UNSURYAUNSURYA

JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRIJURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Throttle Position Sensor (TPS) merupakan komponen penting dalam sistem injeksi yang berfungsi memberikan informasi posisi bukaan throttle kepada ECU untuk menentukan suplai bahan bakar. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kinerja mesin Honda CB150R yang menggunakan TPS standar pabrik dan TPS racing aftermarket. Metode pengujian dilakukan secara eksperimental menggunakan dynotest pada kondisi throttle penuh dengan pengambilan data bertahap pada rentang 2.000–10.000 RPM. Parameter yang diamati meliputi daya, torsi, suhu pendingin mesin, kelembapan udara, kecepatan, serta rasio udara–bahan bakar (AFR). Hasil menunjukkan bahwa TPS racing menghasilkan peningkatan torsi pada putaran menengah–tinggi dibandingkan TPS standar, dengan kecenderungan campuran udara–bahan bakar yang lebih kaya. Sementara itu, daya maksimum kedua TPS relatif sama dan perubahan suhu pendingin tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan TPS racing dapat meningkatkan akselerasi pada rentang putaran tertentu, meskipun tidak meningkatkan daya puncak secara keseluruhan.

TPS racing memberikan peningkatan torsi pada putaran menengah–tinggi dibandingkan TPS standar, yang mendukung akselerasi lebih responsif.Perbaikan ini disebabkan oleh kecenderungan campuran udara–bahan bakar yang lebih kaya akibat respons sinyal TPS racing yang lebih cepat.Meskipun demikian, tidak terdapat peningkatan signifikan pada daya maksimum maupun suhu pendingin mesin, sehingga TPS racing lebih cocok untuk kebutuhan performa akselerasi daripada peningkatan efisiensi atau kecepatan puncak.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji pengaruh kombinasi TPS racing dengan pengaturan ECU yang dimodifikasi, karena kemungkinan besar respons torsi yang lebih baik dapat dioptimalkan lebih jauh jika mapping injeksi dan pengapian disesuaikan. Kedua, diperlukan studi tentang konsumsi bahan bakar jangka panjang saat menggunakan TPS racing dalam kondisi berkendara nyata, seperti di perkotaan dan jalur pegunungan, untuk memahami dampak efisiensi dan ekonomisnya bagi pengguna harian. Ketiga, sebaiknya dievaluasi pula stabilitas idle dan emisi gas buang akibat penggunaan TPS racing, mengingat perubahan sinyal posisi throttle dapat memengaruhi proses pembakaran pada putaran rendah, yang penting untuk memenuhi standar lingkungan dan kenyamanan berkendara.

Read online
File size542.36 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test