PNLPNL
Jurnal TeknologiJurnal TeknologiOptimisasi draft heater di unit hydrocracking sangat penting untuk meningkatkan efisiensi energi dan menurunkan emisi gas buang. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh penyesuaian bukaan damper dan penutupan register udara pada burner non‑aktif terhadap konsumsi fuel oil, efisiensi termal, dan emisi CO₂, NOx, serta SOx. Hasil menunjukkan bahwa penyesuaian draft melalui kontrol damper hingga 35° dan penutupan register udara secara signifikan mengurangi konsumsi fuel oil sebesar 38,1 %, meningkatkan efisiensi heater menjadi 72,26 %, serta menurunkan emisi gas buang secara bersamaan, tanpa memerlukan peralatan tambahan.
Penyesuaian draft heater dengan menurunkan bukaan damper hingga 35° dan menutup register udara pada burner non‑aktif mengurangi konsumsi fuel oil sebesar 38,1 % dan meningkatkan efisiensi heater menjadi 72,26 %.Kombinasi strategi ini menurunkan emisi CO₂, NOx, dan SOx secara signifikan.Oleh karena itu, optimalisasi parameter operasional sederhana ini direkomendasikan untuk operasi heater pada unit hydrocracking.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi sistem pengendalian otomatis yang menyesuaikan parameter damper dan register udara secara real‑time berdasarkan data sensor suhu dan oksigen, untuk mempertahankan optimalitas pembakaran meskipun terjadi fluktuasi beban. Sebagai alternatif, studi dapat mengkaji pengaruh penerapan teknologi exhaust gas recirculation (EGR) pada heater hydrocracking, guna menurunkan NOx lebih lanjut tanpa mengorbankan efisiensi termal, dan membandingkan hasilnya dengan pendekatan penyesuaian draft tradisional. Selain itu, penelitian dapat menilai dampak jangka panjang dari strategi ini pada umur peralatan dan kebutuhan perawatan, serta menyesuaikan parameter operasional untuk kondisi industri berbeda, seperti unit hydrocracking dengan feedstock berkarakteristik berbeda.
| File size | 411.58 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
PNLPNL Konsentrasi 25% memberikan hasil paling optimal dengan pH 4,5, berat jenis 1,14 g/mL, viskositas 23,55 cP, mampu menghambat 50% pertumbuhan StaphylococcusKonsentrasi 25% memberikan hasil paling optimal dengan pH 4,5, berat jenis 1,14 g/mL, viskositas 23,55 cP, mampu menghambat 50% pertumbuhan Staphylococcus
PNLPNL Kesimpulannya, kombinasi waktu karbonisasi 120 menit dengan satu siklus resirkulasi adalah kondisi optimal untuk menghasilkan hidrochar berkualitas tinggi,Kesimpulannya, kombinasi waktu karbonisasi 120 menit dengan satu siklus resirkulasi adalah kondisi optimal untuk menghasilkan hidrochar berkualitas tinggi,
PNLPNL Hasil menunjukkan bahwa pH menurun seiring peningkatan berat sabut kelapa dan waktu macerasi, berkisar 8,47 → 7,33, namun tetap aman untuk pertumbuhanHasil menunjukkan bahwa pH menurun seiring peningkatan berat sabut kelapa dan waktu macerasi, berkisar 8,47 → 7,33, namun tetap aman untuk pertumbuhan
POLITAPPOLITAP Analisis dilakukan menggunakan data operasi aktual sebelum overhaul (Juli 2018) dan sesudah overhaul (Desember 2018). Kinerja heater dievaluasi berdasarkanAnalisis dilakukan menggunakan data operasi aktual sebelum overhaul (Juli 2018) dan sesudah overhaul (Desember 2018). Kinerja heater dievaluasi berdasarkan
POLITAPPOLITAP Hasil pengujian menunjukkan alat ini berfungsi dengan baik untuk menekan piston rem tanpa menyebabkan goresan atau kerusakan, berbeda dengan metode konvensionalHasil pengujian menunjukkan alat ini berfungsi dengan baik untuk menekan piston rem tanpa menyebabkan goresan atau kerusakan, berbeda dengan metode konvensional
UMUM Crude palm oil (CPO) adalah bahan baku yang menjanjikan karena ketersediaannya dan dampak lingkungan yang relatif rendah. Namun, biaya tinggi yang terkaitCrude palm oil (CPO) adalah bahan baku yang menjanjikan karena ketersediaannya dan dampak lingkungan yang relatif rendah. Namun, biaya tinggi yang terkait
UMUM Namun, nilai kalor telah menurun (B55 = 48,73 MJ/kg dan B0 = 59,79 MJ/kg), yang menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar. Analisis pembakaran menunjukkanNamun, nilai kalor telah menurun (B55 = 48,73 MJ/kg dan B0 = 59,79 MJ/kg), yang menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar. Analisis pembakaran menunjukkan
UMUM Komposit dengan 10% Cu (C2) menunjukkan kinerja termal yang paling seimbang, dengan distribusi suhu yang seragam dan kapasitas panas jenis sebesar 2,8Komposit dengan 10% Cu (C2) menunjukkan kinerja termal yang paling seimbang, dengan distribusi suhu yang seragam dan kapasitas panas jenis sebesar 2,8
Useful /
PNLPNL Spesimen galvanis menunjukkan kinerja terbaik dengan laju korosi mendekati 0 mm/tahun dan kehilangan massa ≤1%. Sebaliknya, spesimen cat hitam menunjukkanSpesimen galvanis menunjukkan kinerja terbaik dengan laju korosi mendekati 0 mm/tahun dan kehilangan massa ≤1%. Sebaliknya, spesimen cat hitam menunjukkan
UMUM Simulasi mengukur konsumsi bahan bakar spesifik (SFC), tekanan efektif rata-rata pada rem (BMEP), diameter rata-rata Sauter (SMD) dari tetesan bahan bakar,Simulasi mengukur konsumsi bahan bakar spesifik (SFC), tekanan efektif rata-rata pada rem (BMEP), diameter rata-rata Sauter (SMD) dari tetesan bahan bakar,
UMUM Ketidakadaan pelumasan memperburuk aus, generasi panas, dan ketidakstabilan mekanis. Penelitian ini menekankan pentingnya pelumasan efektif, pemantauanKetidakadaan pelumasan memperburuk aus, generasi panas, dan ketidakstabilan mekanis. Penelitian ini menekankan pentingnya pelumasan efektif, pemantauan
UMUM Hasil eksperimen menunjukkan bahwa zeolit sintetis memiliki efek signifikan dalam meningkatkan hasil dan minyak pirolis. Selain itu, penggunaan zeolitHasil eksperimen menunjukkan bahwa zeolit sintetis memiliki efek signifikan dalam meningkatkan hasil dan minyak pirolis. Selain itu, penggunaan zeolit