PERNUSPERNUS
Jurnal Ilmiah Kesehatan PernusJurnal Ilmiah Kesehatan PernusMenstruasi yaitu pengeluaran darah dan sel-sel tubuh secara periodik dari vagina yang berasal dari dinding rahim, dampak dari menstruasi adalah timbulnya risiko anemia salah satunya terdapat pada remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah terdapat perbedaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah menstruasi pada mahasiswi Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa Bengkulu Tahun 2024, dengan teknik Purposive sampling dan metode pemeriksaan Hematology Analyzer. Hasil terdapat kadar Hemoglobin sebelum menstruasi menunjukkan 60% rendah dan kadar hemoglobin sesudah menstruasi menunjukkan 87% rendah. Kesimpulan terjadi penurunan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah menstruasi yang mana kadar hemoglobin sesudah menstruasi lebih rendah dibandingkan sebelum menstruasi.
Penurunan kadar hemoglobin terjadi baik sebelum maupun sesudah menstruasi, dengan nilai sesudah lebih rendah.Sebagian besar responden (60%) memiliki hemoglobin rendah sebelum menstruasi, sementara 87% menunjukkan hemoglobin rendah setelah menstruasi.Hasil ini menegaskan perlunya perhatian terhadap status hemoglobin remaja perempuan yang menstruasi.
Pertanyaan penelitian baru dapat difokuskan pada: 1) Bagaimana intervensi suplementasi zat besi yang dilakukan secara teratur dapat memengaruhi kadar hemoglobin mahasiswi sebelum dan sesudah menstruasi? 2) Apakah pola asupan makanan, khususnya protein hewani, dapat mengurangi prevalensi hemoglobin rendah pada mahasiswa perempuan yang menstruasi? 3) Bagaimana akurasi dan konsistensi hasil pengukuran hemoglobin antara metode Hematology Analyzer dan metode alternatif seperti Hb meter memperlihatkan perbedaan signifikan? Penelitian lanjutan dapat mengkombinasikan pendekatan eksperimental dan survei longitudinal untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
| File size | 444.79 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Penelitian ini menggunakan desain cross‑sectional dengan 30 responden usia 12‑18 tahun dari desa Medong, Pandeglang, dan mengumpulkan data melaluiPenelitian ini menggunakan desain cross‑sectional dengan 30 responden usia 12‑18 tahun dari desa Medong, Pandeglang, dan mengumpulkan data melalui
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Ibu diharapkan dapat menjaga pola makan dan melanjutkan konsumsi MMS untuk mencegah anemia berulang. Setelah dilakukan tiga kali kunjungan anemia padaIbu diharapkan dapat menjaga pola makan dan melanjutkan konsumsi MMS untuk mencegah anemia berulang. Setelah dilakukan tiga kali kunjungan anemia pada
RESEARCHHUBRESEARCHHUB Sebaliknya, mereka yang memiliki pengetahuan terbatas mungkin gagal mengenali pentingnya nutrisi yang tepat dan pentingnya mematuhi rekomendasi medis.Sebaliknya, mereka yang memiliki pengetahuan terbatas mungkin gagal mengenali pentingnya nutrisi yang tepat dan pentingnya mematuhi rekomendasi medis.
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Penelitian menggunakan desain survei cross‑sectional; populasi terdiri dari 369 wanita hamil, dengan teknik Simple Random Sampling menghasilkan 189 responden.Penelitian menggunakan desain survei cross‑sectional; populasi terdiri dari 369 wanita hamil, dengan teknik Simple Random Sampling menghasilkan 189 responden.
STIKESEUBSTIKESEUB Hasil penelitian menunjukkan tidak ada korelasi signifikan antara pengetahuan dan kejadian anemia, serta antara kepatuhan minum tablet Fe dan kejadianHasil penelitian menunjukkan tidak ada korelasi signifikan antara pengetahuan dan kejadian anemia, serta antara kepatuhan minum tablet Fe dan kejadian
UNIPASBYUNIPASBY Pelatihan pengolahan daun kelor efektif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya nutrisi untuk mencegah anemia. Diperlukan tindak lanjut untuk memastikanPelatihan pengolahan daun kelor efektif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya nutrisi untuk mencegah anemia. Diperlukan tindak lanjut untuk memastikan
ALMAATAALMAATA Median data kadar hemoglobin pada kelompok normal 14,2 g/dl dan kelompok obesitas 14,5 g/dl. Kadar feritin pada kelompok obesitas lebih tinggi secara signifikanMedian data kadar hemoglobin pada kelompok normal 14,2 g/dl dan kelompok obesitas 14,5 g/dl. Kadar feritin pada kelompok obesitas lebih tinggi secara signifikan
AKPERAKPER Hasil diperoleh bahwa ada sebanyak 25 orang (61,0 %) ibu yang berpenghasilan < UMP mengalami anemia. Hasil uji statistik chi square menunjukkan bahwa nilaiHasil diperoleh bahwa ada sebanyak 25 orang (61,0 %) ibu yang berpenghasilan < UMP mengalami anemia. Hasil uji statistik chi square menunjukkan bahwa nilai
Useful /
YARSIYARSI Penyebab hipertensi multifaktorial meliputi faktor genetika, penuaan vaskular, pola makan tidak sehat, serta kurangnya aktivitas fisik, yang secara signifikanPenyebab hipertensi multifaktorial meliputi faktor genetika, penuaan vaskular, pola makan tidak sehat, serta kurangnya aktivitas fisik, yang secara signifikan
YARSIYARSI 1, BA. 4, BA. 5) dan juga strain awal COVID-19. Beberapa negara seperti Inggris dan Amerika Serikat telah menyetujui penggunaan vaksin bivalen dari Moderna1, BA. 4, BA. 5) dan juga strain awal COVID-19. Beberapa negara seperti Inggris dan Amerika Serikat telah menyetujui penggunaan vaksin bivalen dari Moderna
YARSIYARSI Di Indonesia, gaya hidup sedenter meningkat dari 26,1% (2013) menjadi 33,5% (2018), dengan 24,1% penduduk menjalani perilaku sedenter ≥6 jam per hari.Di Indonesia, gaya hidup sedenter meningkat dari 26,1% (2013) menjadi 33,5% (2018), dengan 24,1% penduduk menjalani perilaku sedenter ≥6 jam per hari.
ALMAATAALMAATA Yogurt bengkuang probiotik lebih efektif dalam memodifikasi profil lipid secara positif. Yogurt bengkuang probiotik dapat digunakan sebagai terapi komplementerYogurt bengkuang probiotik lebih efektif dalam memodifikasi profil lipid secara positif. Yogurt bengkuang probiotik dapat digunakan sebagai terapi komplementer