UTSUTS

Jurnal Ekonomi dan Bisnis IndonesiaJurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Orientasi kewirausahaan, yang meliputi inovasi, proaktivitas, dan keberanian mengambil risiko, diyakini dapat meningkatkan keunggulan kompetitif dan kinerja UMKM. Keunggulan kompetitif mencerminkan kemampuan UMKM menciptakan nilai tambah melalui diferensiasi produk, kualitas unggul, dan harga kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh orientasi kewirausahaan terhadap kinerja UMKM, dengan keunggulan kompetitif sebagai variabel mediasi. Penelitian berfokus pada wanita wirausaha di Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, yang memainkan peran penting dalam perekonomian lokal. Alat analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian yaitu metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Populasi terdiri dari UMKM yang dimiliki oleh wanita di Kecamatan Sumbawa, dengan menggunakan perhitungan jumlah jalur dikalikan sepuluh didapatkan sampel sebanyak 60 responden yang dipilih dengan cara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM, baik secara langsung maupun melalui keunggulan kompetitif sebagai variabel mediasi. Wanita wirausaha yang berorientasi kewirausahaan terbukti mampu menciptakan keunggulan kompetitif yang mendukung pertumbuhan usaha.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa orientasi kewirausahaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM di Kecamatan Sumbawa yang dikelola oleh wanita wirausaha.Inovasi, proaktivitas, dan keberanian mengambil risiko berperan penting dalam menciptakan keunggulan kompetitif yang mendukung peningkatan kinerja usaha.Keunggulan kompetitif ini tercermin dalam diferensiasi produk, kualitas yang lebih baik, dan harga yang bersaing, yang pada akhirnya meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai faktor-faktor spesifik yang memengaruhi keberhasilan inovasi pada UMKM yang dikelola oleh wanita, seperti akses terhadap pendanaan atau pelatihan. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana penerapan teknologi digital dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan pasar bagi UMKM di wilayah tersebut, serta bagaimana peran pemerintah dalam memfasilitasi adopsi teknologi ini. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi dampak dari kebijakan pemerintah yang mendukung kewirausahaan wanita terhadap kinerja UMKM, termasuk analisis mengenai efektivitas program pelatihan, akses kredit, dan bantuan pemasaran yang diberikan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika UMKM yang dikelola oleh wanita dan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Read online
File size331.72 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test