UNIKAMAUNIKAMA

Jurnal Riset Mahasiswa AkuntansiJurnal Riset Mahasiswa Akuntansi

Sistem penilaian kinerja memberikan informasi yang berguna bagi manajer dan karyawan untuk membantu mereka menentukan tindakan yang bermanfaat bagi perusahaan. Sementara itu di sisi lain, kompensasi ditenggarai sebagai faktor yang berpengaruh terhadap kinerja individu. Penelitian ini mencoba menelusuri sejauh mana peran kompensasi, baik finansial maupun non finasial terhadap kinerja individun. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi literatur dan sumber data sekunder dari literatur penelitian yang ada. Referensi yang ada menunjukkan bahwa kompensasi, baik finansial maupun non finansial telah berperan penting pada kinerja individu. Individu yang termotivasi oleh skema kompensasi yang ditawarkan oleh perusahaan akan berusaha untuk meningkatkan kinerjanya yang berujung pada peningkatan performa perusahaan. Secara keseluruhan, semakin baik kompensasi yang ditawarkan oleh perusahaan, semakin baik kinerja individu yang perusahaan harapkan.

Studi ini menyimpulkan bahwa kompensasi finansial dan non-finansial secara signifikan memengaruhi kinerja individu, mendorong peningkatan motivasi dan kualitas kerja yang berujung pada profitabilitas perusahaan.Pemberian kompensasi yang sesuai juga krusial untuk mempertahankan karyawan berkualitas, menarik talenta baru, serta memotivasi mereka untuk mencapai prestasi lebih tinggi.Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan karena menggunakan studi literatur yang subjektif dan hanya berfokus pada faktor eksternal.sehingga, studi mendatang disarankan untuk menggunakan metode empiris dan menganalisis faktor internal karyawan seperti pendidikan, kesejahteraan, atau nilai personal.

Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman mengenai pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan dengan beralih dari studi literatur ke metode empiris yang lebih mendalam. Misalnya, sebuah studi dapat mengimplementasikan survei skala besar atau melakukan studi kasus komparatif di berbagai jenis organisasi atau sektor industri di Indonesia, seperti membandingkan dampaknya di sektor swasta yang berorientasi profit dengan organisasi nirlaba atau pemerintahan. Pertanyaan penelitian yang muncul adalah: Bagaimana perbedaan strategi kompensasi finansial dan non-finansial memengaruhi tingkat motivasi dan produktivitas karyawan pada perusahaan multinasional dibandingkan dengan usaha kecil menengah di Indonesia? Selanjutnya, mengingat studi ini menyoroti keterbatasan pada faktor eksternal, penelitian masa depan dapat menggali lebih dalam interaksi antara kompensasi dan faktor internal karyawan yang belum tersentuh. Ide penelitiannya bisa berupa: Sejauh mana faktor psikologis dan personal value karyawan, seperti komitmen organisasi atau tingkat religiusitas, memoderasi hubungan antara jenis kompensasi (finansial vs. non-finansial) dengan loyalitas dan kinerja jangka panjang karyawan? Ini akan memberikan gambaran yang lebih holistik mengenai dinamika kinerja. Terakhir, dengan mempertimbangkan dinamika pasar kerja yang terus berubah, penelitian dapat fokus pada adaptasi model kompensasi terhadap tantangan modern. Contohnya, Bagaimana perusahaan dapat merancang sistem kompensasi yang fleksibel dan berkelanjutan untuk menarik dan mempertahankan talenta di era ekonomi digital dan pekerjaan jarak jauh, sekaligus memastikan keadilan dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan? Pendekatan ini akan menghasilkan rekomendasi yang relevan dan aplikatif bagi praktisi SDM dan pemimpin perusahaan dalam mengelola sumber daya manusia.

  1. Pengaruh Kompensasi Finansial dan Non Finansial Terhadap Kinerja Karyawan: Studi Literatur | Jurnal Riset... ejournal.unikama.ac.id/index.php/jrma/article/view/8393Pengaruh Kompensasi Finansial dan Non Finansial Terhadap Kinerja Karyawan Studi Literatur Jurnal Riset ejournal unikama ac index php jrma article view 8393
Read online
File size373.08 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test