UNPUNP

Journal of Education, Cultural and PoliticsJournal of Education, Cultural and Politics

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami peran pembina dalam mengembangkan sikap disiplin siswa serta masalah yang dihadapi oleh pembina dalam program Kegiatan Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) di Sekolah Menengah Atas Negeri (MAN) 1 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian fenomenologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pembina berperan dalam mengembangkan sikap disiplin siswa melalui partisipasinya sebagai role model, guide, motivator, supervisor, penegak aturan, dan evaluator dalam setiap kegiatan PMR; 2) strategi yang diterapkan adalah memberikan contoh langsung dengan menerapkan dan mengikuti aturan MAN 1 Mataram dan PMR, pendekatan anggota dengan penuh perhatian, memberikan peringatan dan sanksi tegas.

Penelitian ini menegaskan bahwa pembina berperan sebagai teladan, pembimbing, motivator, pengawas, penegak aturan, dan evaluator dalam setiap kegiatan ekstrakurikuler PMR.Sebagai teladan, pembina hadir untuk memberikan contoh yang baik kepada siswa dengan melaksanakan semua aturan yang ada di MAN 1 Mataram.Sebagai pembimbing, pembina mendampingi siswa dalam melaksanakan semua kegiatan ekstrakurikuler PMR.Sebagai motivator, pembina memberikan dorongan dan motivasi kepada siswa untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.Sebagai pengawas, pembina mengawasi pelaksanaan ekstrakurikuler secara langsung atau tidak langsung.Sebagai penegak aturan dan evaluator, pembina memastikan bahwa pelaksanaan ekstrakurikuler PMR berjalan sesuai dengan aturan yang ada di MAN 1 Mataram.Strategi yang diterapkan pembina dalam mengembangkan sikap disiplin siswa adalah memberikan contoh langsung dengan melaksanakan dan mengikuti tata tertib sekolah dan PMR, melakukan pendekatan dengan merangkul anggotanya, memberikan teguran dan sanksi tegas apabila terjadi pelanggaran tata tertib, dan memberikan arahan yang baik dalam melaksanakan tugas masing-masing.Meskipun terkadang pembina mengalami kendala tidak hadir secara langsung dalam pelatihan, siswa memiliki kesadaran yang tinggi akan sikap disiplin sehingga tidak terdapat permasalahan atau kendala yang berarti selama menjalankan peran sebagai pembina ekstrakurikuler.Secara umum, pembina PMR memiliki peranan yang sangat penting dalam mengembangkan sikap disiplin siswa di MAN 1 Mataram.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara peran pembina dalam mengembangkan sikap disiplin siswa di MAN 1 Mataram dengan sekolah lain yang memiliki program ekstrakurikuler PMR. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang dampak jangka panjang dari kegiatan ekstrakurikuler PMR terhadap karakter disiplin siswa, serta bagaimana peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung pengembangan karakter disiplin siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Read online
File size278.58 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test