BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED

InJEBA : International Journal of Economics, Business and AccountingInJEBA : International Journal of Economics, Business and Accounting

Neat Barbershop adalah sebuah usaha di bidang jasa yang berlokasi di Jl. Gajah Mada No. 55 CD, Kota Baru Bandar Lampung yang bertujuan memberikan layanan cukur rambut terbaik pilihan konsumen. Namun, Neat Barbershop mengalami ketidakstabilan jumlah pelanggan yang datang dan cenderung menurun setiap bulannya. Ketidakstabilan ini dapat menyebabkan keterlambatan dan mengurangi minat konsumen dalam menggunakan layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi layanan yang dibutuhkan oleh konsumen melalui voice of the customer, kemudian menganalisis layanan mana yang perlu ditingkatkan atau dimaksimalkan untuk mencapai kepuasan pelanggan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quality Function Deployment (QFD) yang merupakan alat untuk mengubah apa yang diinginkan konsumen menjadi karakteristik kualitas serta mengembangkan perencanaan kualitas untuk mendapatkan hasil akhir yang memuaskan dengan salah satu tekniknya, House Of Quality (HOQ). Melalui analisis HOQ, hasil perhitungan untuk setiap prioritas perbaikan dan pengembangan menghasilkan 5 atribut yang tidak memuaskan bagi konsumen, 5 atribut ketertarikan konsumen, dan karakteristik teknis usaha yang perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan kualitas layanan terbaik.

Berdasarkan penelitian terhadap umpan balik 110 responden pengguna layanan Neat Barbershop, ditemukan 12 atribut layanan yang penting bagi pelanggan.Atribut seperti Komunikasi, Keamanan, Bukti Langsung, Kredibilitas, dan Harga menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan berdasarkan kinerja kepuasan pelanggan.Perbaikan pada fokus pelanggan, keterlibatan staf, pendekatan sistematis, dan strategi harga serta lingkungan fisik sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.

Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan sistem Customer Relationship Management (CRM) dapat meningkatkan pemahaman terhadap preferensi pelanggan secara personal di barbershop, dengan menguji efektivitas penyimpanan data kunjungan, gaya rambut favorit, dan kebiasaan booking terhadap tingkat loyalitas pelanggan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi dampak peningkatan aspek fisik layanan—seperti kebersihan, desain interior, dan penampilan staf—terhadap persepsi kualitas dan keputusan pelanggan, melalui studi komparatif sebelum dan sesudah renovasi lingkungan barbershop. Ketiga, perlu dikaji efektivitas penerapan metode PDCA (Plan-Do-Check-Act) dalam proses perbaikan berkelanjutan pada manajemen barbershop, dengan melihat apakah pendekatan sistematis ini mampu meningkatkan konsistensi layanan dan kinerja staf secara bertahap. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan panduan praktis namun berbasis data untuk pengembangan bisnis jasa perawatan pria di wilayah perkotaan yang kompetitif.

Read online
File size792.92 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test