POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR

Jurnal Penyuluhan PertanianJurnal Penyuluhan Pertanian

Integrasi peternakan puyuh dengan Black Soldier Fly Larvae (BSFL) memiliki potensi untuk mendukung ekonomi sirkular dan menawarkan berbagai manfaat untuk keberlanjutan masa depan. Untuk mempromosikan sistem pertanian yang berkelanjutan, penting untuk memeriksa persepsi petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi mereka terhadap sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami biokonversi BSFL menggunakan kotoran puyuh sebagai substrat, potensi model pertanian terintegrasi, dan persepsi petani terhadap BSFL. Penelitian ini dilakukan dari Juli 2023 hingga Maret 2024. Data biokonversi BSFL dikumpulkan melalui studi observasional dan teknik pengukuran. Data kinerja produksi dan ekonomi, serta persepsi petani, diperoleh melalui kombinasi observasi, survei, dan wawancara mendalam dengan 11 petani puyuh. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode deskriptif dan komparatif, menggunakan Microsoft Excel, SPSS 22, dan Minitab 20. Temuan menunjukkan bahwa kombinasi fenolik organik yang ditambahkan ke pakan puyuh dan kotoran yang difermentasi yang digunakan sebagai substrat untuk BSFL menghasilkan nilai biokonversi optimal. Temuan lain yang menonjol adalah bahwa pertanian puyuh terintegrasi menghasilkan kinerja ekonomi yang lebih baik karena mampu menghasilkan nilai tambah. Namun, perlu dicatat bahwa petani menunjukkan tingkat pengetahuan dan persepsi yang bervariasi tentang BSFL. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya meningkatkan kinerja produksi, ekonomi, sosial, dan lingkungan dengan mendorong ekonomi sirkular melalui pendekatan terintegrasi dengan mengintegrasikan peternakan puyuh dengan BSFL. Namun, program pendidikan dan pelatihan, bimbingan terkait aspek teknis produksi puyuh-BSFL, dan bantuan keuangan, sangat penting untuk meningkatkan tingkat adopsi pendekatan terintegrasi ini.

Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya meningkatkan kinerja produksi, ekonomi, sosial, dan lingkungan dengan mendorong ekonomi sirkular melalui pendekatan terintegrasi dengan mengintegrasikan peternakan puyuh dengan BSFL.Namun, program pendidikan dan pelatihan, bimbingan terkait aspek teknis produksi puyuh-BSFL, dan bantuan keuangan, sangat penting untuk meningkatkan tingkat adopsi pendekatan terintegrasi ini.

Untuk meningkatkan adopsi pendekatan terintegrasi puyuh-BSFL, penting untuk mempertimbangkan pendidikan dan pelatihan, bimbingan teknis, serta bantuan keuangan. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan fenolik organik dalam pakan puyuh dan fermentasi kotoran sebagai substrat untuk meningkatkan biokonversi BSFL. Penelitian ini juga dapat fokus pada dampak sosial dan lingkungan dari model pertanian terintegrasi ini, serta potensi manfaatnya bagi petani dan masyarakat secara keseluruhan.

  1. Agricultural Research Communication Centre | ARCC Journals | Since 1967. agricultural research centre... arccjournals.com/journal/bhartiya-krishi-anusandhan-patrika/BKAP602Agricultural Research Communication Centre ARCC Journals Since 1967 agricultural research centre arccjournals journal bhartiya krishi anusandhan patrika BKAP602
  2.  . 0 doi.org/10.3390/agriculture13061239A 0 doi 10 3390 agriculture13061239
  3. Quail-Black Soldier Fly Larvae (BSFL) Integrated Farming: Bioconversion Efficiency, Economic Viability,... doi.org/10.51852/5c6bw519Quail Black Soldier Fly Larvae BSFL Integrated Farming Bioconversion Efficiency Economic Viability doi 10 51852 5c6bw519
  4. Brazil - Potential Value of Using Insect Meal As an Alternative Protein Source for Japanese Quail Diet... doi.org/10.1590/1806-9061-2017-0700Brazil Potential Value of Using Insect Meal As an Alternative Protein Source for Japanese Quail Diet doi 10 1590 1806 9061 2017 0700
Read online
File size475.08 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test