UNNESUNNES

Prosiding Simposium Nasional Kepemimpinan Perguruan Tinggi IndonesiaProsiding Simposium Nasional Kepemimpinan Perguruan Tinggi Indonesia

Perkembangan teknologi informasi telah merambah ke segala bidang, salah satunya adalah pendidikan. Diyakini bahwa kualitas pendidikan akan meningkat seiring dengan implementasi teknologi informasi. Salah satu bidang dalam pendidikan yang memegang peranan penting adalah proses belajar mengajar. Untuk meningkatkan proses belajar mengajar dan memberikan pendidikan yang berkualitas, terdapat banyak teknologi yang menjanjikan seperti Artificial Intelligence (AI), cloud computing dan Internet of Things. Di negara-negara berkembang penerapan AI dalam Pendidikan masih pada tahap awal. Saat ini, berbagai organisasi pendidikan menyadari pentingnya memperkenalkan teknologi ke dalam proses pembelajarannya. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengilustrasikan potensi implementasi AI untuk meningkatkan mutu proses belajar mengajar. Untuk mencapai tujuan tersebut metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur dari berbagai jurnal terkait implementasi AI dalam pendidikan. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan AI memiliki dampak positif dan negatif dalam proses pembelajaran. Pimpinan/pengambil kebijakan di institusi pendidikan perlu menetapkan kebijakan untuk mendorong dampak positifnya dan menekan dampak negatifnya.

Integrasi AI dalam pendidikan menawarkan serangkaian manfaat yang meningkatkan langsung pengalaman belajar siswa.Pembelajaran yang dipersonalisasi, umpan balik peningkatan kolaborasi, akses ke sumber daya pendidikan, analisis pembelajaran cerdas, dan dukungan pembelajaran berkelanjutan adalah beberapa keunggulan AI dalam pendidikan.Dengan memanfaatkan teknologi AI, pendidik dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang dinamis dan menarik yang memenuhi kebutuhan dan preferensi unik siswa, sehingga menghasilkan peningkatan hasil belajar siswa.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas pembelajaran yang dipersonalisasi menggunakan AI pada berbagai program studi di perguruan tinggi, dengan membandingkan hasil akademik dan kepuasan mahasiswa antara kelas tradisional dan kelas berbasis AI; selanjutnya, penting untuk menyelidiki persepsi mahasiswa dan aspek etika penggunaan AI dalam penilaian, khususnya terkait keadilan, transparansi, dan potensi bias algoritma, guna memberikan pedoman kebijakan yang responsif; terakhir, dapat dikembangkan model pembelajaran hibrida yang menggabungkan tutor manusia dengan asisten AI, kemudian melakukan studi longitudinal untuk menilai dampaknya terhadap motivasi belajar, keterlibatan, dan pencapaian kompetensi kritis mahasiswa.

Read online
File size187.23 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test