E JOURNALLPPMUNSAE JOURNALLPPMUNSA
Jurnal SainTekAJurnal SainTekAPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan dan pengaruhnya terhadap debit air di daerah aliran sungai (DAS) Desa Moyo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengukuran langsung debit air (metode apung) dan analisis data sekunder. Data skunder diperoleh dari Instansi Pemerintah berupa data luas lahan hutan, data luas penggunaan lahan hutan, data curah hujan dalam kurun waktu 5 tahun, data curah hujan dianalisis dengan menggunakan metode aritmatika. Hasil penelitian menunjukkan, besar debit sungai Desa Moyo, yakni pada bulan Maret besar debit airnya adalah 0.87 m3/dtk dengan luas penampang sungai 2.88 m2 serta kecepatan rata-rata 0.24 m/dtk, dan pada bulan Juni besar debit airnya adalah 0.307 m3/dtk dengan luas penampang sungai 1.905 m2 serta kecepatan rata-rata 0.19 m/dtk. Dari data curah hujan 5 tahunan di stasiun Dinas Perairan Moyo Hilir dan Dinas BP3K Moyo Hilir didapatkan hujan rata-rata di kawasan ini sebesar 624.53 mm, dengan curah hujan paling deras terjadi di tahun 2016 sebesar 160,25 mm. Penggunaan alih fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian di desa Moyo dari luas lahan awal 275 ha menjadi 100 ha mengakibatkan berkurangnya debit air sungai, yakni pada bulan Maret debit air sebesar 0,87 m3/dtk, pada bulan Juni debit air sebesar 0,307 m3/dtk, terjadi pengurangan sebesar 0,563 m3/dtk. Dan juga menyebabkan sebagian air hujan yang jatuh ke tanah menjadi air permukaan.
Berdasarkan pengukuran debit yang dilakukan di sungai Desa Moyo setelah adanya perubahan tata guna lahan maka debit air pada bulan Januari adalah 0.87 m3/dtk dengan luas penampang sungai 2.24 m/dtk, dan pada bulan Juni besar debit airnya adalah 0.307 m3/dtk dengan luas penampang sungai 1.Penggunaan alih fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian di desa Moyo dari luas lahan awal 275 ha menjadi 100 ha mengakibatkan berkurangnya debit air sungai sebesar 0,563 m3/dtk.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak perubahan tata guna lahan terhadap ketersediaan air di daerah aliran sungai Moyo. Selain itu, perlu juga diteliti bagaimana strategi pengelolaan lahan yang optimal untuk menjaga ketersediaan air dan mencegah luapan air yang menggenangi kawasan di wilayah desa Moyo. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak perubahan tata guna lahan terhadap kualitas air di sungai Moyo, termasuk tingkat polusi dan kontaminasi yang mungkin terjadi. Dengan demikian, dapat ditemukan solusi yang komprehensif untuk menjaga kelestarian ekosistem sungai Moyo dan mencegah dampak negatif perubahan tata guna lahan.
| File size | 204.31 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UPN VeteranUPN Veteran Proses pengambilan keputusan bersifat top-down dan minim partisipasi warga. Meskipun prosedur teknis seperti KKPR, site plan, dan kajian drainase telahProses pengambilan keputusan bersifat top-down dan minim partisipasi warga. Meskipun prosedur teknis seperti KKPR, site plan, dan kajian drainase telah
UNPERBAUNPERBA Faktor ekonomi (68,7%) menjadi pendorong utama alih fungsi, diikuti masalah regenerasi petani (57,3%) dan infrastruktur tidak memadai (42,1%). ProgramFaktor ekonomi (68,7%) menjadi pendorong utama alih fungsi, diikuti masalah regenerasi petani (57,3%) dan infrastruktur tidak memadai (42,1%). Program
UNJUNJ Pertumbuhan penduduk perkotaan yang terus meningkat menimbulkan dampak spasial yang serius bagi kehidupan kota, terutama dengan meningkatnya kebutuhanPertumbuhan penduduk perkotaan yang terus meningkat menimbulkan dampak spasial yang serius bagi kehidupan kota, terutama dengan meningkatnya kebutuhan
UNJUNJ Tingginya kebutuhan lahan untuk permukiman di Kecamatan Cimenyan, yang dipicu oleh pesatnya pertumbuhan penduduk, telah mendorong terjadinya alih fungsiTingginya kebutuhan lahan untuk permukiman di Kecamatan Cimenyan, yang dipicu oleh pesatnya pertumbuhan penduduk, telah mendorong terjadinya alih fungsi
USIUSI Pemanfaatan lahan Sub DAS Aek Pohon di Kecamatan Panyabungan didominasi oleh sektor pertanian (82,9% luas), meliputi sawah, perkebunan, ladang, kolam,Pemanfaatan lahan Sub DAS Aek Pohon di Kecamatan Panyabungan didominasi oleh sektor pertanian (82,9% luas), meliputi sawah, perkebunan, ladang, kolam,
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Oleh karena itu, perencanaan tata ruang yang terintegrasi, kolaborasi lintas sektor, dan pemanfaatan teknologi diperlukan untuk mengatur pertumbuhan perkotaanOleh karena itu, perencanaan tata ruang yang terintegrasi, kolaborasi lintas sektor, dan pemanfaatan teknologi diperlukan untuk mengatur pertumbuhan perkotaan
STTCIREBONSTTCIREBON Tata ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah yang meliputi peruntukan ruang untuk fungsi lindung dan peruntukan ruang untuk fungsiTata ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah yang meliputi peruntukan ruang untuk fungsi lindung dan peruntukan ruang untuk fungsi
UNIPASBYUNIPASBY Semakin bertambahnya populasi manusia menyebabkan pemukiman penduduk, pertokoan, serta jalan semakin banyak dan membuat luasan vegetasi semakin menurun.Semakin bertambahnya populasi manusia menyebabkan pemukiman penduduk, pertokoan, serta jalan semakin banyak dan membuat luasan vegetasi semakin menurun.
Useful /
PANCASILAPANCASILA Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh saluran distribusi dan efisiensi pemasaran terhadap kinerja rantai pasok pada Cimanggu Fish Center di KabupatenPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh saluran distribusi dan efisiensi pemasaran terhadap kinerja rantai pasok pada Cimanggu Fish Center di Kabupaten
PANCASILAPANCASILA Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi harga dan peningkatan kualitas produk perlu diseimbangkan untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen. ImplikasiPenelitian ini menyimpulkan bahwa strategi harga dan peningkatan kualitas produk perlu diseimbangkan untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Implikasi
E JOURNALLPPMUNSAE JOURNALLPPMUNSA Dengan desain tungku pembakaran yang sudah ada saat ini, baik bahan bakarnya menggunakan kayu atau sekam padi pada umumnya kerusakan batu bata dalam prosesDengan desain tungku pembakaran yang sudah ada saat ini, baik bahan bakarnya menggunakan kayu atau sekam padi pada umumnya kerusakan batu bata dalam proses
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Investigasi kemungkinan menunjukkan leukositosis, pergeseran hemidiaphragm kiri, dan area infark splenik dengan atau tanpa koleksi perisplenin. ManajemenInvestigasi kemungkinan menunjukkan leukositosis, pergeseran hemidiaphragm kiri, dan area infark splenik dengan atau tanpa koleksi perisplenin. Manajemen