UNMUNM

Jurnal Psikologi Pendidikan dan KonselingJurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling

Penelitian bertujuan untuk melihat pengaruh harapan dan makna hidup terhadap flourishing mahasiswa jurusan pendidikan. Flourishing merupakan kondisi mental individu yang positif dalam diri individu sehingga ia memiliki kemampuan dalam menyeimbangkan aspek negatif maupun positif dan mengenali kekuatannya. Bagi mahasiswa jurusan pendidikan, flourishing dibutuhkan agar mereka siap memiliki motivasi dan komitmen sebagai seorang pendidik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Uji regresi linier berganda yang digunakan untuk melihat pengaruh harapan dan makna hidup terhadap flourishing mahasiswa menunjukkan nilai sig. sebesar 0,000 yang berarti harapan dan makna hidup memiliki pengaruh terhadap flourishing mahasiswa.

Harapan dan makna hidup secara bersamaan berpengaruh signifikan terhadap flourishing mahasiswa jurusan pendidikan, sehingga meningkatkan kemampuan mereka untuk mengalami kesejahteraan mental positif.Rata‑rata skor harapan, makna, dan flourishing menunjukkan bahwa siswa masih berada pada kategori harapan sedang dan flourishing rendah.Penelitian ini membuka peluang untuk pengembangan intervensi yang dapat meningkatkan harapan dan makna hidup guna memperbaiki kondisi flourishing bagi mahasiswa.

Berdasarkan temuan, disarankan untuk menyelidiki efektivitas program pembinaan harapan dan makna hidup yang dilaksanakan secara virtual di perguruan tinggi, serta mengevaluasi dampaknya terhadap peningkatan flourishing mahasiswa secara longitudinal. Penelitian lanjutan juga perlu meneliti peran dukungan sosial dan kebijakan institusi dalam memperkuat hubungan antara harapan, makna hidup, dan flourishing, dengan menggunakan pendekatan campuran antara data kuantitatif dan kualitatif. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara mahasiswa jurusan pendidikan dengan jurusan lain, guna menilai apakah faktor-faktor ini memiliki dampak yang berbeda pada kelompok profesional yang berbeda; hasilnya dapat menjadi dasar pengembangan program kesejahteraan yang lebih tersegmentasi.

  1. Meaning in life is a fundamental protective factor in the context of psychopathology - Steger - 2022... doi.org/10.1002/wps.20916Meaning in life is a fundamental protective factor in the context of psychopathology Steger 2022 doi 10 1002 wps 20916
  2. Implementasi Konseling REBT dalam Rangka Mengarahkan Meaning Of Life Remaja | Jurnal Bimbingan Konseling... ejurnal.undana.ac.id/index.php/JBKF/article/view/10638Implementasi Konseling REBT dalam Rangka Mengarahkan Meaning Of Life Remaja Jurnal Bimbingan Konseling ejurnal undana ac index php JBKF article view 10638
  3. Rasch-based Validation of Meaning of Life Scale of Students | Islamic Guidance and Counseling Journal.... journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/igcj/article/view/4478Rasch based Validation of Meaning of Life Scale of Students Islamic Guidance and Counseling Journal journal iaimnumetrolampung ac index php igcj article view 4478
Read online
File size340.76 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test