POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR

Jurnal Penyuluhan PertanianJurnal Penyuluhan Pertanian

Kecamatan Tarogong Kidul termasuk kedalam Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) sebagai kawasan perkotaan. Preferensi pemuda tani terhadap pertanian perkotaan sangat penting dalam pelaksanaan kegiatan pertanian perkotaan di Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut. Pengkajian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat preferensi pemuda tani, faktor‑faktor yang memengaruhi preferensi pemuda tani, dan merumuskan strategi peningkatan preferensi pemuda tani terhadap pertanian perkotaan. Pengkajian dilakukan di Kelurahan Sukakarya, Kelurahan Sukagalih, dan Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut. Sampel penelitian terdiri dari 40 orang pemuda tani berumur 15‑35 tahun yang merupakan bagian dari kelompok pemuda tani, keluarga pertanian, maupun buruh tani. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan Slovin. Data diolah menggunakan teknik analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda, dan analisis konkordansi Kendalls W. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa preferensi pemuda tani mencapai 65 % memilih/cenderung/suka terhadap pertanian perkotaan. Faktor‑faktor yang memengaruhi preferensi pemuda tani terhadap pertanian perkotaan adalah jenis lokasi dan orientasi pasar dari pertanian perkotaan. Strategi peningkatan preferensi pemuda tani dapat dilakukan dengan memperkenalkan teknologi pertanian perkotaan yang spesifik lokasi serta memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif melalui metode yang tepat sasaran melalui kegiatan penyuluhan.

Sebagian besar pemuda tani (65 %) di Kecamatan Tarogong Kidul menunjukkan preferensi yang baik terhadap pertanian perkotaan.Analisis menunjukkan bahwa jenis lokasi dan orientasi pasar merupakan faktor utama yang memengaruhi preferensi tersebut.Oleh karena itu, strategi peningkatan preferensi meliputi pendidikan non‑formal, pengenalan teknologi pertanian perkotaan yang sesuai lokasi, serta pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif melalui penyuluhan terarah.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penerapan teknologi pertanian perkotaan yang disesuaikan dengan karakteristik lokasi spesifik terhadap peningkatan hasil produksi dan pendapatan pemuda tani; selanjutnya, perlu dilakukan studi mengenai peran platform digital pasar dalam memperkuat orientasi pasar dan akses jual‑beli bagi pemuda tani di wilayah perkotaan; terakhir, penelitian longitudinal yang menilai dampak sosial‑ekonomi jangka panjang dari konversi lahan tidur menjadi lahan pertanian perkotaan, termasuk aspek keberlanjutan lingkungan, inklusi sosial, dan perubahan perilaku komunitas, akan memberikan insight penting untuk kebijakan penyuluhan dan pengembangan wilayah.

Read online
File size210.09 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test