IC MESIC MES

Jurnal ICMESJurnal ICMES

Hubungan Turkiye-Israel selama era Partai AKP telah bergemuruh, dibentuk oleh perbedaan ideologis, politik internal, dan pergeseran regional. Terlepas dari rintangan ini, kedua negara telah mempertahankan kerja sama pragmatis, terutama dalam bidang perdagangan, energi, dan keamanan. Studi ini menggali evolusi hubungan Turkiye-Israel, menganalisis faktor-faktor kunci yang mempengaruhi dinamika mereka. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana kerja sama keduanya bertahan di tengah keretakan ideologis dan menilai dampak dari upaya normalisasi baru-baru ini dan ketegangan yang sedang berlangsung.

Türkiyes engagement with the Palestinian issue has been a consistent feature of its foreign policy since the establishment of the Turkish Republic.Over the years, Türkiye has sought to balance its strategic interests with its support for Palestinian rights and aspirations.Central to this engagement is Türkiyes relationship with Hamas, the Islamist political organization that governs the Gaza Strip.Türkiyes support for Hamas has not been without controversy, particularly in the context of its relations with Israel and the wider international community.Ankaras vocal criticism of Israeli policies towards the Palestinians and its close ties with Hamas has strained its relations with Israel and raised concerns among Western allies.Türkiyes role as a mediator between Hamas and the Palestinian Authority has also faced challenges, with divergent interests and agendas complicating efforts to achieve Palestinian unity and reconciliation.Türkiyes relations with Hamas and Palestine are multifaceted, encompassing historical, political, and strategic dimensions.While Türkiyes support for Hamas reflects its commitment to Palestinian rights and aspirations, it also reflects broader geopolitical considerations and regional dynamics.The future of Turkish engagement with Hamas and Palestine will be shaped by a complex interplay of factors, highlighting the challenges and opportunities inherent in Türkiyes foreign policy in the Middle East.

Untuk penelitian lanjutan, ada beberapa arah yang dapat dieksplorasi. Pertama, perlu dilakukan analisis mendalam tentang bagaimana kebijakan luar negeri Turkiye terhadap Hamas dan Israel telah berubah seiring waktu, terutama di bawah kepemimpinan Presiden Erdoğan. Kedua, penelitian dapat fokus pada bagaimana dinamika regional, seperti musim semi Arab, Perang Saudara Suriah, dan bangkitnya ISIS, telah mempengaruhi hubungan antara Turkiye, Hamas, dan Israel. Ketiga, studi mendatang dapat menyelidiki bagaimana kebijakan luar negeri Turkiye terhadap Hamas telah berubah seiring dengan perubahan prioritas dan strategi dalam kebijakan luar negeri Turkiye secara keseluruhan. Dengan mempertimbangkan saran penelitian yang ada dalam paper ini, penelitian lanjutan dapat mengembangkan pemahaman tentang bagaimana kebijakan luar negeri Turkiye terhadap Hamas dan Israel telah berevolusi, dan bagaimana hal itu mempengaruhi hubungan bilateral dan regional.

Read online
File size336.81 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test