LAPANLAPAN
Jurnal Teknologi DirgantaraJurnal Teknologi DirgantaraTelah dilakukan analisis hasil penelitian propelan dengan variabel kandungan aluminium terhadap hasil energi pembakaran. Pengukuran besarnya energi pembakaran propelan dilakukan dengan bomb calorimeter. Sampel propelan dibuat dengan mencampur HTPB dan aluminium selama 15 menit, dilanjutkan pencampuran dengan AP halus selama 20 menit, lalu dengan AP kasar selama 50 menit. Setelah pengadukan berakhir maka ditambahkan TDI dan diaduk selama 15 menit. Kandungan Al di variasi dari 8% hingga 18%. Energi pembakaran yang dihasilkan adalah 2885 kal/gr hingga 3750 kal/gr. Pada 18% Al energi pembakaran mulai menurun. Penurunan ini diakibatkan oleh sebagian besar sampel yang terbakar sama dengan sampel yang mengalami erosiv.
Dengan naiknya kandungan aluminium powder dalam propelan dari 8% hingga 16%, energi pembakaran meningkat dari 2885 kal/gr hingga 3750 kal/gr, namun menurun pada kandungan aluminium 18%.Penurunan energi pembakaran ini diduga disebabkan oleh sebagian sampel yang mengalami erosiv sebelum terbakar sepenuhnya.Meskipun kandungan oksidator secara teoritis cukup untuk membakar sempurna semua komponen, semakin tinggi kandungan aluminium justru meningkatkan jumlah aluminium yang tidak terbakar akibat efek erosiv.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada bagaimana meningkatkan kekerasan propelan untuk mengurangi efek erosiv, sehingga aluminium dapat terbakar lebih sempurna tanpa perlu menambah kandungan padatan. Studi baru juga bisa mengeksplorasi pengaruh bentuk partikel aluminium—misalnya apakah bentuk bulat atau nanopartikel—dapat memperbaiki laju pembakaran dan mengurangi sisa aluminium yang tidak terbakar. Selain itu, penelitian bisa menguji kombinasi binder baru atau aditif yang mampu memperkuat ikatan antara aluminium dan matriks propelan, agar partikel aluminium lebih tahan terhadap terlepas atau patah saat tekanan pembakaran tinggi, sehingga energi yang dihasilkan lebih optimal dan konsisten.
| File size | 565.51 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Fungsi membership Gbell menghasilkan error lebih kecil (8,59×10⁻⁷) dibandingkan triangle (2,06×10⁻⁶) untuk skenario gangguan tiga tahap. TeknikFungsi membership Gbell menghasilkan error lebih kecil (8,59×10⁻⁷) dibandingkan triangle (2,06×10⁻⁶) untuk skenario gangguan tiga tahap. Teknik
LAPANLAPAN Proses pengamatan dan perbaikan berhasil meningkatkan kualitas geometri citra imager multispektral satelit LAPAN-A3 melalui penyamaan derajat kefokusanProses pengamatan dan perbaikan berhasil meningkatkan kualitas geometri citra imager multispektral satelit LAPAN-A3 melalui penyamaan derajat kefokusan
LAPANLAPAN Untuk mengaplikasikan metode ini dalam pembuatan struktur LAPAN Surveillance UAV (LSU), perlu diketahui terlebih dahulu sifat mekanik dari komposit hasilUntuk mengaplikasikan metode ini dalam pembuatan struktur LAPAN Surveillance UAV (LSU), perlu diketahui terlebih dahulu sifat mekanik dari komposit hasil
LAPANLAPAN Pada makalah ini, dirancang autopilot pada modus gerak lateral-directional untuk pesawat LSU-05. Autopilot dirancang pada range kecepatan operasi pesawatPada makalah ini, dirancang autopilot pada modus gerak lateral-directional untuk pesawat LSU-05. Autopilot dirancang pada range kecepatan operasi pesawat
LAPANLAPAN Metode Kissinger, Flynn Wall Ozawa, dan Coats & Redfern terbukti andal untuk menentukan parameter kinetika dekomposisi termal propelan, dengan energi aktivasiMetode Kissinger, Flynn Wall Ozawa, dan Coats & Redfern terbukti andal untuk menentukan parameter kinetika dekomposisi termal propelan, dengan energi aktivasi
LAPANLAPAN Fokus dari studi yang dilakukan adalah untuk memverifikasi dari metode pendekatan dari Schrenk dengan menggunakan metode yang memiliki akurasi tinggi sepertiFokus dari studi yang dilakukan adalah untuk memverifikasi dari metode pendekatan dari Schrenk dengan menggunakan metode yang memiliki akurasi tinggi seperti
LAPANLAPAN J a r ak j a n g k a u an m a k s i m um yang dicapai adalah 45,223 km dengan s u d ut elevasi 65°, tinggi m a k s i m um yang dicapai adalah 27,595 kmJ a r ak j a n g k a u an m a k s i m um yang dicapai adalah 45,223 km dengan s u d ut elevasi 65°, tinggi m a k s i m um yang dicapai adalah 27,595 km
LAPANLAPAN Hasil menunjukkan bahwa keenam unit memenuhi spesifikasi teknis dari vendor terkait konsumsi daya dan toleransi bias drift. Empat unit dengan nilai ketidakstabilanHasil menunjukkan bahwa keenam unit memenuhi spesifikasi teknis dari vendor terkait konsumsi daya dan toleransi bias drift. Empat unit dengan nilai ketidakstabilan
Useful /
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan pemecahan masalah mereka tetapi juga mendorong partisipasi aktif selama kegiatan pembelajaran, karenaPendekatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan pemecahan masalah mereka tetapi juga mendorong partisipasi aktif selama kegiatan pembelajaran, karena
STIE DEWANTARASTIE DEWANTARA Mitra menunjukkan kemauan kuat untuk berkembang, namun diperlukan waktu dan upaya berkelanjutan dari tim pendamping agar produknya lebih berdaya saingMitra menunjukkan kemauan kuat untuk berkembang, namun diperlukan waktu dan upaya berkelanjutan dari tim pendamping agar produknya lebih berdaya saing
LAPANLAPAN Dengan demikian maka HTPB mandiri yang dikembangkan sudah dapat digunakan sebagai fuel binder pada pembuatan propelan komposit. 1 karena menghasilkan poliuretanDengan demikian maka HTPB mandiri yang dikembangkan sudah dapat digunakan sebagai fuel binder pada pembuatan propelan komposit. 1 karena menghasilkan poliuretan
LAPANLAPAN Diketahui, nilai viskositas awal propelan dalam jangkauan 11.493 – 52945 P, dengan viskositas terendah dan pot life (13,12 menit) dimiliki oleh propelanDiketahui, nilai viskositas awal propelan dalam jangkauan 11.493 – 52945 P, dengan viskositas terendah dan pot life (13,12 menit) dimiliki oleh propelan