UGMUGM
PCD JournalPCD JournalArtikel ini berusaha memberikan pemahaman tentang bagaimana populisme mempengaruhi kerugian incumbency dalam pemilu. Secara umum, incumbency dianggap sangat menguntungkan dalam pemilu, dan banyak penelitian menunjukkan bahwa calon incumbent menikmati akses signifikan terhadap sumber daya yang dapat mereka gunakan dalam kampanye. Namun, artikel ini menemukan kenyataan berbeda, di mana incumbent di Banda Aceh dan Takalar mengalami kekalahan elektoral. Di kedua wilayah tersebut, studi lapangan ekstensif sebelum dan sesudah pemilu lokal menemukan bahwa ketidakmauan incumbent untuk mengadopsi pendekatan populis selama masa jabatan mereka memengaruhi pilihan pemilih. Argumen utama artikel ini adalah bahwa dalam demokrasi lokal Indonesia, incumbency telah menciptakan ruang bagi model-model populisme yang beragam, termasuk populisme komunitarian yang ditemukan di Aceh dan Takalar. Populisme ini muncul dari konteks sosial-sosial budaya spesifik di tingkat lokal yang memengaruhi preferensi pemilih. Konteks sosial-sosial masyarakat komunitarian seperti Aceh dan Takalar telah memengaruhi nilai kebenaran melalui mana elit, kebijakan, dan fenomena dijadikan penilaian. Akhirnya, populisme komunitarian ini tidak dapat dipisahkan dari keinginan publik terhadap pemilu. Kedua kasus ini menawarkan profil tentang bagaimana masyarakat komunitarian merespons dan membentuk populisme lokal di Indonesia.
Populisme di tingkat lokal Indonesia bermunculan karena konteks sosial‑kultural yang membentuk preferensi publik, sehingga incumbent yang tidak mengadopsi pendekatan populis cenderung kalah.Di Banda Aceh, legitimasi wanita sebagai pemimpin dipengaruhi oleh interpretasi Islam dan kebijakan non‑populis, sementara di Takalar, korupsi dan kurangnya kebijakan yang responsif turut mendorong ketidakpercayaan publik.Oleh karena itu, faktor-faktor sosial‑kultural dan etika politik harus dipertimbangkan secara holistik dalam analisis kerugian incumbency.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana mekanisme komunikasi politik melalui media sosial memengaruhi penerimaan populisme di daerah komunitarian; memanfaatkan pendekatan kuantitatif untuk mengevaluasi dampak kebijakan korupsi pada persepsi legitimasi incumbent di daerah pedalaman; serta mengeksplorasi peran partisipasi wanita dalam memodifikasi dinamika populisme teritorial guna menilai potensi perubahan kebijakan gender di tingkat lokal di Indonesia.
| File size | 224.18 KB |
| Pages | 26 |
| DMCA | Report |
Related /
DWCUDWCU Dengan demikian, tidak mungkin untuk memberikan abstrak yang diterjemahkan. Sebagai gantinya, abstrak generik tentang topik tersebut akan diberikan: LiberalismeDengan demikian, tidak mungkin untuk memberikan abstrak yang diterjemahkan. Sebagai gantinya, abstrak generik tentang topik tersebut akan diberikan: Liberalisme
AMIKOMAMIKOM Results of activities: There is an increase in partner empowerment, namely previously there was no babonization program until post-harvest-processing,Results of activities: There is an increase in partner empowerment, namely previously there was no babonization program until post-harvest-processing,
STAIHWDURISTAIHWDURI Membahas tentang remaja selalu menarik, yang dilihat dari sudut pandang kondisi biologis, psikologis, sosial dan spiritual. Untuk kondisi spiritual, remajaMembahas tentang remaja selalu menarik, yang dilihat dari sudut pandang kondisi biologis, psikologis, sosial dan spiritual. Untuk kondisi spiritual, remaja
UNIGRESUNIGRES Untuk dapat mengakomodir kelemahan dalam rumusan pasal 284 KUHP tersebut, dengan berdasarkan pada UU Kekuasaan Kehakiman maka Hakim diberi kewenangan untukUntuk dapat mengakomodir kelemahan dalam rumusan pasal 284 KUHP tersebut, dengan berdasarkan pada UU Kekuasaan Kehakiman maka Hakim diberi kewenangan untuk
UGMUGM Habibie, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Sukarnoputri; yang lain (berlabel stagnasi) di bawah Susilo Bambang Yudhoyono, dan yang ketiga (berlabel polarisasi)Habibie, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Sukarnoputri; yang lain (berlabel stagnasi) di bawah Susilo Bambang Yudhoyono, dan yang ketiga (berlabel polarisasi)
UGMUGM Opsi anonim memperbesar jumlah partisipasi, namun tidak selalu meningkatkan kualitasnya, suatu kondisi yang dijelaskan dengan kerangka efek disinhibisiOpsi anonim memperbesar jumlah partisipasi, namun tidak selalu meningkatkan kualitasnya, suatu kondisi yang dijelaskan dengan kerangka efek disinhibisi
UGMUGM Penelitian ini membahas praktik klienelisme sebagai mesin politik untuk memobilisasi dukungan calon kepala daerah yang terjerat dalam kasus korupsi. StudiPenelitian ini membahas praktik klienelisme sebagai mesin politik untuk memobilisasi dukungan calon kepala daerah yang terjerat dalam kasus korupsi. Studi
UGMUGM Melalui studi kasus demokratisasi Indonesia, penulis menjelaskan bagaimana standar internasional yang ketat dapat menghambat proses demokratisasi dan memicuMelalui studi kasus demokratisasi Indonesia, penulis menjelaskan bagaimana standar internasional yang ketat dapat menghambat proses demokratisasi dan memicu
Useful /
UnwahasUnwahas Pencegahan cedera pada atlet handball penting dilakukan untuk meminimalisir terjadinya cedera. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif denganPencegahan cedera pada atlet handball penting dilakukan untuk meminimalisir terjadinya cedera. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan
AMIKOMAMIKOM Komik-komik ini nantinya akan digabung menjadi 1 komik kompilasi yang kemudian akan dipamerkan di perpustakaan sekolah. Terdapat masukan dan saran dariKomik-komik ini nantinya akan digabung menjadi 1 komik kompilasi yang kemudian akan dipamerkan di perpustakaan sekolah. Terdapat masukan dan saran dari
AMIKOMAMIKOM Implementasi Sistem ERP Modul POS dan Manajemen Karyawan di KB/TK Alfath berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan manajemen karyawan. Sistem ERPImplementasi Sistem ERP Modul POS dan Manajemen Karyawan di KB/TK Alfath berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan manajemen karyawan. Sistem ERP
UGMUGM Metode penelitian kualitatif (wawancara, observasi langsung) dilakukan sebelum, selama, dan setelah pemilihan. Studi ini menemukan bahwa munculnya keduaMetode penelitian kualitatif (wawancara, observasi langsung) dilakukan sebelum, selama, dan setelah pemilihan. Studi ini menemukan bahwa munculnya kedua