IBRAHIMYIBRAHIMY

PSYCOMEDIA : Jurnal PsikologiPSYCOMEDIA : Jurnal Psikologi

Permasalahan efektivitas kerja sering dialami oleh berbagai organisasi dan dipengaruhi oleh faktor psikologis maupun faktor eksternal. PT X sebagai perusahaan manufaktur mengalami penurunan produktivitas yang ditandai dengan meningkatnya kesalahan kerja dan keterlambatan penyelesaian tugas, sehingga menunjukkan adanya permasalahan efektivitas kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional dan dukungan atasan terhadap efektivitas kerja karyawan di PT X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain asosiatif. Subjek penelitian adalah seluruh karyawan PT X di Cikarang yang berjumlah 63 orang dan ditentukan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, sedangkan teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan dukungan atasan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas kerja karyawan dapat ditingkatkan melalui pengelolaan emosi yang baik serta dukungan atasan yang optimal. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk mengembangkan program pelatihan kecerdasan emosional dan memperkuat peran kepemimpinan yang suportif guna meningkatkan efektivitas kerja karyawan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan dukungan atasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja karyawan di PT X.Karyawan dengan kecerdasan emosional tinggi dapat mengelola emosi dan bekerja secara lebih efektif, sementara dukungan atasan yang meliputi arahan, perhatian, dan umpan balik konstruktif meningkatkan motivasi serta keterlibatan kerja.Integrasi kedua faktor tersebut memberikan kontribusi penting bagi pengembangan psikologi industri dan organisasi dalam konteks manufaktur.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi dampak program pelatihan kecerdasan emosional terhadap efektivitas kerja selama periode enam hingga dua belas bulan, sehingga dapat mengidentifikasi perubahan yang berkelanjutan dan faktor-faktor yang mempengaruhi retensi manfaat pelatihan. Kedua, peneliti dapat meneliti peran mediasi kohesi tim dalam hubungan antara kecerdasan emosional, dukungan atasan, dan efektivitas kerja, dengan mengukur sejauh mana rasa kebersamaan antar anggota tim memperkuat atau melemahkan efek kedua variabel utama. Ketiga, dilakukan perbandingan lintas perusahaan manufaktur yang berbeda dalam ukuran, budaya organisasi, dan struktur hierarki untuk menguji generalisasi temuan serta mengidentifikasi konteks spesifik yang memperkuat atau mengurangi pengaruh kecerdasan emosional dan dukungan atasan. Semua penelitian tersebut diharapkan memberikan wawasan yang lebih komprehensif bagi praktisi sumber daya manusia dan akademisi dalam merancang intervensi yang lebih tepat sasaran.

  1. PENCAPAIAN EFEKTIVITAS KERJA MELALUI OPTIMALISASI KECERDASAN EMOSIONAL DAN PEMBERIAN BEBAN KERJA SECARA... doi.org/10.52310/jbhorizon.v5i1.72PENCAPAIAN EFEKTIVITAS KERJA MELALUI OPTIMALISASI KECERDASAN EMOSIONAL DAN PEMBERIAN BEBAN KERJA SECARA doi 10 52310 jbhorizon v5i1 72
  2. Family‐supportive supervisor behaviors: A review and recommendations for research and practice... doi.org/10.1002/job.2320FamilyyAAAasupportive supervisor behaviors A review and recommendations for research and practice doi 10 1002 job 2320
  3. Emotional Intelligence - Peter Salovey, John D. Mayer, 1990. emotional intelligence peter salovey john... journals.sagepub.com/doi/10.2190/DUGG-P24E-52WK-6CDGEmotional Intelligence Peter Salovey John D Mayer 1990 emotional intelligence peter salovey john journals sagepub doi 10 2190 DUGG P24E 52WK 6CDG
Read online
File size801.48 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test