UNSURUNSUR

JE (Journal of Empowerment)JE (Journal of Empowerment)

Kemampuan literasi—yang mencakup keterampilan dalam membaca dan memahami teks—merupakan aspek penting yang harus dimiliki oleh generasi muda, terutama anak-anak. Sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan tersebut, diselenggarakanlah program “Teras Bahasa. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda sekaligus memperkenalkan bahasa Inggris kepada masyarakat. Kegiatan ini terdiri dari empat tahap; survei lapangan, perumusan kegiatan, monitoring dan evaluasi kegiatan dan penyusunan laporan kegiatan. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan survei yang terdiri dari 10 item. Hasil dari evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta menganggap kegiatan “Teras Bahasa sangat berguna dan patut dilakukan secara berkala. Para peserta juga mengusulkan agar “Teras Bahasa melibatkan kegiatan-kegiatan yang lebih bervariasi seperti bedah film atau lomba storytelling yang bisa membuat para peserta tertarik untuk berdiskusi dan membaca.

Program “Teras Bahasa merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada penguatan literasi anak melalui metode interaktif seperti storytelling dan bedah buku.Kegiatan ini dilaksanakan selama empat jam dengan melibatkan anak-anak sebagai peserta utama.Cerita-cerita yang dipilih, seperti Red Riding Hood dan dongeng dari Hans Christian Andersen, digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan moral dan membangun ketertarikan peserta terhadap dunia literasi.Selain mendengarkan cerita, peserta juga diajak berdiskusi, memahami nilai-nilai dalam cerita, serta menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.Dengan pengembangan program-program tersebut, kegiatan “Teras Bahasa diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga tumbuh menjadi gerakan literasi masyarakat yang berkelanjutan dan berdampak luas.

Berdasarkan hasil penelitian dan observasi, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas metode storytelling dan bedah buku dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada anak-anak usia sekolah dasar, dengan fokus pada perbedaan tingkat efektivitas antara berbagai jenis cerita dan pendekatan interaktif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model program literasi yang adaptif terhadap konteks sosial-ekonomi dan budaya yang berbeda, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ketersediaan sumber daya, dukungan orang tua, dan minat anak. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari program Teras Bahasa terhadap prestasi akademik dan perkembangan sosial-emosional anak-anak, dengan menggunakan desain penelitian longitudinal yang melibatkan pengukuran berulang selama beberapa tahun. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan program literasi yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di Indonesia.

  1. The Importance of Literacy in the World of Education: "How Important is Literacy Really" |... doi.org/10.61132/ijed.v2i2.297The Importance of Literacy in the World of Education How Important is Literacy Really doi 10 61132 ijed v2i2 297
  2. Navigating English Literacy Challenges: A Qualitative Study of 12th-Grade Students Preparing for UTBK... doi.org/10.70021/csp.v3i2.202Navigating English Literacy Challenges A Qualitative Study of 12th Grade Students Preparing for UTBK doi 10 70021 csp v3i2 202
  3. Manfaat dan Kesehatan - IAINSU. manfaat kesehatan iainsu ketahui buah kelapa muda tahu daging matang... doi.org/10.33006/ji-kes.v5i1.246Manfaat dan Kesehatan IAINSU manfaat kesehatan iainsu ketahui buah kelapa muda tahu daging matang doi 10 33006 ji kes v5i1 246
Read online
File size610.04 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test