UPN VeteranUPN Veteran

Jurnal MebisJurnal Mebis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak opini publik, integritas publik, dan kebijakan publik terhadap loyalitas publik. Word-of-mouth adalah alat pemasaran yang sangat efektif di mana rekomendasi dan informasi yang dibagikan oleh individu kepada orang lain dapat membentuk persepsi dan sikap konsumen tentang produk atau layanan tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mendistribusikan kuesioner kepada tiga puluh responden yang telah menggunakan produk atau layanan yang diteliti dan menyelesaikan survei dengan jujur. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk memeriksa hubungan antara variabel independen (opini publik, integritas, dan pengaturan tujuan) dan variabel dependen (loyalitas publik). Temuan studi menunjukkan bahwa Word-of-Mouth memiliki dampak positif dan signifikan terhadap loyalitas. Selain itu, integritas terbukti memiliki dampak signifikan terhadap loyalitas publik, menunjukkan bahwa kejujuran dan integritas dalam menyebarkan informasi menjaga integritas keputusan konsumen untuk menjadi loyal. Selain itu, kebijakan publik memiliki efek moderasi yang signifikan, di mana kebijakan publik dapat memperkuat sentimen publik terhadap produk atau layanan. Hal ini memberikan saran praktis bagi bisnis tentang cara mengembangkan strategi pemasaran dan komunikasi yang efektif untuk meningkatkan loyalitas konsumen. Promosi word-of-mouth yang positif, menjaga integritas komunikasi, dan memahami dinamika kebijakan publik dapat menjadi kunci dalam membangun basis pelanggan yang setia.

Berdasarkan analisis dan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa.Ada dampak signifikan dari pemasaran word-of-mouth terhadap loyalitas konsumen.Dampak word-of-mouth terhadap loyalitas konsumen ditunjukkan dalam Tabel 5 (nilai ρ = 0,001 < 0,05).Karena nilai ρ lebih kecil dari α, akan ada dampak signifikan terhadap tingkat loyalitas konsumen.Ada dampak yang signifikan dari Benchmarking Kualitas Layanan terhadap Loyalitas Konsumen.Tabel 5 menunjukkan dampak Benchmarking Kualitas Layanan terhadap loyalitas konsumen (nilai ρ = 0,001 < 0,05).Karena nilai ρ lebih kecil dari α, ada dampak signifikan dari Benchmarking Kualitas Layanan terhadap loyalitas konsumen.Ada faktor-faktor yang berdampak signifikan terhadap loyalitas konsumen terhadap merek.Tabel 5 menampilkan dampak Analisis Sensitivitas Konsumen terhadap loyalitas konsumen (nilai ρ = 0,000 < 0,05).Karena nilai ρ lebih kecil dari α, akan ada dampak signifikan terhadap loyalitas konsumen berdasarkan Analisis Sensitivitas Konsumen.Ada perbedaan yang signifikan antara loyalitas konsumen dan benchmarking kualitas layanan serta analisis sensitivitas konsumen.Tabel 7 menunjukkan dampak pemasaran word-of-mouth, analisis sensitivitas konsumen, dan benchmarking kualitas layanan terhadap loyalitas konsumen (nilai ρ = 0,000 < 0,05).Ketika nilai ρ lebih kecil dari α, akan ada dampak signifikan terhadap loyalitas konsumen dari Word of Mouth, Analisis Sensitivitas Konsumen, dan Benchmarking Kualitas Layanan secara bersamaan.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Menganalisis lebih lanjut dampak word-of-mouth pada loyalitas konsumen dalam konteks industri tertentu, seperti industri software. 2. Meneliti bagaimana kebijakan publik dapat memperkuat sentimen publik terhadap produk atau layanan, dan bagaimana hal ini dapat diterapkan pada berbagai industri. 3. Mengkaji strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan loyalitas konsumen, dengan mempertimbangkan peran word-of-mouth, integritas, dan kebijakan publik.

Read online
File size248.46 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test