RCF INDONESIARCF INDONESIA

Journal of Science Education and Management BusinessJournal of Science Education and Management Business

Pemerintah sektor otomotif di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat, terutama di bengkel dan toko suku cadang kendaraan. Di bidang ini, tenaga kerja menjadi komponen penting selain modal dan inventaris. Penelitian ini bertujuan menguji dan menganalisis pengaruh sistem remunerasi, lingkungan kerja, dan karakteristik karyawan terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja. Populasi berupa 80 karyawan PT Persero Batam dipilih secara purposive, menghasilkan 68 sampel yang terdaftar sebagai karyawan tetap. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Google Form dengan skala Likert. Metode analisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM‑PLS) melalui aplikasi Smart‑PLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem remunerasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, lingkungan kerja tidak signifikan, sedangkan karakteristik karyawan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Selain itu, sistem remunerasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan kepuasan kerja memediasi hubungan antara sistem remunerasi dan kinerja karyawan. Kesimpulan keseluruhan menegaskan pentingnya kebijakan remunerasi yang baik sebagai katalisator kinerja dan kepuasan kerja.

Sistem remunerasi secara signifikan meningkatkan kinerja karyawan dan kepuasan kerja di PT Persero Batam.Karakteristik karyawan juga berkontribusi positif terhadap kinerja, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja.Meskipun lingkungan kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan, peran mediasi kepuasan kerja mempersilakan pengembangan intervensi manajemen berbasis penghargaan dan pengembangan pribadi.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efek variabel eksternal, seperti kondisi ekonomi makro, kompetisi industri, dan kebijakan perusahaan, terhadap hubungan antara sistem remunerasi, lingkungan kerja, dan kinerja karyawan, guna menambah pemahaman tentang faktor eksternal yang dapat memoderasi pengaruh tersebut. Studi longitudinal diusulkan untuk menilai dinamika perubahan dampak kebijakan remunerasi dan kepuasan kerja selama periode waktu yang lebih lama, sehingga dapat diidentifikasi pola tren dan ketidakstabilan yang mungkin muncul akibat perubahan pasar atau regulasi. Metode kualitatif, seperti wawancara mendalam atau diskusi kelompok fokus, dapat dipakai untuk menggali persepsi karyawan secara lebih mendalam mengenai persepsi mereka terhadap sistem remunerasi, lingkungan kerja, dan perkembangan pribadi, sehingga rekomendasi kebijakan dapat disesuaikan secara lebih tepat dan relevan bagi PT Persero Batam serta perusahaan lain di sektor otomotif.

Read online
File size429.3 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test