UNSURYAUNSURYA

JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRIJURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Baterai adalah alat yang mengubah energi kimia menjadi energi listrik dan digunakan pada perangkat elektronik. Perangkat elektronik portabel seperti handphone, laptop, senter, dan remote control menggunakan baterai sebagai sumber listriknya. Berdasarkan survei lapangan, banyak baterai palsu (cloning) yang beredar di masyarakat, terutama baterai tipe 18650. Penggunaan baterai cloning dapat merusak peralatan elektronik. Perbedaan antara baterai otane (asli) dan cloning (palsu) adalah nilai daya (mAh) dan tegangan (volt) tidak sesuai dengan yang tertera pada baterai, dan perbedaan ini tidak terlihat secara kasat mata. Perancangan alat portable pendeteksi originalitas baterai tipe 18650 menggunakan Arduino Nano dapat mengukur nilai daya dan tegangan pada baterai.

Arus dari baterai akan mengalir ke beban dan akan dibaca oleh Arduino Nano.Jika tegangan lebih dari 1,6 volt dan kurang dari 4,2 volt, maka akan ditampilkan di layar OLED dan mosfet akan off.Jika tegangan kurang dari 1,6 volt dan lebih dari 4,2 volt, maka mosfet akan on dan Arduino akan memberikan sinyal ke buzzer dan peringatan ke layar OLED.Hasil pengujian tegangan awal dan akhir melalui perbandingan antara alat dan avometer selama 20 menit menunjukkan bahwa baterai cloning mengalami penurunan tegangan yang drastis, sedangkan baterai original perlahan atau konstan.Baterai palsu hanya dapat digunakan sekitar 20 menit dengan tegangan awal rata-rata 4,2 volt dan tegangan akhir rata-rata 1,9 volt, sedangkan baterai asli dapat digunakan sekitar 8 jam dengan tegangan awal rata-rata 4,2 volt dan tegangan akhir rata-rata 1,6 volt.Pengujian proses penurunan dari dua jenis baterai dengan sistem 20 menit dan beban 5 watt 10 Ω menunjukkan akurasi 98% untuk baterai asli dan 85% untuk baterai cloning.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai merek baterai 18650 asli dan palsu untuk menganalisis perbedaan kinerja dan karakteristik listrik secara lebih mendalam. Selain itu, pengembangan alat pendeteksi originalitas baterai ini dapat dilakukan dengan menambahkan fitur-fitur tambahan, seperti kemampuan untuk mendeteksi kerusakan baterai atau mengukur kapasitas baterai secara akurat. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi metode-metode alternatif dalam mendeteksi baterai palsu, seperti menggunakan teknik pengenalan citra atau analisis kimia.

Read online
File size438.94 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test