E JOURNALLPPMUNSAE JOURNALLPPMUNSA
Jurnal SainTekAJurnal SainTekABatu bata merupakan bahan bangunan yang sangat akrab bagi masyarakat, baik masyarakat perkotaan ataupun pedesaan. Bahan bangunan ini juga mudah diperoleh dengan harga yang bervariasi. Karena hal inilah, batu bata masih menjadi primadona bahan konstruksi dibanding dengan material lain dengan fungsi yang sama. Dari seluruh proses pembuatan batu bata, tahap pembakaran adalah tahap yang paling menentukan berhasil tidaknya usaha ini. Dengan desain tungku pembakaran yang sudah ada saat ini, baik bahan bakarnya menggunakan kayu atau sekam padi pada umumnya kerusakan batu bata dalam proses pembakaran sekitar 20% sampai 30% (Tamrin, 2008). Dengan mempertimbangkan hal yang telah disampaikan diatas, maka ridesain Tungku Pembakaran Batu Bata sangatlah tepat. Karena perlu adanya usaha untuk mengurangi persentase kerusakan dan energy yang digunakan. Metode yang digunakan untuk mencapai desain akhir yaitu survei lapangan, pengumpulan data, analisa data, konsep dan desain akhir. Dari hasil studi pustaka tentang tungku pembakaran digunakan tungku dengan model tungku dengan api berbalik atau pada bagian atas dibuat melengkung. Untuk posisi penyusunan batu bata ketika pembakaran dibuat jarak 5,5 cm antar batu bata dalam 1 baris dan jarak 5 cm antar baris, dengan tujuan agar radiasi panas dapat merata sehingga dapat menekan persentase kerusakan batu bata pada saat pembakaran. Dari hasil analisis diperoleh waktu pembakaran menggunakan bahan bakar kayu selama 17,6 jam, yang berarti dari waktu pembakaran menggunakan tungku konvensional selama 4 hari dapat menghemat waktu selama 78,4 jam, atau sama dengan 81,67 %. Dan hasil analisis menggunakan bahan bakar sekam padi diperoleh waktu 14,43 jam, yang berarti dari waktu pembakaran menggunakan tungku konvensional selama 7 hari dapat menghemat waktu selama 153,57 jam, atau sama dengan 91,41 %.
Dari hasil studi pustaka tentang tungku pembakaran digunakan tungku dengan model tungku dengan api berbalik atau pada bagian atas dibuat melengkung.Untuk posisi penyusunan batu bata ketika pembakaran dibuat jarak 5,5 cm antar batu bata dalam 1 baris dan jarak 5 cm antar baris, dengan tujuan agar radiasi panas dapat merata sehingga dapat menekan persentase kerusakan batu bata pada saat pembakaran.Dari hasil analisis diperoleh waktu pembakaran menggunakan bahan bakar kayu selama 17,6 jam, yang berarti dari waktu pembakaran menggunakan tungku konvensional selama 4 hari dapat menghemat waktu selama 78,4 jam, atau sama dengan 81,67 %.Dan hasil analisis menggunakan bahan bakar sekam padi diperoleh waktu 14,43 jam, yang berarti dari waktu pembakaran menggunakan tungku konvensional selama 7 hari dapat menghemat waktu selama 153,57 jam, atau sama dengan 91,41 %.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi jenis kayu dan sekam padi terhadap efisiensi pembakaran dan kualitas batu bata yang dihasilkan. Hal ini penting untuk mengidentifikasi bahan bakar alternatif yang lebih optimal dan ramah lingkungan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem kontrol otomatis untuk tungku pembakaran, yang mampu mengatur suhu dan aliran udara secara presisi. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi kerusakan batu bata. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara tungku pembakaran hasil redesain dengan tungku konvensional dari segi biaya operasional, emisi gas buang, dan dampak lingkungan secara keseluruhan. Hasil penelitian ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai keunggulan dan kelemahan tungku pembakaran hasil redesain, sehingga dapat menjadi acuan bagi para pengrajin batu bata dalam memilih teknologi yang paling sesuai.
| File size | 316.22 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Penelitian ini bertujuan menghitung beban yang diterima fondasi bore pile, kapasitas dukung, dan penurunan yang terjadi. Kapasitas dukung dihitung menggunakanPenelitian ini bertujuan menghitung beban yang diterima fondasi bore pile, kapasitas dukung, dan penurunan yang terjadi. Kapasitas dukung dihitung menggunakan
POLNAMPOLNAM Haulussy, Kota Ambon, berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) No. 14/PRT/M/2017. Penelitian ini menggunakan metodeHaulussy, Kota Ambon, berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) No. 14/PRT/M/2017. Penelitian ini menggunakan metode
POLNAMPOLNAM Analisis data menunjukkan bahwa tingkat kerusakan pada ruas jalan Desa Morella dari STA 0 000 hingga STA 2 000 dikategorikan sangat baik, dengan nilaiAnalisis data menunjukkan bahwa tingkat kerusakan pada ruas jalan Desa Morella dari STA 0 000 hingga STA 2 000 dikategorikan sangat baik, dengan nilai
POLNAMPOLNAM Oleh karena itu, diperlukan pengembangan alat akuisisi data menggunakan mikrokontroler ESP-32 sebagai pengolah data yang dilengkapi dengan sensor suhuOleh karena itu, diperlukan pengembangan alat akuisisi data menggunakan mikrokontroler ESP-32 sebagai pengolah data yang dilengkapi dengan sensor suhu
POLNAMPOLNAM Total konsumsi energi harian di dusun tersebut adalah 605,064 kWh, dan sistem PLTS yang dirancang mampu menyediakan energi yang cukup untuk memenuhi kebutuhanTotal konsumsi energi harian di dusun tersebut adalah 605,064 kWh, dan sistem PLTS yang dirancang mampu menyediakan energi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan
POLNAMPOLNAM Pengujian dilakukan dengan mengasapkan beberapa sampel ikan dan menganalisis rasa, aroma, tekstur, serta daya tahan produk. Hasil penelitian menunjukkanPengujian dilakukan dengan mengasapkan beberapa sampel ikan dan menganalisis rasa, aroma, tekstur, serta daya tahan produk. Hasil penelitian menunjukkan
POLNAMPOLNAM 3% to 84. 6%. Optimisation analysis using three algorithms demonstrates that the Multi-Objective Grey Wolf Optimiser achieves superior performance, with3% to 84. 6%. Optimisation analysis using three algorithms demonstrates that the Multi-Objective Grey Wolf Optimiser achieves superior performance, with
POLNAMPOLNAM Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang memengaruhi penerapan BIM dalam proyek konstruksi di Kota Ambon adalah kurangnya pendidikan atau pelatihanHasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang memengaruhi penerapan BIM dalam proyek konstruksi di Kota Ambon adalah kurangnya pendidikan atau pelatihan
Useful /
POLNAMPOLNAM Hasil penelitian menunjukkan RAB berdasarkan AHSP Permen PUPR No. 8 Tahun 2023 adalah Rp 3,045,367,998.96 (dibulatkan menjadi Rp 3,045,000,000.00), RKS,Hasil penelitian menunjukkan RAB berdasarkan AHSP Permen PUPR No. 8 Tahun 2023 adalah Rp 3,045,367,998.96 (dibulatkan menjadi Rp 3,045,000,000.00), RKS,
POLNAMPOLNAM Untuk itu, digunakan metode model logit biner berdasarkan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor waktu, biaya, kenyamanan,Untuk itu, digunakan metode model logit biner berdasarkan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor waktu, biaya, kenyamanan,
PANCASILAPANCASILA Analisis dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui perhitungan margin pemasaran, farmers share, rasio keuntungan terhadap biaya, serta metode AnalyticalAnalisis dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui perhitungan margin pemasaran, farmers share, rasio keuntungan terhadap biaya, serta metode Analytical
E JOURNALLPPMUNSAE JOURNALLPPMUNSA h dan pada jarak 5000 meter nilai Specific Fuel Consumption rata-rata dari Pertamax Turbo sedikit lebih kecil yaitu 0,0162 Kg/kW. h, dan Pemakaian darih dan pada jarak 5000 meter nilai Specific Fuel Consumption rata-rata dari Pertamax Turbo sedikit lebih kecil yaitu 0,0162 Kg/kW. h, dan Pemakaian dari