UGMUGM
PCD JournalPCD JournalArtikel ini membahas politik patronase yang digunakan oleh petahana dalam kontes pemilihan kepala desa. Melalui observasi dan wawancara yang dilakukan sebelum dan setelah pemilihan kepala desa tahun 2018 di Desa Klangor, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, peneliti mengeksplorasi strategi yang digunakan oleh petahana untuk bertarung dalam pemilihan dan mencari masa jabatan kembali. Pada tingkat desa, politik patronase berfungsi berbeda daripada pada tingkat pemerintahan yang lebih tinggi. Penulis berpendapat bahwa petahana tidak hanya menciptakan jaringan patronase selama pemilihan, di mana pemilih diberikan uang atau hadiah lainnya; mereka menciptakan jaringan patronase selama aktivitas sehari-hari. Dengan menggunakan sumber daya ekonomi yang tersedia bagi mereka, petahana menggabungkan tiga pendekatan terhadap patronase: politik kebaikan, taktik menakut-nakuti, dan politik uang. Dalam artikel ini, penulis berpendapat bahwa petahana telah mendefinisikan ulang uang, mengubahnya dari alat untuk melakukan transaksi menjadi alat untuk menghargai dan memberi penghargaan kepada pemilih. Dengan menggunakan strategi ini, petahana dapat menjamin loyalitas pendukung dan menerima suaranya.
Beberapa kesimpulan dapat ditarik dari argumen di atas, serta narasi artikel ini tentang kemenangan pemilihan Aswin di Desa Klangor tahun 2009 dan 2018.Pertama, patronase tetap menjadi cara yang efektif bagi politikus lokal untuk mendapatkan kekuasaan dan menjadi aktor politik penting.Memimpin tingkat pemerintahan terendah, kepala desa diharapkan untuk membangun jaringan paternalistik.Uniknya, patronase mereka tidak hanya berasal dari praktik di tingkat yang lebih tinggi (yaitu dalam pemilihan legislatif dan municipal), tetapi juga dipertahankan melalui interaksi sehari-hari yang diperlukan untuk memimpin pemerintahan desa dengan sukses.Sebagai patron, kepala desa memiliki banyak kewajiban sosial.mereka harus memberikan perlindungan, mendistribusikan sumber daya, dan bertindak dengan kebaikan untuk mempertahankan kepercayaan dan loyalitas konstituen mereka dan menarik pemilih baru.Di Klangor, petahana mengandalkan modal ekonomi yang signifikan untuk bertindak sebagai patron.Menggunakan sumber daya keuangan yang signifikan yang tersedia baginya, petahana mempraktikkan politik kebaikan baik dalam interaksinya yang formal (yaitu pemerintahan) maupun informal dengan konstituennya.Dia adalah seorang egalitarian, berteman dengan orang dari berbagai latar belakang.Pada saat yang sama, bagaimanapun, dia memperkuat posisinya dengan menggunakan taktik menakut-nakuti untuk mendisiplinkan kadernya, menghindari potensi pengkhianatan, memastikan dukungan pejabat desa, dan meminimalkan kemungkinan aktivitas pembelian suara yang dilarang oleh hukum akan dilaporkan.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana praktik patronase telah berevolusi di Indonesia, terutama di tingkat desa. Ini dapat mencakup studi komparatif antara berbagai desa untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam praktik patronase. Kedua, penting untuk menyelidiki dampak jangka panjang dari praktik patronase ini terhadap demokrasi dan pemerintahan di tingkat desa. Apakah praktik ini memperkuat atau melemahkan demokrasi? Bagaimana hal itu mempengaruhi partisipasi politik dan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan? Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi alternatif yang dapat digunakan oleh kandidat untuk memenangkan pemilihan tanpa bergantung pada praktik patronase. Ini dapat mencakup studi tentang kampanye yang berfokus pada isu-isu kebijakan dan interaksi langsung dengan pemilih, serta strategi untuk membangun kepercayaan dan dukungan tanpa menggunakan uang atau hadiah.
| File size | 209.26 KB |
| Pages | 28 |
| DMCA | Report |
Related /
UIIIUIII Tantangan yang dihadapi meliputi regulasi negara, simbolisme religius, dan dinamika post‑konflik yang memengaruhi posisi gender. Dengan demikian, penelitianTantangan yang dihadapi meliputi regulasi negara, simbolisme religius, dan dinamika post‑konflik yang memengaruhi posisi gender. Dengan demikian, penelitian
UntikaUntika Putusan ini menyatakan beberapa norma dalam UU Pemilu dan UU Pilkada bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mengikat jika tidak dimaknai dengan memberikanPutusan ini menyatakan beberapa norma dalam UU Pemilu dan UU Pilkada bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mengikat jika tidak dimaknai dengan memberikan
UNKAUNKA Informan penelitian terdiri dari Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, serta pegawai Dinas Tenaga Kerja. Penelitian bersifatInforman penelitian terdiri dari Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, serta pegawai Dinas Tenaga Kerja. Penelitian bersifat
UNKAUNKA Pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang tahun 2020 telah sesuai dengan ketentuan PKPU Nomor 6 Tahun 2020 yang telah direvisi melalui PKPUPelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang tahun 2020 telah sesuai dengan ketentuan PKPU Nomor 6 Tahun 2020 yang telah direvisi melalui PKPU
UNKAUNKA Sinar Dinamika Kapuas Desa Batu Buil Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi melakukan penilaian kinerja karyawan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkanSinar Dinamika Kapuas Desa Batu Buil Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi melakukan penilaian kinerja karyawan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan
UNKAUNKA Berdasarkan hasil dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan publik dalam bidang pelayanan administrasi kependudukan di KantorBerdasarkan hasil dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan publik dalam bidang pelayanan administrasi kependudukan di Kantor
STAIBSLLGSTAIBSLLG In Indonesia, the institution that is tasked with overseeing general elections that are national, permanent and independent in conducting elections isIn Indonesia, the institution that is tasked with overseeing general elections that are national, permanent and independent in conducting elections is
ALJAMIAHALJAMIAH Buku ini menyajikan kompilasi karya sarjana internasional yang menerapkan teori gerakan sosial untuk menganalisis aktivisme Islam, mengangkat isu‑isuBuku ini menyajikan kompilasi karya sarjana internasional yang menerapkan teori gerakan sosial untuk menganalisis aktivisme Islam, mengangkat isu‑isu
Useful /
UNKAUNKA Suku bunga dengan menggunakan sistem flat rate (sistem bunga tetap) dan floating rate (sistem bunga mengambang). Sistem flat rate tingkat suku bunganyaSuku bunga dengan menggunakan sistem flat rate (sistem bunga tetap) dan floating rate (sistem bunga mengambang). Sistem flat rate tingkat suku bunganya
UGMUGM Hal ini membedakannya dari Agus Purnomo, yang dianggap memprioritaskan kepentingan organisasi NU.membandingkan hasil studi ini dengan penelitian sebelumnya,Hal ini membedakannya dari Agus Purnomo, yang dianggap memprioritaskan kepentingan organisasi NU.membandingkan hasil studi ini dengan penelitian sebelumnya,
UGMUGM The study highlights the importance of engaging the state in the future of the peasant movement in Manggarai. It also emphasizes the need to incorporateThe study highlights the importance of engaging the state in the future of the peasant movement in Manggarai. It also emphasizes the need to incorporate
UGMUGM Tiga fase diidentifikasi: satu (berlabel inovasi) di bawah presiden B. J. Habibie, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Sukarnoputri; yang lain (berlabel stagnasi)Tiga fase diidentifikasi: satu (berlabel inovasi) di bawah presiden B. J. Habibie, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Sukarnoputri; yang lain (berlabel stagnasi)