UNITY ACADEMYUNITY ACADEMY

Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem InformasiJurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

Berkurangnya minat belajar seorang individu disebabkan karena berbagai faktor. Salah satunya adalah faktor sosial dimana dalam beberapa kondisi menyebabkan individu merasa rendah diri untuk melanjutkan pendidikan ke ranah akademis yang lebih tinggi. Bagi sebagian orang profesi petani kerap dianggap remeh menyebabkan nilai sosial profesi petani menurun sehingga menyebabkan generasi petani berikutnya merasa tidak percaya diri untuk melanjutkan pendidikan ke tahap yang lebih tinggi. Dari hasil pengujian pada 24 sampel data desa yang ada di kantor Desa Pasar VIII Namo Terasi menggunakan metode apriori, ditemukan sebanyak 1 rule yaitu Jika Pekerjaan orang tua adalah Pegawai negeri dan penghasilan diatas 4 juta, maka anak akan kuliah dengan nilai pendukung sebesar 20.8%, nilai kepastian sebesar 50%.

Dari hasil rangking perhitungan metode MOORA, berdasarkan nilai tertinggi maka industri kecil menengah yang direkomendasikan menjadi produk unggulan daerah adalah Industri Anyaman Bambu.Metodologi dasar Analisis Asosiasi terbagi menjadi dua tahapan yaitu.Analisis Pola Frekuensi Tinggi dan Pembentukan Aturan Asosiasi.Untuk menentukan korelasi atau hubungan antar item kekuatan hubungan ditentukan oleh 2 faktor yaitu support dan confidence.Best Rule adalah Jika Pekerjaan PN dan Penghasilan A4  Kuliah K dengan support 20.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan lebih banyak desa atau wilayah untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi minat anak keluarga petani dalam melanjutkan pendidikan. Hal ini akan memberikan data yang lebih representatif dan valid untuk analisis lebih lanjut. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai dampak program-program pemerintah atau inisiatif sosial yang bertujuan untuk meningkatkan status sosial profesi petani dan memberikan motivasi kepada generasi muda untuk mengejar pendidikan tinggi. Dengan memahami efektivitas program-program tersebut, dapat dirumuskan strategi yang lebih tepat sasaran untuk mengatasi permasalahan ini. Ketiga, penelitian dapat menggunakan metode penelitian kualitatif, seperti wawancara mendalam atau observasi partisipatif, untuk memahami secara lebih mendalam perspektif dan pengalaman anak-anak keluarga petani dalam menghadapi tantangan dan peluang dalam melanjutkan pendidikan. Pendekatan ini dapat memberikan wawasan yang berharga untuk merancang intervensi yang lebih relevan dan efektif.

Read online
File size685 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test