PRISMAPRISMA

Journal Geological Processes, Risks, and Integrated Spatial ModelingJournal Geological Processes, Risks, and Integrated Spatial Modeling

Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, terletak di wilayah yang berada di antara Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Biaro. Daerah ini memiliki sejumlah gunungapi aktif, seperti Gunung Banua Wuhu dan Gunungapi Awu, yang berada di Kecamatan Tatoareng dan menjadi titik tertinggi di kabupaten tersebut. Penelitian ini mengenai geologi gunungapi, khususnya fasies Gunungapi Awu, dilakukan di daerah Bungalawang, Kecamatan Tahuna. Metode yang digunakan adalah survei lapangan yang mencakup observasi langsung terhadap kondisi geologi permukaan, diikuti oleh analisis laboratorium dan studi. Identifikasi fasies gunungapi dilakukan berdasarkan geomorfologi, stratigrafi batuan gunungapi, dan struktur geologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian termasuk dalam fasies distal gunungapi Awu. Stratigrafi daerah tersebut terdiri dari Satuan Batuan Beku, Breksi Sisipan Tuff Santiago, Perselingan Breksi dan Tuff Santiago, Breksi Sisipan Tuff Manente, Perselingan Breksi dan Tuff Manente, dan terakhir, Satuan Alluvial. Berdasarkan identifikasi geomorfologi, struktur geologi, dan stratigrafi, diketahui bahwa daerah penelitian merupakan fasies distal yang terletak di dataran kaki gunungapi Awu. Analisis struktur geologi menunjukkan adanya kekar yang menunjukkan arah tegasan utama kearah N3240E. Sejarah geologi daerah penelitian dimulai dari terbentuknya Satuan Batuan Beku akibat erupsi gunungapi Purba Sahendarumang. Selanjutnya, terjadi serangkaian peristiwa erupsi dan endapan yang membentuk satuan-satuan stratigrafi yang berbeda. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang geologi dan sejarah geologi wilayah tersebut. Hasilnya dapat digunakan untuk berbagai aplikasi praktis, termasuk mitigasi bencana dan pengembangan sumber daya alam. Penelitian ini juga menjadi dasar bagi penelitian lanjutan di bidang geologi, khususnya Volkanologi.

Penelitian menunjukkan bahwa wilayah Bungalawang termasuk dalam fasies distal berdasarkan analisis geomorfologi dan stratigrafi.Identifikasi struktur geologi mengungkap adanya kekar dengan arah tegasan utama N324°E yang mendukung karakteristik fasies distal.Susunan stratigrafi wilayah penelitian dimulai dari satuan batuan beku tertua, diikuti oleh unit-unit breksi‑tuff Santiago, breksi‑tuff Manente, dan berakhir dengan satuan aluvial sebagai lapisan termuda.

Penelitian selanjutnya dapat memanfaatkan teknik geokronologi, seperti penanggalan Ar‑Ar, untuk menentukan umur pasti masing‑masing unit tuff dan breksi, sehingga memperjelas urutan temporal evolusi Gunungapi Awu. Selain itu, pemanfaatan citra satelit resolusi tinggi dan analisis GIS dapat membantu memetakan secara detail sebaran fasies distal di seluruh kepulauan Sangihe, memberikan data spasial yang berguna untuk penilaian bahaya vulkanik. Selanjutnya, analisis kimia isotopik dan mayor pada batuan breksi serta tuff dapat mengungkap perubahan komposisi magma dan dinamika erupsi, yang pada gilirannya memperkaya pemahaman tentang proses vulkanik di wilayah ini.

  1. #struktur geologi#struktur geologi
  2. #tanah longsor#tanah longsor
Read online
File size1.28 MB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-25Y
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test