KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL

International Journal Of The WorldInternational Journal Of The World

Tujuan penelitian ini adalah menerapkan teknik Thought Stopping dalam mengatasi atau mengurangi trauma pada remaja yang menjadi korban penipuan, dan peneliti membantu membangun dan mengganti pola pikir negatif korban menjadi pikiran positif. Persahabatan atau pertemanan adalah hubungan dekat antara satu individu dengan individu lainnya. Teman-teman memainkan peran penting dalam membentuk perilaku dan pola hidup seseorang secara keseluruhan. Setiap persahabatan berpotensi membawa pengaruh positif dan negatif. Ketika individu bergaul dengan orang-orang yang berperilaku positif, mereka cenderung mengadopsi sifat-sifat positif serupa. Sebaliknya, bergaul dengan individu yang berperilaku negatif juga dapat menyebabkan pengaruh negatif dalam kehidupan seseorang.

Masa remaja adalah tahap perkembangan yang rentan, di mana hubungan sosial, khususnya persahabatan, memainkan peran penting dalam membentuk kesejahteraan emosional dan psikologis.Eksposur remaja terhadap hubungan online yang semakin meningkat, meskipun menawarkan konektivitas sosial, juga membawa risiko signifikan seperti penipuan.Pengalaman penipuan online dapat menyebabkan trauma psikologis yang ditandai dengan rasa takut, kecemasan, ketidakpercayaan, dan pola pikir maladaptif yang mengganggu perkembangan sosial yang sehat dan stabilitas emosional.Penerapan Terapi Perilaku Kognitif melalui teknik Thought Stopping terbukti menjadi intervensi yang efektif dalam mengatasi trauma yang dialami oleh remaja korban penipuan online.Dengan membantu individu secara sadar menginterupsi pikiran otomatis negatif dan menggantinya dengan kognisi yang lebih adaptif, teknik ini mendukung regulasi emosi, mengurangi gejala trauma, dan membangun kembali kepercayaan sosial.Pada akhirnya, Thought Stopping tidak hanya membantu remaja mengatasi dampak psikologis dari pengalaman traumatis, tetapi juga melengkapinya dengan keterampilan kognitif yang mempromosikan ketahanan, interaksi sosial yang lebih sehat, dan kesejahteraan mental yang lebih baik dalam menghadapi tantangan era digital.

Berdasarkan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut efek jangka panjang dari teknik Thought Stopping pada remaja korban penipuan online, terutama dalam hal pemulihan emosional dan pembentukan kepercayaan sosial yang sehat. 2. Meneliti efektivitas teknik Thought Stopping dalam konteks budaya dan lingkungan sosial yang berbeda, untuk memahami apakah teknik ini dapat diterapkan secara universal atau apakah perlu disesuaikan dengan konteks tertentu. 3. Mengembangkan strategi intervensi komprehensif yang menggabungkan teknik Thought Stopping dengan pendekatan lain, seperti terapi kelompok atau dukungan sosial, untuk meningkatkan efektivitas dalam mengatasi trauma pada remaja korban penipuan online.

Read online
File size202.04 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test