UNPADUNPAD
Focus : Jurnal Pekerjaan SosialFocus : Jurnal Pekerjaan SosialTulisan ini memperkenalkan sebuah model pendidikan multidimensi yang dirancang untuk menyiapkan fasilitator pengasuhan berbasis komunitas melalui pendekatan spiritual capability. Model ini merujuk pada psikologi Islam, Capability Approach dari Amartya Sen, serta pedagogi pekerjaan sosial. Tujuannya adalah membentuk tidak hanya mampu memberikan bimbingan teknis dalam pengasuhan, tetapi juga menumbuhkan fitrah, ketangguhan, dan literasi spiritual dalam keluarga. Secara metodologis, model ini dikembangkan melalui studi literatur yang mencakup tiga tahapan: sintesis konseptual, prototipe kurikulum, dan implementasi lapangan. Tahap konseptual memetakan konstruksi utama dari khazanah keilmuan Islam klasik (Al-Balkhi, Al-Ghazali) dan kerangka kontemporer (Rothman, rubrik Awaad, Keshavarzi), yang menghasilkan kapabilitas spiritual yang disesuaikan untuk konteks pengasuhan. Temuan menunjukkan bahwa kapabilitas spiritual bukan sekadar sifat personal, melainkan kompetensi yang dapat diajarkan dan diukur, dengan implikasi transformatif bagi kesejahteraan sosial. Dengan mengintegrasikan pendidikan berbasis jiwa dalam fasilitasi pengasuhan, model ini menawarkan jalur pengembangan karakter, ketahanan kesehatan mental, dan pemberdayaan lintas generasi.
Model pendidikan ini menegaskan bahwa kapabilitas spiritual dapat diajarkan dan diukur, serta berfungsi sebagai kompetensi transformatif bagi kesejahteraan sosial.Penerapan model ini diharapkan memperkuat karakter, meningkatkan ketahanan mental, dan memberdayakan keluarga secara lintas generasi.Implementasi harus dilengkapi dengan pelatihan berkelanjutan dan evaluasi berbasis praktik komunitas untuk mencapai dampak yang berkelanjutan.
Pertama, lakukan uji coba berkelanjutan dalam beberapa daerah dengan tingkat kepadatan penduduk berbeda untuk menilai keberlanjutan model dan menyesuaikannya dengan kebutuhan lokal. Kedua, telaah dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan mental anak dan orang tua menggunakan metode longitudinal, sehingga dapat dilihat perubahan pada kebiasaan spiritual dan hubungan keluarga seiring waktu. Ketiga, kembangkan modul pelatihan tambahan yang mengintegrasikan media digital interaktif sehingga fasilitator dapat menyebarkan konsep spiritual capability melalui platform online, memperluas jangkauan dan memudahkan proses pembelajaran bagi pemangku kepentingan yang jarang terlibat langsung di komunitas.
| File size | 308.13 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIPSILIWANGISTKIPSILIWANGI Hasil menunjukkan bahwa 56,25% ucapan menggunakan kesopanan positif, 18,75% kesopanan negatif, 18,75% bald-on-record, dan 6,25% off-record. Temuan iniHasil menunjukkan bahwa 56,25% ucapan menggunakan kesopanan positif, 18,75% kesopanan negatif, 18,75% bald-on-record, dan 6,25% off-record. Temuan ini
PAPANDAPAPANDA Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep dan hasil belajarHasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep dan hasil belajar
JBASICJBASIC Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Make a Match efektif meningkatkan antusiasme belajar dan berkontribusi pada penguatan karakter sosial siswa sekolahPenelitian ini menyimpulkan bahwa model Make a Match efektif meningkatkan antusiasme belajar dan berkontribusi pada penguatan karakter sosial siswa sekolah
AMIKOM PURWOKERTOAMIKOM PURWOKERTO Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) merupakan sektor vital bagi perekonomian Indonesia, namun kinerjanya yang fluktuatif kini menghadapi tantanganIndustri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) merupakan sektor vital bagi perekonomian Indonesia, namun kinerjanya yang fluktuatif kini menghadapi tantangan
UNDHARIUNDHARI Pada siklus II, ketuntasan klasikal mencapai 88,2% atau 15 dari 17 siswa, melampaui target 80%, setelah dilakukan perbaikan media visual dan strategi diskusi.Pada siklus II, ketuntasan klasikal mencapai 88,2% atau 15 dari 17 siswa, melampaui target 80%, setelah dilakukan perbaikan media visual dan strategi diskusi.
JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN Penerapan model pembelajaran inkuiri pada materi Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Daar el‑Qolam, Gintung Jayanti terbukti meningkatkan pemahaman siswaPenerapan model pembelajaran inkuiri pada materi Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Daar el‑Qolam, Gintung Jayanti terbukti meningkatkan pemahaman siswa
UNPADUNPAD Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu studi wawancara mendalam, observasi, danMetode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu studi wawancara mendalam, observasi, dan
UNPADUNPAD Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasilnya adalah masyarakat memiliki persepsi positif terhadapMetode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasilnya adalah masyarakat memiliki persepsi positif terhadap
Useful /
USIUSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan DAS Bah Bolon menghadapi beberapa persoalan, antara lain lemahnya implementasi kebijakan tata ruang, rendahnyaHasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan DAS Bah Bolon menghadapi beberapa persoalan, antara lain lemahnya implementasi kebijakan tata ruang, rendahnya
USIUSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun industri ini masih beroperasi sebagai industri rumahan dan berada di daerah permukiman, kontribusinya dalamHasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun industri ini masih beroperasi sebagai industri rumahan dan berada di daerah permukiman, kontribusinya dalam
UNPADUNPAD Program-program tersebut telah berhasil meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan berbagai cara, seperti meningkatkan akses dan kualitas pendidikan,Program-program tersebut telah berhasil meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan berbagai cara, seperti meningkatkan akses dan kualitas pendidikan,
UNPADUNPAD Proses asesmen terdapat 5 tahap. Proses asesmen di LKS-LU sudah baik, namun masih perlu adanya peningkatan agar proses asesmen dalam perencanaan intervensiProses asesmen terdapat 5 tahap. Proses asesmen di LKS-LU sudah baik, namun masih perlu adanya peningkatan agar proses asesmen dalam perencanaan intervensi