PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA
Paediatrica IndonesianaPaediatrica IndonesianaIndonesia menghadapi risiko tinggi stunting pada anak usia di bawah lima tahun, meskipun telah diberlakukan upaya peningkatan nutrisi. Penelitian ini menggunakan data IFLS-5 (2014‑2015) dengan 2.701 anak 6‑59 bulan untuk menilai hubungan faktor kelahiran dan karakteristik maternal terhadap stunting. Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa usia anak 12‑23 bulan (OR = 1.93) dan 48‑60 bulan (OR = 1.60), usia maternal ≤20 tahun (OR = 1.38), tinggi badan maternal <145 cm (OR = 1.50), durasi ASI 12‑23 bulan (OR = 1.99) dan >24 bulan (OR = 1.98), berat lahir rendah (OR = 1.64), serta urutan kelahiran kedua atau lebih (OR = 1.20) meningkatkan risiko stunting. Sebaliknya tingkat pendidikan maternal tinggi (OR = 0.72) dan suplementasi zat besi ≥90 tablet (OR = 0.81) menurunkan risiko. Model fit baik dengan R‑squared 8.1%.
Faktor maternal dan sejarah kelahiran memiliki pengaruh signifikan terhadap kemunculan stunting dan stunting parah pada anak Indonesia.Risiko stunting meningkat pada anak usia 12‑23 bulan dan 48‑60 bulan, usia maternal <20 tahun, ibu pendek, ASI berkelanjutan >12 bulan, berat lahir rendah, dan urutan kelahiran kedua atau lebih.Sebaliknya, pendidikan maternal tinggi dan suplementasi zat besi selama kehamilan berperan sebagai faktor pelindung.Intervensi yang terfokus pada perbaikan status maternal, pemberian suplementasi, dan edukasi nutrisi keluarga diperlukan untuk menurunkan prevalensi stunting.
Pertimbangkan studi longitudinal untuk mengevaluasi dampak kebijakan edukasi ibu hamil terhadap penurunan prevalensi stunting serta analisis hubungan antara durasi ASI dan pola pemberian makanan tambahan dalam konteks ekonomi keluarga, dan periksa interaksi antara status nutrisi ibu saat kehamilan dengan vitamin dan mineral lain (misalnya folat) terhadap ukuran panjang anak di masa depan.
- Lowâbirthweight infants born to shortâstature mothers are at additional risk of stunting... doi.org/10.1111/mcn.12504LowyAAAabirthweight infants born to shortyAAAastature mothers are at additional risk of stunting doi 10 1111 mcn 12504
- "THE POTENTIAL OF ECONOMIC LOSS DUE TO STUNTING IN INDONESIA" by Esty Asriyana Suryana. potential... doi.org/10.7454/eki.v8i1.6796THE POTENTIAL OF ECONOMIC LOSS DUE TO STUNTING IN INDONESIA by Esty Asriyana Suryana potential doi 10 7454 eki v8i1 6796
- The nutrition and health risks faced by pregnant adolescents: Insights from a cross-sectional study in... doi.org/10.1371/journal.pone.0178878The nutrition and health risks faced by pregnant adolescents Insights from a cross sectional study in doi 10 1371 journal pone 0178878
| File size | 252.34 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Anemia selama kehamilan merupakan masalah kesehatan signifikan di negara berkembang, berkontribusi pada tingginya morbiditas dan mortalitas ibu serta janin.Anemia selama kehamilan merupakan masalah kesehatan signifikan di negara berkembang, berkontribusi pada tingginya morbiditas dan mortalitas ibu serta janin.
INSCHOOLINSCHOOL Analisis univariat, bivariat, dan multivariat dilakukan menggunakan STATA 17. Hasil: Analisis data menunjukkan bahwa 75,98% anak mengalami stunting danAnalisis univariat, bivariat, dan multivariat dilakukan menggunakan STATA 17. Hasil: Analisis data menunjukkan bahwa 75,98% anak mengalami stunting dan
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif, sempel diambil dengan total sampling yaitu bayi yang lahir dengan berat badanPenelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif, sempel diambil dengan total sampling yaitu bayi yang lahir dengan berat badan
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Pelaksanaan identifikasi pasien di Klinik Laras Hati belum maksimal karena belum lengkapnya sarana pendukung seperti gelang pasien dan ketiadaan prosedurPelaksanaan identifikasi pasien di Klinik Laras Hati belum maksimal karena belum lengkapnya sarana pendukung seperti gelang pasien dan ketiadaan prosedur
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 55,1% responden mengalami kejadian karies gigi. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor risiko yangHasil analisis univariat menunjukkan bahwa 55,1% responden mengalami kejadian karies gigi. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor risiko yang
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Studi ini menggunakan metode Scoping Review dimulai mengidentifikasi pertanyaan penelitian dan studi yang relevan, memilih artikel, memetakan data sertaStudi ini menggunakan metode Scoping Review dimulai mengidentifikasi pertanyaan penelitian dan studi yang relevan, memilih artikel, memetakan data serta
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Pengetahuan siswa tentang penanganan pertama cedera tergolong cukup baik, sementara sikap mereka sangat baik. Pada guru dan staf, mayoritas berada padaPengetahuan siswa tentang penanganan pertama cedera tergolong cukup baik, sementara sikap mereka sangat baik. Pada guru dan staf, mayoritas berada pada
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Intervensi terapi fisik modalitas dapat direkomendasikan sebagai terapi alternatif sebagai pencegahan komplikasi penyakit arteri perifer. Penelitian iniIntervensi terapi fisik modalitas dapat direkomendasikan sebagai terapi alternatif sebagai pencegahan komplikasi penyakit arteri perifer. Penelitian ini
Useful /
FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM mau tidak mau mereka yang berasal dari sekolah umum harus mengikuti pembelajaran ini, Sehingga mereka akan merasa tertinggal dari teman-teman lainnya yangmau tidak mau mereka yang berasal dari sekolah umum harus mengikuti pembelajaran ini, Sehingga mereka akan merasa tertinggal dari teman-teman lainnya yang
IKHAFIIKHAFI Sosialisasi Kahoot di SD Negeri 48 Kota Bengkulu memperoleh respons positif dari guru, menunjukkan antusiasme tinggi dan pemahaman dasar tentang pembuatanSosialisasi Kahoot di SD Negeri 48 Kota Bengkulu memperoleh respons positif dari guru, menunjukkan antusiasme tinggi dan pemahaman dasar tentang pembuatan
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Penelitian ini bertujuan menilai nilai prediktif platelelymphocyte ratio (PLR), neutrophil lymphocyte ratio (NLR), dan dysfungsi diastolik terhadap mortalitasPenelitian ini bertujuan menilai nilai prediktif platelelymphocyte ratio (PLR), neutrophil lymphocyte ratio (NLR), dan dysfungsi diastolik terhadap mortalitas
STAIMADIUNSTAIMADIUN Pendidikan diyakini sebagai sarana utama pengembangan kualitas sumber daya manusia. Dalam konteks itulah revitalisasi kebijakan pendidikan terus menjadiPendidikan diyakini sebagai sarana utama pengembangan kualitas sumber daya manusia. Dalam konteks itulah revitalisasi kebijakan pendidikan terus menjadi