UNISMUHUNISMUH

Otoritas : Jurnal Ilmu PemerintahanOtoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan

Penelitian ini mengkaji bagaimana keterampilan digital dan pekerjaan virtual mengubah pola migrasi tenaga kerja, dengan fokus pada pengalaman Uzbekistan di Asia Tengah. Dengan menggunakan analisis hukum komparatif dan sumber statistik sekunder, studi ini menelusuri pergeseran dari mobilitas fisik secara dominan menuju kerja lintas batas yang dipermudah oleh platform tenaga kerja online. Data dari Online Labour Index menunjukkan bahwa permintaan kerja virtual terkonsentrasi di negara-negara berpendapatan tinggi sementara pasokan cenderung berasal dari negara berkembang, mencerminkan munculnya pembagian kerja digital. Analisis membahas implikasi kecerdasan buatan, otomatisasi, dan telework bagi pekerja migran serta menilai respons kebijakan Uzbekistan, termasuk peningkatan keterampilan, standar WorldSkills, dan persiapan pra-migrasi. Temuan menunjukkan bahwa pengembangan keterampilan digital yang ditargetkan, pengakuan sertifikasi yang dipermudah, dan penyesuaian pelatihan dengan standar global dapat meningkatkan daya saing pekerja Uzbek di pasar kerja jarak jauh. Artikel ini berkontribusi pada pengakuan virtual labor migration dalam kerangka hukum internasional serta integrasi persiapan kerja jarak jauh ke dalam strategi tenaga kerja nasional guna mendukung pertumbuhan inklusif dan ketahanan sosial.

Perkembangan teknologi digital dan platform tenaga kerja online telah mengubah paradigma migrasi tenaga kerja, menggeser fokus dari pergerakan fisik ke partisipasi lintas batas secara virtual.Peningkatan keterampilan digital, pengakuan sertifikasi yang diselaraskan dengan standar global, dan penyediaan pelatihan pra-migrasi merupakan kunci bagi Uzbekistan untuk memanfaatkan peluang pasar kerja jarak jauh.Kebijakan yang terintegrasi antara hukum, pendidikan, dan infrastruktur digital akan memperkuat daya saing pekerja Uzbek dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Dengan memahami dinamika virtual labor migration, penelitian lanjutan dapat menanyakan bagaimana platform digital dapat menyesuaikan mekanisme pengevaluasian keahlian agar lebih inklusif bagi pekerja dari negara berkembang; mengeksplorasi model kerjasama publik‑swasta yang memfasilitasi akses pembayaran internasional bagi freelancer Uzbek tanpa menimbulkan biaya tinggi; serta memformulasikan kebijakan identifikasi dan perlindungan sosial bagi pekerja remote yang masih tidak terjangkau oleh sistem jaminan sosial tradisional, sehingga memperkuat keadilan dan keberlanjutan jalur kerja jarak jauh.

  1. Chapter 2: Freelancers in organizations: a novel perspective in: Engineering the World of Work. chapter... doi.org/10.4337/9781839105562.00011Chapter 2 Freelancers in organizations a novel perspective in Engineering the World of Work chapter doi 10 4337 9781839105562 00011
  2. The Impact of Technology on the Labor Market: An Analysis of the Changing Landscape | Atlantis Press.... doi.org/10.2991/978-94-6463-408-2_56The Impact of Technology on the Labor Market An Analysis of the Changing Landscape Atlantis Press doi 10 2991 978 94 6463 408 2 56
  3. Brain drain or brain gain? Effects of high-skilled international emigration on origin countries | Science.... science.org/doi/10.1126/science.adr8861Brain drain or brain gain Effects of high skilled international emigration on origin countries Science science doi 10 1126 science adr8861
Read online
File size827.37 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test