MAHESA CENTERMAHESA CENTER
Jurnal Pendidikan dan Penciptaan SeniJurnal Pendidikan dan Penciptaan SeniArtikel ini membahas tentang pengajaran kritik seni di perguruan tinggi. Dewasa ini mulai marak penggunaan pendekatan yang tidak bersifat konvensional, atau hanya menggunakan pendekatan formalistik. Karena untuk membahas karya seni kontemporer yang mewacanakan ide-ide kontemporer yang semakin beragam, bahkan menjadi semakin sulit untuk dimaknai, digunakan alternatif pendekatan semiotika. Salah satunya mengacu pada pemikiran Umberto Eco. Salah satu teori yang dapat digunakan disebut Teori Dusta. Teori ini merupakan pendekatan menafsirkan tanda yang menarik pada matakuliah kritik seni kontemporer. Dalam penggunaan teori tersebut dibutuhkan sistematikan, dan penerapan berdasarkan kaidah semiotika. Hal ini merupakan upaya untuk memberikan wawasan pada mahasiswa di Perguruan Tinggi Seni dalam memahami munculnya karya seni kontemporer yang bersifat multi interpretatif, multitafsir, dan bersifat subjektif.
Teori Dusta dapat dipahami dalam konteks semiotika sebagai hasil dari proses semiosis, bukan sebagai kebohongan secara harfiah.Produk budaya, seberagam dan sesulit apa pun bentuk visualnya, dapat dipahami maknanya melalui pendekatan semiotika dengan hasil yang bersifat multi tafsir dan subjektif.Setiap penafsiran bersifat unik dan dapat berbeda dari maksud pencipta, sehingga setiap interpretasi pada dasarnya merupakan bentuk misinterpretasi.
Pertama, perlu dikembangkan penelitian tentang bagaimana mahasiswa seni rupa memahami dan menerapkan Teori Dusta Eco dalam menganalisis karya seni kontemporer di luar konteks kelas, untuk melihat efektivitas pendekatan ini dalam dunia nyata. Kedua, dapat dilakukan studi komparatif antara pendekatan semiotika dan pendekatan formalistik dalam pengajaran kritik seni, dengan fokus pada perkembangan kemampuan analisis kritis dan kreativitas mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh latar belakang budaya dan sosial mahasiswa terhadap proses penafsiran karya seni menggunakan pendekatan semiotika, mengingat sifat tafsir yang subjektif dan kontekstual. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih utuh tentang relevansi dan adaptasi pendekatan semiotika dalam pendidikan seni di Indonesia. Selain itu, studi tentang representasi isu-isu sosial dalam karya seni kontemporer lokal melalui pendekatan semiotika juga dapat menjadi arah baru. Penelitian bisa mengeksplorasi bagaimana seniman muda menyampaikan kritik sosial melalui simbol dan tanda. Pendalaman pada proses semiosis dalam karya seni tiga dimensi juga layak dikaji, karena berbeda dengan seni dua dimensi atau iklan. Faktor ruang, material, dan interaksi penonton bisa menjadi fokus analisis baru. Pengembangan modul pembelajaran berbasis Teori Dusta yang interaktif dan terukur juga penting untuk diteliti. Akhirnya, penting untuk mengevaluasi lama waktu yang dibutuhkan mahasiswa untuk menguasai pendekatan ini secara mandiri, serta hambatan apa yang mereka alami selama proses belajar.
| File size | 350.89 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Tujuan akhir negara, menurut Plato, adalah menciptakan kebahagiaan kolektif melalui harmoni dan keteraturan. Artikel ini juga mengkaji relevansi pemikiranTujuan akhir negara, menurut Plato, adalah menciptakan kebahagiaan kolektif melalui harmoni dan keteraturan. Artikel ini juga mengkaji relevansi pemikiran
UIADUIAD Dengan demikian, penelitian memberikan panduan teoretis dan praktis bagi ulama kritikus hadis dalam menentukan sahihnya sebuah hadis. Penelitian ini menunjukkanDengan demikian, penelitian memberikan panduan teoretis dan praktis bagi ulama kritikus hadis dalam menentukan sahihnya sebuah hadis. Penelitian ini menunjukkan
ABULYATAMAABULYATAMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pembelajaran siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan video lebih efektif dibandingkan dengan hasil pembelajaranHasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pembelajaran siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan video lebih efektif dibandingkan dengan hasil pembelajaran
STAITARUNASTAITARUNA Kesimpulannya, penguasaan Qirâah al‑Kutb oleh mahasiswa studi keislaman melalui teori semantik kontekstual sangat penting karena memberikan kerangkaKesimpulannya, penguasaan Qirâah al‑Kutb oleh mahasiswa studi keislaman melalui teori semantik kontekstual sangat penting karena memberikan kerangka
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN pengembangan soft skill data bagi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Angkatan 2023 Universitas Megarezky telah berhasil dilaksanakan dengan baik.pengembangan soft skill data bagi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Angkatan 2023 Universitas Megarezky telah berhasil dilaksanakan dengan baik.
UNUDUNUD Hasil menunjukkan bahwa ritual tersebut mencerminkan harmoni spiritual, sosial, dan lingkungan sambil menghadapi tekanan pariwisata, serta menawarkan strategiHasil menunjukkan bahwa ritual tersebut mencerminkan harmoni spiritual, sosial, dan lingkungan sambil menghadapi tekanan pariwisata, serta menawarkan strategi
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Hasil penelitian menunjukkan, bahwa model pembelajaran kooperatif merupakan cara yang tepat untuk merangsang rasa ingin tahu siswa terhadap materi pelajaranHasil penelitian menunjukkan, bahwa model pembelajaran kooperatif merupakan cara yang tepat untuk merangsang rasa ingin tahu siswa terhadap materi pelajaran
IAINSORONGIAINSORONG Penggunaan periodesasi sejarah membantu memahami rentetan waktu, peristiwa penting, serta dinamika sejarah itu sendiri, sehingga pembahasannya perlu terusPenggunaan periodesasi sejarah membantu memahami rentetan waktu, peristiwa penting, serta dinamika sejarah itu sendiri, sehingga pembahasannya perlu terus
Useful /
STAITARUNASTAITARUNA Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi filsafat pendidikan dalam menganalisis dan memberikan solusi terhadap permasalahan pendidikan diTulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi filsafat pendidikan dalam menganalisis dan memberikan solusi terhadap permasalahan pendidikan di
STAITARUNASTAITARUNA Sementara itu, perintah mengusap kepala (ar- ras) mengandung makna mengusap rambut. Keseluruhan simbol ini menegaskan bahwa wudhu tidak hanya dimaksudkanSementara itu, perintah mengusap kepala (ar- ras) mengandung makna mengusap rambut. Keseluruhan simbol ini menegaskan bahwa wudhu tidak hanya dimaksudkan
STAITARUNASTAITARUNA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program ubudiyah dalam membentuk generasi taat ibadah di SB Ampang, Selangor, Kuala Lumpur. LatarPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program ubudiyah dalam membentuk generasi taat ibadah di SB Ampang, Selangor, Kuala Lumpur. Latar
IBSIBS Temuan ini diperdalam dengan memasukkan variabel kinerja keuangan dan tata kelola (GCG), dengan konsentrasi pada perusahaan non-keuangan yang tercatatTemuan ini diperdalam dengan memasukkan variabel kinerja keuangan dan tata kelola (GCG), dengan konsentrasi pada perusahaan non-keuangan yang tercatat