LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA

Jurnal Bhakti Civitas AkademikaJurnal Bhakti Civitas Akademika

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “ dilaksanakan sebagai upaya edukatif dan preventif dalam menghadapi permasalahan kesehatan yang ditularkan oleh nyamuk, khususnya Aedes aegypti, sebagai vektor utama penyakit demam berdarah dengue (DBD). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai cara kerja, pembuatan, dan pemanfaatan ovitrap sebagai salah satu teknologi sederhana dan efektif dalam pengendalian nyamuk. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyuluhan interaktif, pelatihan pembuatan ovitrap, praktik pemasangan di rumah peserta, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu wilayah padat penduduk dengan kasus DBD yang cukup tinggi.

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan melalui pre-test dan post-test, terdapat peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai konsep, manfaat, serta cara pembuatan dan penggunaan ovitrap sebagai alat pengendali populasi nyamuk, khususnya Aedes aegypti.Sebelum kegiatan berlangsung, sebagian besar peserta belum memahami fungsi ovitrap dan belum pernah menggunakannya secara mandiri di lingkungan rumah.Namun setelah menerima edukasi dan mengikuti pelatihan praktik, peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik dan antusiasme tinggi untuk mengimplementasikan ovitrap dalam kehidupan sehari-hari.Kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran aktif dalam pencegahan penyakit berbasis vektor, melalui pendekatan teknologi sederhana yang mudah diterapkan.Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan serta mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju lingkungan yang lebih sehat dan bebas nyamuk.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengeksplorasi lebih lanjut efektivitas ovitrap dalam menurunkan kepadatan nyamuk di berbagai wilayah dengan karakteristik lingkungan yang berbeda-beda. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan hasil penggunaan ovitrap di daerah perkotaan dan pedesaan, atau di wilayah dengan tingkat kepadatan nyamuk yang tinggi dan rendah. Kedua, mengembangkan strategi edukasi yang lebih inovatif dan menarik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengendalian nyamuk. Misalnya, menggunakan media sosial atau platform digital untuk menyebarkan informasi dan tutorial tentang pembuatan dan penggunaan ovitrap. Ketiga, melakukan penelitian tentang dampak jangka panjang penggunaan ovitrap terhadap penurunan angka kasus penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, seperti demam berdarah dengue. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya pengendalian nyamuk dan pencegahan penyakit berbasis vektor di Indonesia.

Read online
File size348.05 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test