STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA

Jurnal Hilirisasi Pengabdian MasyarakatJurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat

Pemanfaatan teknologi informasi pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) masih menjadi tantangan tersendiri, terutama karena perbedaan pemahaman mengenai manfaat dan perlunya teknologi informasi di kalangan pengurus BPRS. Ketidakpahaman ini sering menghambat implementasi dan adopsi teknologi informasi. Beberapa pengurus utama menolak perubahan yang dilakukan di bidang teknologi informasi karena kurangnya pengetahuan tentang keuntungan dan manfaat yang akan diperoleh. Berdasarkan uraian tersebut pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengurus BPRS tentang manfaat adopsi teknologi informasi untuk meningkatkan kinerja BPRS. Bekerjasama dengan Asbisindo yaitu perkumpulan BPRS cabang Jawa Timur plus, pengabdian dilakukan melalui sosialisasi kepada pengurus BPRS tidak hanya di level direktur utama tetapi juga di level pengurus lain di antaranya: komisaris, direktur operasional dan setingkat kepala bagian sebagai pihak yang terlibat dalam memutuskan adopsi teknologi informasi. Metode penelitian untuk pengabdian masyarakat ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi di seluruh level pengurus, tidak hanya level direktur mampu menjembatani kesenjangan pengetahuan dan komunikasi dalam proses adopsi teknologi informasi di BPRS. Dengan melibatkan pengurus, adopsi teknologi informasi di BPRS dapat dilakukan secara lebih efektif, sehingga kinerja dan efisiensi operasional BPRS dapat meningkat secara keseluruhan.

Terdapat perbedaan yang signifikan mengenai pemahaman tentang teknologi informasi antara pengurus BPRS di level direktur, komisaris, direktur operasional dan level kepala bagian.Pengurus BPRS di level komisaris cenderung memiliki pemahaman yang lebih rendah mengenai manfaat teknologi informasi dan menjadi salah satu penghambat adopsi teknologi informasi di lingkup BPRS.Hasil post test dan evaluasi setelah pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman di semua level pengurus mengenai teknologi informasi dan manfaatnya untuk menunjang kinerja BPRS.Pelatihan dengan cakupan beberapa pengurus BPRS memberikan dampak signifikan terhadap komunikasi antar pengurus khususnya dalam menentukan adopsi teknologi informasi, dimana adopsi yang tepat dan disetujui oleh semua pengurus memberikan dampak positif terhadap kinerja BPRS.

Pertama, penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada analisis faktor apa saja yang memengaruhi keputusan pengurus komisaris untuk menerima atau menolak adopsi teknologi informasi di BPRS, sehingga dapat dikembangkan strategi komunikasi yang lebih efektif. Kedua, studi berikutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari sosialisasi teknologi informasi terhadap peningkatan kinerja operasional dan kepuasan nasabah di BPRS, sehingga dapat menilai return on investment dari program pelatihan tersebut. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat meninjau kemungkinan integrasi teknologi digital lainnya, seperti kecerdasan buatan atau blockchain, ke dalam sistem BPRS dan bagaimana penerapan teknologi tersebut dapat memperkuat keamanan dan kepercayaan nasabah secara bersamaan.

  1. Peningkatan Kompetensi Frontliners dalam Memberikan Layanan Prima: Studi Kasus pada BPRS MCI Yogyakarta... ejournal.almaata.ac.id/index.php/JESI/article/view/723Peningkatan Kompetensi Frontliners dalam Memberikan Layanan Prima Studi Kasus pada BPRS MCI Yogyakarta ejournal almaata ac index php JESI article view 723
  2. IPB University. ipb university pengumuman web maintenance harap lagi team doi.org/10.24156/jikk.2020.13.3.289IPB University ipb university pengumuman web maintenance harap lagi team doi 10 24156 jikk 2020 13 3 289
Read online
File size429.52 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test