GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER

Jurnal Greenation Pertanian dan PerkebunanJurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan

Penelitian ini mempelajari pengaruh dosis pupuk kandang ayam petelur terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah serta menilai dosis terbaik untuk meningkatkan produktivitas. Metode percobaan lapangan dengan desain acak kelompok (RAK) 6 perlakuan dan ulangan 4 kali dilaksanakan di kebun Kimia Agro Lembang pada bulan Juli–Agustus 2023. Hasil menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam petelur berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar per tanaman, bobot segar per petak, dan bobot kering per tanaman, sementara tidak mempengaruhi nisbah pupus akar. Perawatan dosis maksimum (30 t ha⁻¹) memberikan hasil terbaik dalam hal jumlah daun dan bobot segar per tanaman.

Pemberian dosis pupuk kandang ayam petelur mempengaruhi pertumbuhan dan hasil selada merah, khususnya tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar per tanaman, bobot segar per petak, dan bobot kering per tanaman, namun tidak mempengaruhi nisbah pupus akar.Perlakuan dosis maksimum (30 t ha⁻¹) memberikan hasil terbaik pada jumlah daun dan bobot segar per tanaman.Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi dosis yang sama di tempat dan musim berbeda untuk memperluas pemahaman tentang penerapan praktis.

Pertama, lakukan penelitian eksperimental di wilayah tropis dengan varietas selada merah yang sama untuk menilai apakah dosis 30 t ha⁻¹ tetap optimal di kondisi iklim dan tanah yang berbeda. Kedua, uji interaksi antara pupuk kandang ayam petelur dan NPK sintetis guna mengetahui apakah kombinasi dapat meningkatkan efisiensi nitrogen dan mengurangi dosis pupuk organik. Ketiga, kaji efek jangka panjang dari aplikasi berulang pupuk kandang ayam petelur pada struktur tanah, mikrobiota, dan kualitas hasil kupasannya agar rekomendasi dosis dapat disesuaikan secara berkelanjutan. Keempat, lakukan survei ketersediaan bahan organik di tingkat lokal untuk mengembangkan model pengalokasian pupuk yang ramah lingkungan dan ekonomis bagi petani kecil. Kelima, usulkan sistem monitoring digital berbasis sensor tanah yang mengukur kadar nutrisi secara real‑time sehingga petani dapat menyesuaikan aplikasinya secara tepat waktu dan dosis.

  1. Vol. 3 No. 1 (2025): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Februari 2025) | Jurnal Greenation... doi.org/10.38035/jgpp.v3i1Vol 3 No 1 2025 JGPP Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Februari 2025 Jurnal Greenation doi 10 38035 jgpp v3i1
Read online
File size281.02 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test