POLTEKBANGSBYPOLTEKBANGSBY
Jurnal PenelitianJurnal PenelitianPembelajaran Berbasis Masalah (Problem-Based Learning/PBL) dan Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PjBL) merupakan model pembelajaran yang berperan penting dalam mengembangkan keterampilan dan kompetensi peserta didik. Implementasi PBL dan PjBL berdampak pada peningkatan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam mencapai kompetensi yang relevan dengan tuntutan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kreativitas, berpikir kritis, dan kompetensi siswa dalam pendidikan vokasi melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah dan proyek. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori, melibatkan 200 mahasiswa jurusan Pengendalian Lalu Lintas Udara pada pendidikan vokasi penerbangan, yang terdiri dari 70 mahasiswa tingkat akhir, 70 tingkat menengah, dan 60 tingkat awal dari perguruan tinggi penerbangan dengan kompetensi Aerodrome Flight Information Services (AFIS). Instrumen penelitian berupa kuisioner tipe Measures of Typical Performance (MTP) digunakan untuk mengumpulkan tanggapan mahasiswa. Hasil analisis statistik dengan SEM-PLS menunjukkan nilai R-Square sebesar 0,953 atau 95%, yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara kreativitas, berpikir kritis, dan kompetensi mahasiswa dalam bidang pendidikan vokasi.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa rata-rata dan loading luar indikator pada setiap variabel cenderung tinggi.Hal ini mengindikasikan bahwa proses pembelajaran menggunakan pendekatan PBL (Problem-Based Learning) dan PjBL (Project-Based Learning) telah efektif.Hasilnya juga menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara variabel-variabel yang diteliti, sebagaimana dibuktikan dengan nilai GoF (Goodness of Fit) sebesar 0,743, yang dapat dikategorikan sebagai “Baik.Pengembangan model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai sistem evaluasi untuk mengintegrasikan PBL dan PjBL ke dalam kurikulum.Integrasi pendekatan pembelajaran ini krusial dalam konteks Pendidikan Vokasi karena mendorong siswa untuk berpikir kritis dalam memahami dan menguasai materi pembelajaran melalui pengalaman yang otentik.Selain itu, pendekatan ini juga meningkatkan kreativitas siswa dalam pemecahan masalah dan menghasilkan ide-ide baru.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman tentang pengaruh PBL dan PjBL terhadap kompetensi siswa vokasi. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai bidang vokasi, seperti teknik, kedokteran, militer, atau rekayasa sipil, serta meningkatkan jumlah partisipan dari berbagai tingkatan pendidikan (misalnya, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi). Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas model pembelajaran ini di berbagai konteks. Kedua, penelitian dapat memperluas variabel yang diteliti dengan memasukkan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi kompetensi siswa, seperti motivasi belajar, kolaborasi antar siswa, atau dukungan dari guru dan lingkungan belajar. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih holistik tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan pembelajaran. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh PBL dan PjBL terhadap pengembangan keterampilan abad ke-21 lainnya, seperti kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan pemecahan masalah kompleks. Hal ini akan memberikan wawasan tentang bagaimana model pembelajaran ini dapat mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis dan kompetitif. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan model pembelajaran yang efektif dan relevan untuk meningkatkan kompetensi siswa vokasi di era globalisasi.
- Understanding and Applying Research Paradigms in Educational Contexts | Kivunja | International Journal... sciedu.ca/journal/index.php/ijhe/article/view/12169Understanding and Applying Research Paradigms in Educational Contexts Kivunja International Journal sciedu ca journal index php ijhe article view 12169
- The school environment and adolescent physical activity and sedentary behaviour: a mixedâstudies... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/obr.12352The school environment and adolescent physical activity and sedentary behaviour a mixedyAAAastudies onlinelibrary wiley doi 10 1111 obr 12352
| File size | 612.74 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
UNWAHAUNWAHA Program ini menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan berbasis komunitas berkontribusi strategis terhadap penguatan ekosistem literasi perguruan tinggi danProgram ini menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan berbasis komunitas berkontribusi strategis terhadap penguatan ekosistem literasi perguruan tinggi dan
UNWAHAUNWAHA Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar operasi hitung campuran melalui penggunaan media Seblak Matematika pada siswa kelas III SDN BakalanPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar operasi hitung campuran melalui penggunaan media Seblak Matematika pada siswa kelas III SDN Bakalan
UVAYABJMUVAYABJM Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan studi dokumen. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi sumber dan teknik. AnalisisPengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan studi dokumen. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi sumber dan teknik. Analisis
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Tujuan penelitian ini adalah mengkaji secara sistematis peranan perangkat pembelajaran berbasis Inkuiri dalam meningkatkan kemampuan matematis. MetodeTujuan penelitian ini adalah mengkaji secara sistematis peranan perangkat pembelajaran berbasis Inkuiri dalam meningkatkan kemampuan matematis. Metode
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Data dianalisis menggunakan persentase deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa yang berada pada tingkat kemampuan berpikir kreatif sedangData dianalisis menggunakan persentase deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa yang berada pada tingkat kemampuan berpikir kreatif sedang
UNWAHAUNWAHA Kooperatif Learning merupakan bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang memilikiKooperatif Learning merupakan bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang memiliki
PENERBITPENERBIT Implikasi dari penggunaan media literasi digital termasuk meningkatnya kreativitas siswa, minat membaca, dan keingintahuan siswa. Implementasi media literasiImplikasi dari penggunaan media literasi digital termasuk meningkatnya kreativitas siswa, minat membaca, dan keingintahuan siswa. Implementasi media literasi
PENERBITPENERBIT Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi papercraft dalam konteks pendidikan SBDP dan dampaknya terhadap kreativitas siswa. Metodologi penelitianPenelitian ini bertujuan untuk menilai potensi papercraft dalam konteks pendidikan SBDP dan dampaknya terhadap kreativitas siswa. Metodologi penelitian
Useful /
UVAYABJMUVAYABJM Bahasa Inggris umumnya diajarkan sebagai mata kuliah umum di perguruan tinggi bagi mahasiswa non-jurusan Bahasa Inggris, seperti mahasiswa KeperawatanBahasa Inggris umumnya diajarkan sebagai mata kuliah umum di perguruan tinggi bagi mahasiswa non-jurusan Bahasa Inggris, seperti mahasiswa Keperawatan
UVAYABJMUVAYABJM 85), indikator keempat Saya tidak membuat grup dan menambahkan orang tanpa izin (3,85), indikator kelima Saya tidak akan langsung membagikan informasi85), indikator keempat Saya tidak membuat grup dan menambahkan orang tanpa izin (3,85), indikator kelima Saya tidak akan langsung membagikan informasi
IDEREACHIDEREACH ) mengandung alkaloid piperin yang memberi rasa pedas dan memiliki aktivitas farmakologis seperti antiinflamasi, antioksidan, dan antikanker. Penelitian) mengandung alkaloid piperin yang memberi rasa pedas dan memiliki aktivitas farmakologis seperti antiinflamasi, antioksidan, dan antikanker. Penelitian
CSISCSIS Krisis ekonomi Indonesia disebabkan oleh faktor eksternal seperti melemahnya permintaan dunia dan meningkatnya suku bunga internasional, serta faktor internalKrisis ekonomi Indonesia disebabkan oleh faktor eksternal seperti melemahnya permintaan dunia dan meningkatnya suku bunga internasional, serta faktor internal