BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED

InJEBA : International Journal of Economics, Business and AccountingInJEBA : International Journal of Economics, Business and Accounting

Masalah penyerapan anggaran yang rendah atau dapat dikatakan sebagai masalah klasik di Indonesia karena terus terjadi setiap tahun. Dana desa yang sangat besar telah menjadi perhatian pemerintah, terutama mengenai kesiapan desa dalam mengelola dana desa yang dialokasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh kompetensi aparatur desa, partisipasi masyarakat, dan sistem pengendalian internal terhadap kinerja pemerintahan desa. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah sekretaris desa, bendahara desa, badan perwakilan desa, dan perwakilan masyarakat. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Instrumen diuji menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi aparatur desa mempengaruhi kinerja pemerintahan desa sedangkan partisipasi masyarakat dan sistem pengendalian internal tidak mempengaruhi kinerja pemerintahan desa.

Berdasarkan hasil penelitian, analisis, dan pembahasan dalam penelitian tentang pengaruh kompetensi aparatur desa, partisipasi masyarakat, dan sistem pengendalian internal terhadap kinerja pemerintahan desa, diperoleh kesimpulan sebagai berikut.Kompetensi aparatur desa memiliki pengaruh positif terhadap kinerja pemerintahan desa.Artinya, semakin tinggi kompetensi aparatur desa dalam pemerintahan desa, semakin tinggi pula kinerja pemerintahan desa.Kompetensi yang memadai akan meningkatkan kinerja pemerintahan desa.Partisipasi masyarakat tidak mempengaruhi kinerja pemerintahan desa.Hal ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat tidak dapat menjamin kinerja pemerintahan desa yang tinggi atau rendah.Frekuensi atau jarang partisipasi masyarakat dalam musyawarah desa tidak secara otomatis akan meningkatkan kinerja pemerintahan desa.Sistem pengendalian internal tidak mempengaruhi kinerja pemerintahan desa.Pengendalian yang tidak dilakukan secara optimal dan pengetahuan minimal oleh Badan Permusyawaratan Desa.Hal ini tidak akan mampu meningkatkan kinerja pemerintahan desa.

Untuk meningkatkan kinerja pemerintahan desa, penelitian selanjutnya dapat fokus pada faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja, seperti kepemimpinan, motivasi, dan budaya kerja aparatur desa. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemerintahan desa, serta bagaimana teknologi dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dan pengawasan. Penelitian juga dapat menyelidiki dampak dari pelatihan dan pengembangan kompetensi aparatur desa terhadap kinerja pemerintahan desa, serta bagaimana sistem pengendalian internal yang efektif dapat diterapkan untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana desa.

  1. DETERMINAN AKUNTABILITAS KEUANGAN DANA DESA PASCA PENERAPAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 | Jurnal... doi.org/10.33369/j.akuntansi.9.3.201-218DETERMINAN AKUNTABILITAS KEUANGAN DANA DESA PASCA PENERAPAN UNDANG UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 Jurnal doi 10 33369 j akuntansi 9 3 201 218
  2. Media Riset Akuntansi Auditing & Informasi (MRAAI) diterbitkan oleh Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi... doi.org/10.25105/mraai.v20i2.7894Media Riset Akuntansi Auditing Informasi MRAAI diterbitkan oleh Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi doi 10 25105 mraai v20i2 7894
Read online
File size803.6 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test