POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR

Jurnal Penyuluhan PertanianJurnal Penyuluhan Pertanian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal lulus uji benih padi bersertifikat dan untuk mengetahui strategi kelompok tani dalam meningkatkan produksi lulus uji benih di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Metode penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Faktor kekuatan meliputi produksi benih padi yang tinggi, pengalaman petani, ketersediaan sarana dan prasarana, kekompakan pengurus dan anggota kelompok, dan lahan yang mendukung. Faktor kelemahan meliputi permodalan kelompok tani yang minim, penerapan teknologi belum sepenuhnya terpakai, hanya memproduksi beberapa varietas benih, kurangnya teknologi penyimpanan benih, kurangnya evaluasi. Faktor peluang kebijakan pemerintah dalam pengembangan kelembagaan, bantuan pemerintah, tersedianya balai pengujian benih, permintaan benih padi, kerja sama pemasaran dan jangkauan pasar. Faktor ancaman meliputi harga benih padi yang tidak stabil, perubahan iklim, hama dan penyakit, lama waktu pengujian benih dan biaya produksi. Hasil menunjukkan bahwa posisi strategi peningkatan produksi lulus uji benih padi bersertifikat berada pada kuadran I yaitu strategi kombinasi SO (strength‑Opportunities). Strategi agresif memiliki yaitu memanfaatkan peluang secara maksimal. Alternatif strategi meningkatkan sistem pengairan di lahan penangkaran, meningkatkan pengalaman berusahatani, meningkatkan penggunaan sarana dan prasarana, meningkatkan kekompakkan pengurus dan anggota kelompok tani, meningkatkan produksi benih.

Berdasarkan hasil identifikasi, faktor internal kekuatan meliputi produksi benih padi yang tinggi, pengalaman petani, ketersediaan prasarana, kekompakan pengurus, dan lahan penangkaran, sedangkan kelemahan utama adalah permodalan minim, penerapan teknologi belum optimal, variasi varietas terbatas, serta kurangnya teknologi penyimpanan dan evaluasi.Faktor eksternal peluang mencakup kebijakan pemerintah, bantuan, dukungan balai pengujian, permintaan tinggi, dan kerja sama pemasaran, sementara ancaman meliputi harga benih tidak stabil, perubahan iklim, hama dan penyakit, lama waktu pengujian, serta biaya produksi tinggi.Analisis SWOT menunjukkan strategi agresif SO pada kuadran I, sehingga kelompok tani harus memanfaatkan peluang tersebut untuk meningkatkan produksi benih padi bersertifikat.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana penerapan teknologi irigasi presisi mempengaruhi produksi benih padi bersertifikat di daerah dengan kondisi iklim serupa, dengan analisis biaya‑manfaat dan ketahanan terhadap perubahan iklim; selanjutnya, studi dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan partisipatif bagi kelompok tani dalam mengadopsi teknologi penyimpanan benih dan praktik pasca panen, serta mengukur dampaknya terhadap kualitas benih dan tingkat kelulusan uji; terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi rantai nilai berbasis pasar untuk kelompok tani benih bersertifikat, meneliti strategi branding, stabilitas harga, dan peningkatan pendapatan petani melalui pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif. Semua ide tersebut diharapkan dapat memperkuat strategi agribisnis berkelanjutan bagi kelompok tani di wilayah Batang Asam.

Read online
File size363.63 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test