STAI MIFDASTAI MIFDA
AL-HUDA: Jurnal Pendidikan DasarAL-HUDA: Jurnal Pendidikan DasarPenelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yang terdapat ketika kegiatan belajar mengajar, diantaranya aktivitas belajar yang membosankan, kurangnya komunikasi antara siswa dan guru atau siswa dan siswa, kurang aktifnya siswa ketika pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruhnya model cooperative learning tipe tebak kata dalam peningkatan hasil belajar siswa. Implementasi model cooperative learning tipe tebak kata terdiri dari langkah-langkah pembelajaran, adapun bentuk-bentuk tipe tebak kata yaitu tebak kata berpasangan, tebak kata kelompok, tebak kata berwaktu dan tebak kata menggunakan media. Dan juga faktor internal dan eskternal yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada tahap selanjutnya, hasil dari wawancara selanjutnya diinterpretasi, dideskripsi dan dianalisis. Khusus untuk hasil observasi, wawancara dan dokumentasi pada siswa dianalaisis berdasarkan indikator mengenai langkah-langkah model cooperative learning tipe tebak kata, bentuk- bentuk model cooperative learning tipe tebak kata dan faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Setelah analisis data dilakukan, peneliti mengecek keabsahan data dengan menggunakan ketekunan pengamatan dan triangulasi. Kemudian menyusun laporan dan melaporkan hasil penelitian. Hasil analisis yang penulis lakukan dari penelitian ini ditemukan hasil yang baik, dapat dilihat dari siswa yang bersemangat, antusias dan lebih aktif saat pembelajaran berlangsung. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa guru telah memberikan peran yang baik kepada siswa dalam kegiatan pembelajaran berlangsung. Implementasi model cooperative learning tipe tebak kata dalam peningkatan hasil belajar dapat dikatakan baik, terlihat dari siswa yang semakin bersemangat dan aktif.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi model cooperative learning tipe tebak kata dilakukan melalui tiga langkah utama.Bentuk-bentuk model ini meliputi tebak kata berpasangan, berkelompok, berwaktu, dan menggunakan media.Selain itu, hasil belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal seperti kesehatan, kecerdasan, minat, dan cara belajar, serta faktor eksternal seperti keluarga, sekolah, masyarakat, dan lingkungan sekitar.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas model cooperative learning tipe tebak kata pada mata pelajaran lain, tidak hanya pada mata pelajaran yang menjadi fokus penelitian ini. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak partisipan, seperti guru dari berbagai sekolah, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai implementasi model ini. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor internal dan eksternal yang paling signifikan mempengaruhi keberhasilan implementasi model cooperative learning tipe tebak kata, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat dioptimalkan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Dengan memahami lebih baik bagaimana model tebak kata dapat diadaptasi dan dioptimalkan dalam berbagai konteks pembelajaran, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik, interaktif, dan memotivasi bagi siswa.
| File size | 497.71 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UIADUIAD Instrumen penelitian adalah tes pilihan ganda yang terdiri dari 20 item yang telah divalidasi dan terbukti andal. Analisis data dilakukan menggunakan PairedInstrumen penelitian adalah tes pilihan ganda yang terdiri dari 20 item yang telah divalidasi dan terbukti andal. Analisis data dilakukan menggunakan Paired
UIADUIAD Analisis statistik deskriptif dan inferensial (uji normalitas, homogenitas, dan t‑uji pasangan) menunjukkan peningkatan skor rata‑rata dari 31,92 menjadiAnalisis statistik deskriptif dan inferensial (uji normalitas, homogenitas, dan t‑uji pasangan) menunjukkan peningkatan skor rata‑rata dari 31,92 menjadi
UNJUNJ Dengan menggunakan kerangka Educational Design Research (EDR) Plomp (2013), studi ini dilaksanakan melalui tiga fase: penelitian awal, prototyping, danDengan menggunakan kerangka Educational Design Research (EDR) Plomp (2013), studi ini dilaksanakan melalui tiga fase: penelitian awal, prototyping, dan
STAI MIFDASTAI MIFDA Bullying dapat berdampak buruk pada kesejahteraan siswa, seperti menurunkan rasa percaya diri, meningkatkan tingkat kecemasan dan depresi, serta menurunkanBullying dapat berdampak buruk pada kesejahteraan siswa, seperti menurunkan rasa percaya diri, meningkatkan tingkat kecemasan dan depresi, serta menurunkan
UNJAUNJA Nilai individu menulis teks eksposisi dikategorikan sangat mampu. Implementasi model experiential learning telah sesuai dengan langkah pembelajaran yangNilai individu menulis teks eksposisi dikategorikan sangat mampu. Implementasi model experiential learning telah sesuai dengan langkah pembelajaran yang
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Aktivitas anak dalam meningkatkan kemampuan kognitif menggunakan model project based learning, metode demonstrasi dan papan flanel pada kelompok B TK HidayatullahAktivitas anak dalam meningkatkan kemampuan kognitif menggunakan model project based learning, metode demonstrasi dan papan flanel pada kelompok B TK Hidayatullah
UCYUCY Langkah-langkah model meliputi a) pendahuluan, b) penyajian materi, c) mengajukan, membandingkan dan menjelaskan analogi, d) pengujian analogi tim, e)Langkah-langkah model meliputi a) pendahuluan, b) penyajian materi, c) mengajukan, membandingkan dan menjelaskan analogi, d) pengujian analogi tim, e)
JBASICJBASIC Kemudian pada siklus II diperoleh hasil yaitu sebanyak 14 siswa (43,75%) dengan kriteria “Sangat Tinggi, 17 siswa (53,13%) dengan kriteria “Tinggi,Kemudian pada siklus II diperoleh hasil yaitu sebanyak 14 siswa (43,75%) dengan kriteria “Sangat Tinggi, 17 siswa (53,13%) dengan kriteria “Tinggi,
Useful /
UIADUIAD Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan tiga siswa kelas lima berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah yang dipilih secaraMetode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan tiga siswa kelas lima berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah yang dipilih secara
UIADUIAD Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh pendekatan STEM yang dibantu oleh media Assemblr Edu berbasis Augmented Reality (AR) terhadap hasilPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh pendekatan STEM yang dibantu oleh media Assemblr Edu berbasis Augmented Reality (AR) terhadap hasil
UIADUIAD Strategi manajemen mencakup siklus perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian, didukung oleh kemitraan industri (DUDI), program keparentingan,Strategi manajemen mencakup siklus perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian, didukung oleh kemitraan industri (DUDI), program keparentingan,
JBASICJBASIC Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model Make A Match berpengaruh terhadap keaktifan siswa kelas V dalam pembelajaran IPS. PenelitianTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model Make A Match berpengaruh terhadap keaktifan siswa kelas V dalam pembelajaran IPS. Penelitian