UM-SORONGUM-SORONG
Casuarina: Environmental Engineering JournalCasuarina: Environmental Engineering JournalLimbah malam batik dan limbah baglog jamur tiram memiliki potensi tinggi sebagai bahan baku energi alternatif berbasis biomassa. Limbah malam batik mengandung karbon dengan nilai kalor mencapai ±42 MJ/kg, sedangkan limbah baglog jamur memiliki kandungan lignoselulosa tinggi yang berfungsi sebagai perekat alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi komposisi limbah malam batik terhadap kualitas dan emisi bio-kokas berbasis limbah baglog jamur hasil pirolisis. Limbah baglog jamur dipirolisis pada suhu 350–400°C selama tiga jam, kemudian dicampur dengan limbah malam batik dalam variasi 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50% dengan total massa masing-masing 100 gram. Proses pengepresan dilakukan menggunakan mesin Leybold-Heraeus Compact MDP 10-1 dengan tekanan 2 ton. Karakterisasi bio-kokas meliputi uji proksimat (kadar air, kadar abu, volatile matter, dan fixed carbon), nilai kalor menggunakan Parr-6400 Calorimeter, serta emisi gas buang menggunakan KOENG KEG-500 Automotive Gas Analyzer. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan komposisi limbah malam batik meningkatkan nilai kalor dari 20,37 MJ/kg (P10) menjadi 27,31 MJ/kg (P50). Kadar abu menurun dari 30,2% menjadi 24,88%, sedangkan volatile matter meningkat dari 16% menjadi 26,5%. Emisi CO dan HC menurun signifikan, mendekati nol pada campuran ≥20%. Dengan demikian, penambahan limbah malam batik mampu meningkatkan efisiensi energi dan menurunkan emisi polutan, sehingga bio-kokas hasil pirolisis layak dikembangkan sebagai bahan bakar ramah lingkungan pengganti kayu bakar untuk sektor industri kecil.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan limbah malam batik secara signifikan meningkatkan nilai kalor, kekuatan mekanik, dan efisiensi pembakaran bio-kokas berbasis biochar baglog jamur.Kadar abu menurun dan emisi CO serta HC hampir tidak terdeteksi pada komposisi malam batik 20% ke atas, menandakan pembakaran yang lebih sempurna dan ramah lingkungan.Komposisi optimum tercapai pada kisaran 40–50% malam batik, menjadikan bio-kokas layak sebagai bahan bakar alternatif untuk industri kecil dan rumah tangga.
Pertama, perlu diteliti pengaruh variasi suhu pirolisis terhadap kualitas bio-kokas, karena suhu yang lebih tinggi atau lebih rendah dari rentang 350–400°C dapat memengaruhi kadar karbon tetap dan struktur pori biochar, yang berdampak pada performa pembakaran dan emisi akhir. Kedua, penting untuk mengkaji penerapan bio-kokas dalam aplikasi nyata seperti tungku UMKM tahu atau tempe, untuk menilai efisiensi termal, durasi pembakaran, dan kenyamanan penggunaan dibandingkan kayu bakar atau LPG. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang efek penggunaan binder alternatif atau campuran malam batik dengan bahan lain seperti pati atau tar alami, guna mengurangi potensi ketergantungan pada limbah malam batik semata dan meningkatkan ketersediaan bahan baku secara nasional. Studi-studi ini dapat mengarah pada desain bahan bakar padat yang lebih optimal, terjangkau, dan adaptif terhadap ketersediaan limbah lokal di berbagai daerah. Selain itu, analisis siklus hidup dan dampak lingkungan jangka panjang dari produksi hingga penggunaan bio-kokas perlu dievaluasi secara menyeluruh. Penelitian lanjutan juga dapat menguji formulasi yang sama pada jenis limbah jamur lain atau limbah pertanian serat tinggi. Integrasi proses pirolisis skala kecil di sentra industri batik dan jamur bisa menjadi fokus studi teknologi tepat guna. Dengan pendekatan ini, pengembangan bio-kokas tidak hanya berorientasi teknis tetapi juga sosio-ekonomi dan lingkungan secara komprehensif.
- Comparative Assessment of Combustion Properties of Carbonized and Non-carbonized Briquettes from Sawdust... iiste.org/Journals/index.php/CPER/article/view/58930Comparative Assessment of Combustion Properties of Carbonized and Non carbonized Briquettes from Sawdust iiste Journals index php CPER article view 58930
- PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI BATIK SEBAGAI SALAH SATU PERCONTOHAN IPAL BATIK DI YOGYAKARTA | ECOTROPHIC... doi.org/10.24843/EJES.2018.v12.i02.p07PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI BATIK SEBAGAI SALAH SATU PERCONTOHAN IPAL BATIK DI YOGYAKARTA ECOTROPHIC doi 10 24843 EJES 2018 v12 i02 p07
- Comparative study of the combustion properties of briquettes produced from blends of mung beans shell,... syncsci.com/journal/CR/article/view/CR.2024.01.003Comparative study of the combustion properties of briquettes produced from blends of mung beans shell syncsci journal CR article view CR 2024 01 003
- Karakteristik Briket Bioarang dari Campuran Limbah Baglog Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) dan Sekam... jurnal.uns.ac.id/ijap/article/view/34478Karakteristik Briket Bioarang dari Campuran Limbah Baglog Jamur Tiram Pleurotus Ostreatus dan Sekam jurnal uns ac ijap article view 34478
| File size | 969.54 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PELITABANGSAPELITABANGSA Sistem ini dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai otak pemroses data dan sensor PZEM-004T untuk mengukur parameter kelistrikan secara presisi,Sistem ini dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai otak pemroses data dan sensor PZEM-004T untuk mengukur parameter kelistrikan secara presisi,
PELITABANGSAPELITABANGSA Kondisi ini menunjukkan perlunya fasilitas penelitian yang tidak hanya mendukung kegiatan ilmiah, tetapi juga berperan dalam pemulihan dan pengelolaanKondisi ini menunjukkan perlunya fasilitas penelitian yang tidak hanya mendukung kegiatan ilmiah, tetapi juga berperan dalam pemulihan dan pengelolaan
PELITABANGSAPELITABANGSA Arsitektur responsif iklim merupakan jalur yang efektif dan peka terhadap konteks menuju implementasi desain hijau, mendukung tujuan pembangunan berkelanjutanArsitektur responsif iklim merupakan jalur yang efektif dan peka terhadap konteks menuju implementasi desain hijau, mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan
UNTARUNTAR 62, yaitu mengoptimalkan fasilitas proses baking serta bekerja sama dengan mitra pengolah limbah tersertifikasi untuk mengurangi emisi dan dampak lingkungan62, yaitu mengoptimalkan fasilitas proses baking serta bekerja sama dengan mitra pengolah limbah tersertifikasi untuk mengurangi emisi dan dampak lingkungan
UNESAUNESA Penelitian di masa depan harus menggabungkan model yang lebih canggih yang mensimulasikan gangguan lingkungan atau memvalidasi algoritma clustering dalamPenelitian di masa depan harus menggabungkan model yang lebih canggih yang mensimulasikan gangguan lingkungan atau memvalidasi algoritma clustering dalam
Tel-UTel-U Gedung Kesenian Rumentang Siang merupakan salah satu gedung pertunjukkan yang masih aktif di Kota Bandung, meskipun fasilitasnya sudah kuno. Gedung iniGedung Kesenian Rumentang Siang merupakan salah satu gedung pertunjukkan yang masih aktif di Kota Bandung, meskipun fasilitasnya sudah kuno. Gedung ini
ITNYITNY Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bank kapasitor yang saat ini terpasang memiliki kapasitas 300 kVAr, yang jauh lebih besar dari kebutuhan ideal sebesarHasil penelitian mengungkapkan bahwa bank kapasitor yang saat ini terpasang memiliki kapasitas 300 kVAr, yang jauh lebih besar dari kebutuhan ideal sebesar
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Pada setiap sektor, permintaan energi fosil masih mendominasi terutama pada sektor industri yang mana konsumsi gas bumi sekitar 83% dan 90% konsumsi batuPada setiap sektor, permintaan energi fosil masih mendominasi terutama pada sektor industri yang mana konsumsi gas bumi sekitar 83% dan 90% konsumsi batu
Useful /
UM-SORONGUM-SORONG Mekanisme fotokatalisis melibatkan pembentukan radikal hidroksil yang menyerang ikatan kimia senyawa farmasi, sehingga pembentukan produk akhir yang lebihMekanisme fotokatalisis melibatkan pembentukan radikal hidroksil yang menyerang ikatan kimia senyawa farmasi, sehingga pembentukan produk akhir yang lebih
STMIK BUDIDARMASTMIK BUDIDARMA Kontribusi utama dari penelitian ini terletak pada harmonisasi data populasi de facto dan de jure, yang meningkatkan konsistensi data dan mendukung analisisKontribusi utama dari penelitian ini terletak pada harmonisasi data populasi de facto dan de jure, yang meningkatkan konsistensi data dan mendukung analisis
ITNYITNY Di lokasi penelitian, ditemukan luapan air pada perimeter ditch di area disposal, sehingga perlu dilakukan evaluasi. Data yang diproses meliputi curahDi lokasi penelitian, ditemukan luapan air pada perimeter ditch di area disposal, sehingga perlu dilakukan evaluasi. Data yang diproses meliputi curah
ITNYITNY Hasil Penelitian menunjukan pada RQ1 perkuatan lereng yang paling banyak digunakan di Indonesia yaitu Dinding Penahan Tanah dengan persentase 29,87%, SoilHasil Penelitian menunjukan pada RQ1 perkuatan lereng yang paling banyak digunakan di Indonesia yaitu Dinding Penahan Tanah dengan persentase 29,87%, Soil