan pada perkembangan anak di kedua kelompok, namun rata‑rata skor perkembangan pada kelompok yang menggunakan Bambi Activity
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Sempoating media secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi remaja dalam pencegahan stunting. Media interaktif ini, yang menggabungkanSempoating media secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi remaja dalam pencegahan stunting. Media interaktif ini, yang menggabungkan
IIMSIIMS Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas I Sekolah Dasar, menggunakan media kartu kata. Meskipun siswa sudah mengenalPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas I Sekolah Dasar, menggunakan media kartu kata. Meskipun siswa sudah mengenal