IKHAFIIKHAFI

JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan)JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan)

Sosialisasi penggunaan Kahoot sebagai media pembelajaran di SD Negeri 48 Kota Bengkulu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dalam memanfaatkan teknologi pendidikan guna menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan. Kegiatan ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa guru sangat antusias dalam mengadopsi Kahoot sebagai alat bantu pembelajaran. Namun, beberapa tantangan seperti keterbatasan perangkat dan akses internet masih menjadi kendala dalam penerapan di kelas. Untuk mengatasi hal tersebut, strategi seperti penggunaan perangkat secara bergantian, pemanfaatan mode Kahoot Challenge, serta integrasi dengan metode pembelajaran lain menjadi solusi yang dapat diterapkan. Dengan pelatihan yang tepat, Kahoot dapat menjadi inovasi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa serta kualitas pengajaran di sekolah dasar.

Sosialisasi Kahoot di SD Negeri 48 Kota Bengkulu memperoleh respons positif dari guru, menunjukkan antusiasme tinggi dan pemahaman dasar tentang pembuatan kuis interaktif.Meskipun terdapat kendala perangkat dan koneksi, guru bersama tim sosialisasi berhasil merancang solusi alternatif seperti penggunaan perangkat bergantian, mode Kahoot Challenge, dan integrasi dengan metode lain.Dengan strategi tersebut, Kahoot dapat menjadi inovasi efektif untuk meningkatkan interaktivitas dan dinamika proses belajar di kelas.

Pertama, lakukan penelitian longitudinal yang mengukur dampak jangka panjang penggunaan Kahoot terhadap motivasi belajar dan pencapaian kompetensi siswa di SD Negeri 48, sehingga dapat diperoleh bukti empiris mengenai keefektifan jangka panjang. Kedua, kembangkan studi komparatif yang membandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan Kahoot dengan metode pembelajaran tradisional di konteks sekolah dengan keterbatasan infrastruktur, guna menentukan strategi adaptasi terbaik. Ketiga, teliti pengalaman guru dalam merancang kuis berdasarkan silabus kurikulum, dengan fokus pada desain kuis yang menstimulasi pemikiran kritis dan kreatif, sehingga dapat dipublikasikan sebagai panduan praktis bagi pendidik lain di daerah serupa.

Read online
File size2.35 MB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test