GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER
Geotenses : International Journal of Future Geography EducationGeotenses : International Journal of Future Geography EducationTeknologi geospasial telah menjadi semakin menonjol dalam pendidikan geografi; namun, integrasinya seringkali tetap terfragmentasi dan berorientasi pada alat. Makalah konseptual ini bertujuan untuk mensintesiskan literatur terbaru untuk merekonseptualisasi peran teknologi geospasial dalam pendidikan geografi yang berorientasi masa depan. Menggunakan pendekatan analisis konseptual, studi ini secara kritis meneliti penelitian yang ditinjau sejawat yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir untuk mengidentifikasi pola teoretis kunci yang terkait dengan pemikiran spasial, pedagogi yang berpusat pada pembelajar, dan kompetensi digital. Analisis mengungkapkan bahwa teknologi geospasial berfungsi paling efektif sebagai mediator epistimik ketika terintegrasi dalam lingkungan belajar berbasis penyelidikan dan berorientasi masalah daripada sebagai alat instruksional tambahan, teknologi ini mendukung penalaran spasial tingkat tinggi, pemahaman disiplin, dan keterlibatan dengan isu-isu sosio-lingkungan dunia nyata. Makalah ini mengusulkan perspektif konseptual terintegrasi yang menghubungkan teknologi, pedagogi, dan pengetahuan geografis, mengatasi kesenjangan dalam teori pendidikan geografi yang ada. Temuan ini berkontribusi pada diskusi yang sedang berlangsung tentang masa depan pendidikan geografi dan memberikan panduan teoretis untuk desain kurikulum, pendidikan guru, dan penelitian empiris masa depan.
Makalah konseptual ini menekankan peran penting teknologi geospasial dalam membentuk pendidikan geografi yang berorientasi masa depan.Dengan menarik dari literatur terbaru, analisis menunjukkan bahwa teknologi geospasial bukan hanya alat teknis tetapi berfungsi sebagai mediator epistimik dan pedagogis yang meningkatkan pemikiran spasial, pembelajaran berbasis penyelidikan, dan pemahaman disiplin.Ketika terintegrasi dalam pedagogi yang berpusat pada pembelajar dan kerangka kurikulum yang koheren, teknologi ini mendukung kemampuan siswa untuk menganalisis hubungan spasial, menafsirkan fenomena geografis yang kompleks, dan terlibat secara bermakna dengan tantangan sosio-lingkungan dunia nyata.Temuan ini menekankan bahwa nilai pendidikan teknologi geospasial terletak pada kemampuannya untuk menghubungkan data spasial, konsep geografis, dan konteks masalah autentik.Integrasi ini memungkinkan pendidikan geografi untuk melampaui pengetahuan deskriptif menuju penalaran spasial analitis dan kritis.Sintesis lebih lanjut menyarankan bahwa implementasi yang efektif bergantung pada keselarasan pedagogis, kompetensi guru, dan dukungan kurikuler sistemik, bukan hanya ketersediaan teknologi saja.Secara teoretis, studi ini berkontribusi pada pendidikan geografi dengan menawarkan perspektif konseptual yang menyatukan pemikiran spasial, pedagogi, dan kompetensi digital.Dengan menempatkan teknologi geospasial sebagai komponen dasar konstruksi pengetahuan geografis, makalah ini mengatasi fragmentasi konseptual dalam literatur yang ada dan menyediakan kerangka untuk memikirkan kembali integrasi teknologi dalam pendidikan geografi.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan studi empiris yang menyelidiki hubungan antara teknologi geospasial, pemikiran spasial, dan pembelajaran berorientasi masa depan dalam berbagai konteks pendidikan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi geospasial dapat digunakan untuk mendukung pengembangan kompetensi geografi yang relevan dengan tantangan global saat ini, seperti perubahan iklim dan keberlanjutan. Selain itu, penting untuk menyelidiki peran guru dalam mengintegrasikan teknologi geospasial ke dalam praktik pengajaran mereka, termasuk pelatihan profesional dan keyakinan pedagogis mereka. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana guru dapat menjadi mediator yang efektif dalam memfasilitasi pembelajaran geospasial yang bermakna. Akhirnya, penelitian empiris yang menyelidiki dampak teknologi geospasial pada kesetaraan pendidikan dan aksesibilitas juga akan bermanfaat. Studi ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mengatasi kesenjangan digital dan memastikan bahwa semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan kompetensi geospasial.
| File size | 209.79 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
PRISMAPRISMA Penelitian ini juga menjadi dasar bagi penelitian lanjutan di bidang geologi, khususnya Volkanologi. Penelitian menunjukkan bahwa wilayah Bungalawang termasukPenelitian ini juga menjadi dasar bagi penelitian lanjutan di bidang geologi, khususnya Volkanologi. Penelitian menunjukkan bahwa wilayah Bungalawang termasuk
APTIIAPTII Proses perancangan sistem dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Hasil penelitianProses perancangan sistem dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Hasil penelitian
UINUIN Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan sistem informasi geografis (SIG) dalam pengelolaan wilayah rawan bencana di Provinsi Jawa Barat. MetodePenelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan sistem informasi geografis (SIG) dalam pengelolaan wilayah rawan bencana di Provinsi Jawa Barat. Metode
LLDIKTI4LLDIKTI4 Tingkat kekritisan paling tinggi terdapat di Kecamatan Tanjung Karang Pusat karena daerah tersebut merupakan kawasan industri perdagangan dan pusat ekonomiTingkat kekritisan paling tinggi terdapat di Kecamatan Tanjung Karang Pusat karena daerah tersebut merupakan kawasan industri perdagangan dan pusat ekonomi
IRPIIRPI Hasil pengelompokan ini dapat dijadikan dasar perumusan kebijakan pendidikan yang lebih merata, seperti alokasi anggaran, distribusi guru, dan pembangunanHasil pengelompokan ini dapat dijadikan dasar perumusan kebijakan pendidikan yang lebih merata, seperti alokasi anggaran, distribusi guru, dan pembangunan
UNIDHAUNIDHA Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dalam menavigasi dan mengakses informasiHasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dalam menavigasi dan mengakses informasi
MARQCHAINSTITUTEMARQCHAINSTITUTE Oleh karena itu, penulis menciptakan solusi dengan Sistem Informasi Geografis, yaitu sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan, memproses, dan menghasilkanOleh karena itu, penulis menciptakan solusi dengan Sistem Informasi Geografis, yaitu sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan, memproses, dan menghasilkan
IJAINIJAIN Integrating FMCDM with GIS provides a valuable approach for visualizing and analyzing land suitability for clearing, ultimately supporting more informedIntegrating FMCDM with GIS provides a valuable approach for visualizing and analyzing land suitability for clearing, ultimately supporting more informed
Useful /
UEUUEU 18 Tahun 2021, namun bergantung pada persetujuan pemegang HPL sehingga berpotensi dibatalkan. Perlindungan hukum bagi pemilik rumah susun terhadap ketidakterbukaan18 Tahun 2021, namun bergantung pada persetujuan pemegang HPL sehingga berpotensi dibatalkan. Perlindungan hukum bagi pemilik rumah susun terhadap ketidakterbukaan
UEUUEU Di Indonesia, tantangan ini diperburuk oleh tumpang tindih regulasi dan korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penegakan hukum dalamDi Indonesia, tantangan ini diperburuk oleh tumpang tindih regulasi dan korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penegakan hukum dalam
UEUUEU Dalam perkara perdata, upaya hukum meliputi upaya hukum biasa, dan upaya hukum luar biasa. Upaya hukum luar biasa dilakukan atas putusan yang telah berkekuatanDalam perkara perdata, upaya hukum meliputi upaya hukum biasa, dan upaya hukum luar biasa. Upaya hukum luar biasa dilakukan atas putusan yang telah berkekuatan
UEUUEU Agar hak asasi manusia di Indonesia dapat berjalan sebagaimana mestinya, maka dari situlah muncul suatu perlindungan hak asasi manusia khususnya dibidangAgar hak asasi manusia di Indonesia dapat berjalan sebagaimana mestinya, maka dari situlah muncul suatu perlindungan hak asasi manusia khususnya dibidang